Aktivitas bakteri pelarut fosfat terhadap peningkatan ketersediaan fosfat pada tanah masam

Aisyah Valentini Sonia, Tri Candra Setiawati

Abstract


Tanah masam merupakan tanah dengan nilai pH rendah, umumnya jumlah populasi mikroorganisme yang terbatas dan konsentrasi unsur hara rendah, terutama ketersediaan unsur hara fosfat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemberian bakteri pelarut fosfat (BPF) dalam meningkatkan ketersediaan fosfor tanah masam. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jember mulai bulan Agustus 2020 hingga Juni 2021. Tahapan penelitian yaitu uji kualitatif pelarutan fosfat pada media Pikovskaya agar, uji aktivitas bakteri pelarut fosfat secara kuantitatif pada media Pikovskaya cair di beberapa kondisi masam (pH 4, pH 5, pH 6, dan pH 7), serta uji aktivitas bakteri pelarut fosfat pada dua jenis tanah masam (Inceptisol dan Ultisol). Bakteri yang digunakan yaitu bakteri Pseudomonas sp dan Bacillus valezensis. Parameter yang diamati yaitu perubahan pH, konsentrasi P-tersedia,  respirasi  dan jumlah populasi bakteri. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas kedua BPF yang di uji pada media padat Pikovskaya dengan adanya Indeks pelarutan sebesar 2,21  hingga 2,59 dalam kategori “sedang”.  Pengujian aktivitas BPF pada media cair dengan beberapa kondisi pH menunjukkan adanya aktivitas pelarutan fosfat hingga hari ke-15. Kondisi pH 6 memberikan aktivitas pelarutan fosfat yang tertinggi yaitu 21,87 ppm oleh bakteri Pseudomonas sp. Aktivitas kedua BPF pada tanah masam (Inceptisol dan Ultisol) memberikan pengaruh terhadap peningkatan konsentrasi ketersediaan P dibandingkan konsentrasi awal. Pada Inceptisol dengan inokulasi Pseudomonas sp pada hari ke-30 meningkat 65%, sedangkan pada Ultisol meningkat 162%. Aktivitas Bacillus valezensis pada Inceptisol meningkatkan 217% sedangkan pada Ultisol meningkat sebesar 243%

Keywords


tanah masam; bakteri pelarut fosfat; Pseudomonas sp.; Bacillus valezensis

References


Asrul., dan I.N.P. Aryantha. (2020). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Pelarut Fosfat dari Tanah Rhizsosfer Kelapa Sawit. Lumbung. 19(1): 30-39.

Chawngthu, L. R. Hnamte and R. Lalfakzuala. (2020). Isolation and Characterization of Rhizospheric Phosphate Solubilizing Bacteria from Wetland Paddy Field of Mizoram, India. Geomicrobiology Journal, 37(4), 366-375.

Dewanti, A.W., E.Pratiwi., dan Y. Nuraini. (2016). Viabilitas dan Aktivitas Enzim Fosfatase serta Produksi Asam Organik Bakteri Pelarut Fosfat pada Beberapa Suhu Simpan. Tanah dan Sumberdaya Lahan. 3(1): 311-318.

Firdausi, N., W. Muslihatin dan T. Nurhidayati. (2016). Pengaruh Kombinasi Media Pembawa Pupuk Hayati Bakteri Pelarut Fosfat Terhadap pH dan Unsur Hara Fosfor dalam Tanah. JTSL. 5(2): 53-56.

Fitriatin, B.N., D.F. Manurung., E.T. Sofyan., and M.R. Setiawati. (2020). Compatibility Phospahe Solubility and Phospahatase Activity by Phosphate Solubilizing Bacteria. Haya Saudi J Life Sci. 5(12): 281- 284.

Habi, M.L., J.I. Nendissa., D. Marasabessy., dan A. M. Kalay. (2018). Ketersediaan Fosfat Serapan Fosfat dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Akibat Pemberian Kompos Granul Ela Sagu dengan Pupuk Fosfat pada Inceptisol. Agrologia. 7(1): 42-52.

Halasan., Anandyawati., Hasanudin., dan Riwandi. (2018). Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Hasil Jagung pada Inseptisol dengan Pemberian Kompos. J. Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 20(2): 33-39.

Handayanto, E., N. Muddarisna., A. Fiqri. (2017). Pengelolaan Kesuburan Tanah. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Haynes, R.J., and M.S Mokolobate. (2001). Amelioration of Al toxicity and P deficiency in acid soils by additions of organic residues: a critical review of the phenomenon and the mechanisms involved. Nutrient Cycling in Agroecosystems. 59(1): 47-63.

Husna, M., Sugiyanta., dan E. Pratiwi. (2019). Kemampuan Konsorsium Bacillus pada Pupuk Hayati dalam Memfiksasi N2 Melarutkan Fosfat dan Mensintesis Fitohormon Indole 3-Acetic-Acid. Tanah dan Iklim. 43(2): 117-125.

Kaur, C. G. Selvakumar and K. K. Upreti (2021). Organic acid profiles of phosphate solubilizing bacterial strains in the presence of different insoluble phosphatic sources under in vitro buffered conditions. Journal of Pure and Applied Microbiology, 15(2), 1006-1015

Marra, L. M., C.R.F.S Soares., S.M.D Oliveira., P.A.A Ferreira., B.L Soares., R.D.F. Carvalho., J.M.D Lima., and S. Moreira. (2012). Biological Nitrogen Fixation and Phosphate Solubilization By Bacteria Isolate from Tropical Soils. Plant Soil. 257:289-307.

Marra, L.M., S.M.D Oliveira., C.R.F.S Soares., and F.M.D.S Moreira. (2011). Solubilisation of Inorganic Phosphates by Inoculant Strains from Tropical Legumes. Sci Agric. 68(5): 603-609.

Mindari, W., B.W. Widjajani., dan R. Priyadarsini. (2018). Kesuburan Tanah dan Pupuk. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Mohamed, E.A.H., A.G. Farag., and S.A Youssef. (2018). Phosphate Solubilization by Bacillus Subtilis and Serratia Marcescens Isolated from Tomato Plant Rhizosphere. J. Environmental Protection. 9: 266-277.

Mulyani, A., dan M. Sarwani. (2013). Karakteristik dan Potensial Lahan Sub Optimal untuk Pengambangan Pertanian di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan. 7(1): 47-55.

Munawar, A. (2011). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor: IPB Press.

Nurhidayati. (2017). Kesuburan dan Kesehatan Tanah. Malang: Intimedia.

Pande, A., P. Pandey., S. Mehra., M. Singh., and S. Kaushik. (2017). Phenotypic and genotypic Characterization of Phosphate Solubilizing Bacteria and Their Efficiency on the Growth of Maize. Genetic Engineering and Biotechnology. 15 : 379-391.

Puspita, F., Hadiwiyono., S.H. Poromorto and D.I. Roslim. (2017). Morphology Physiology and Molecular Characteristics of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq) endophytic Bacillus sp. International Journal of Biosciences and Biotechnology. 5(1):-80-91.

Putri, N.A.R., A. Niswati., S. Yusnaini dan H. Buchari. (2017). Pengaruh Sistem Olah Tanah dan Aplikasi Mulsa Bagas Terhadap Respirasi Tanah pada Pertanaman Tebu (Saccharum Offcinarum L) Ratoon ke-1 Periode 2 di PT Gunung Madu Plantations. Agrotek Tropika. 5(2):109-112.

Respati, N.Y., E. Yulianti dan A. Rakhmawati. (2017). Kemampuan Pelarutan Fosfat oleh Bakteri Termofilik pada Variasi Suhu dan pH. Seminar Nasional Pendidikan Biologi. 1-10.

Riwat, P., S. Das., D. Shankhdhar., and S.C Shankhdhar. (2020). Phospahte Solubilizing Microorganisms Mechanism and Their Role in Phosphate Sulubilization and Uptake. Journal of Soil Science and Plant Nutrion.

Ryan, M.G, and B.E. Law. (2005). Interpreting, measuring, and modeling soil respiration. Biogeochemistry.73: 3–27.

Santosa, E. (2007). Metode Analisis Biologi Tanah (Mikroba Pelarut Fosfat). Bogor: Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian

Sari, M.N., Sudarsono dan Darmawan. (2017). Pengaruh Bahan Organik Terhadap Ketersediaan Fosfor pada Tanah-tanah Kaya Al dan Fe. Buletin Tanah dan Lahan. 1(1): 65-71.

Seshachala, U., and P. Tallapragada. (2012). Phosphate Solubilizer from the Rhizosphare of Piper Nigrum L. in Karnataka, India. Chilean Journal of Agricultural. 72(3): 397-403.

Setiawati, M.R., P. Suryatmana., R. Hindersah., B.N. Fitriatin., dan D. Herdiyantoro. (2014). Karakterisasi Isolat Bakteri Pelarut Fosfat untuk Meningkatkan Ketersediaan P pada Media Kultur Cair Tanaman Jagung. Bionatura. 16(1): 30-34.

Sharon, J.A., L.T Hathawaik., G.M. Glenn., S.H., Imam., and C.C Lee. (2016). Isolation of Efficient Phosphate Solubilizing Bacteria Capable of Enhancing Tomato Plant Growth. Soil Science anda Plant Nutrion. 16(2): 525-536.

Sugianto, S.K., M. Shovitri., dan A. Hidayat. (2019) Potensi Rhizobakteri Sebagai Pelarut Fosfat. Sains dan Seni ITS. 7(2): 71-74.

Suleman. M, S.Yasmin, M. Rasul, M.Yahya, B. M. Atta, and M.S. Mirza (2018). Phosphate solubilizing bacteria with glucose dehydrogenase gene for phosphorus uptake and beneficial effects on wheat. PLoSONE 13(9):e0204408.

Sulistijowati, Rieny. (2012). Potensi Filtrat Lactobacillus Acidophilus ATTC 4796 Sebagai Biopreservastif pada Rebusan Daging Ikan Tongkol. IJAS. 2(2): 58-63.

Utomo, M., Sudarsono., B. Rusman., T. Sabrina., J. Lumbanraja dan Wawan. (2018). Ilmu Tanah dan Dasar Pengelolaan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Widati, S. (2007). Metode Analisis Biologi Tanah (Respirasi Tanah). Bogor: Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. 145-149.

Zulkifli, L., P. Sedijani., D.A.C. Rasmi., and L.W.Z. Amrullah. (2020). Screening and Molecular Identification of Phosphate-Solubilizing Rhizobacteria from Mangrove Ecosystem of the Lombok Island. Biologi Tropis. 20(3): 475-484.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v15i1.13449

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Aisyah Valentini Sonia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.