PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH ASAL UMBI TSS VARIETAS TUK TUK PADA UKURAN DAN JARAK TANAM YANG BERBEDA

Wika Anrya Darma, Anas Dinurrohman Susila, Diny Dinarti

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan mulai Oktober 2014 hingga Februari 2015 di Green House Kebun Percobaan IPB Cikabayan, Dramaga, Bogor. Penelitian ini bertujuan memperoleh ukuran umbi asal TSS dan jarak tanam yang optimal dalam memproduksi umbi benih bawang merah. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor. Faktor pertama yaitu ukuran umbi yang terdiri dari umbi berukuran sedang (diameter= 1.5-1.8 atau berbobot 5-10 g) dan besar (diameter= >1.8 cm atau berbobot >10 g). Faktor kedua yaitu jarak tanam yang terdiri dari jarak tanam 20x20 cm dan 30x30 cm. Umbi yang digunakan dalam percobaan ini merupakan umbi hasil penanaman dari biji TSS yang telah disimpan selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umbi berukuran sedang dan besar tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi bawang merah. Sedangkan jarak tanam memberikan hasil yang berbeda nyata. Penggunaan umbi berukuran sedang pada jarak tanam yang lebih rapat dapat meminimalkan biaya produksi dari segi penyediaan umbi benih.
.
Kata kunci: Bawang merah, jarak tanam, ukuran umbi, umbi benih asal TSS


References


Azmi, C., I.M. Hidayat, G. Wiguna, 2011. Pengaruh varietas dan ukuran umbi terhadap produktivitas bawang merah. J. Hort. 21 (3):206-213.

Basuki, R.S., 2009. Analisa kelayakan teknis dan ekonomis teknologi budidaya bawang merah dengan biji botani dan benih umbi tradisional. J. Hort. 19(2):21-27.

Currah, L dan F.J. Proctor, 1990. Onion in tropical regions. vol. 35. Chatham. Natural Resource Institute.

Erythrina, 2011. Pembenihan dan budidaya bawang merah. Prosiding Seminar Nasional. Inovasi Teknologi Pertanian: mendukung ketahanan pangan dan swasembada beras berkelanjutan di Sulawesi Utara. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Utara.

Hidayat, A. dan R. Rosliani, 2003. Pengaruh jarak tanam dan ukuran umbi bibit bawang merah terhadap hasil dan distribusi ukuran umbi bawang merah: Laporan hasil penelitian. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Lembang.

Purnawanto, A.M., 2013. Pengaruh ukuran bibit terhadap pembentukan biomassa tanaman bawang merah pada tingkat pemberian pupuk nitrogen yang berbeda. Agritech. 15(1):23-31.

Putrasamedja, S., 2007. Pengaruh berbagai macam bobot umbi bibit bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang berasal dari generasi ke satu terhadap produksi. J. Penel dan Info Pertanian ‘Agrin’. 11(1):19-24.

Rajiman., 2011. Aplikasi pembenah tanah dan jarak tanam di lahan pasir pantai untuk produksi bawang merah. J. Teknologi. 2:83-92.

Sufiyati, Y., Imran, S.A.K, Fikrinda., 2006. Pengaruh ukuran fisik dan jumlah umbi per lubang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). J. Floratek. 2:43-54.

Sumarni, N. dan A. Hidayat, 2005. Panduan teknis budidaya bawang merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 20 halm.

Sumarni, N. dan R. Rosliani, 2002. Pengaruh kerapatan tanaman dan konsentrasi larutan NPK 15-15-15 terhadap produksi umbi bawang merah mini dalam kultur agregat hidroponik. J.hort. 12(1):11-16.

Sumarni, N., R. Rosliani, Suwandi, 2012a. Optimasi jarak tanam dan dosis pupuk NPK untuk produksi bawang merah dari benih umbi mini dai dataran tinggi. J. Hort. 22(2):148-155.

Sumarni, N., Sopha, G.A., Gaswanto, 2012b. Respons tanaman bawang merah asal biji True Shallot Seeds terhadap kerapatan tanaman pada musim hujan. J. Hort. 22(1):23-28.

Sumarni, N., Sumiati. E., Suwandi, 2005. Pengaruh kerapatan tanaman dan aplikasi zat pengatur tumbuh terhadap produksi umbi bibit bawang merah asal biji kultivar Bima. J. Hort. 15(3):208-214.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v0i0.980

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Agrovigor