Identifikasi kesesuaian lahan tanaman pangan di Kecamatan Ngaha Ori Anggu, Kabupaten Sumba Timur

Yonce Melyanus Killa

Abstract


Kecamatan Ngaha Ori Anggu Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi sumber daya alam yang tersedia dan belum dikelola secara optimal. Salah satunya yaitu potensi lahan yang beragam karakteristiknya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik lahan dan kesesuaian lahan tanaman pangan di Kecamatan Ngaha Ori Anggu Kabupaten Sumba Timur. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis karakteristik lahan dan analisis kesesuaian lahan. Analisis kesesuaian lahan menggunakan dua metode yaitu overlay parameter pengamatan dengan menggunakan sistem informasi geografis (GIS) melalui extension model builder pada software Arcview dan metode pencocokan parameter karakteristik lahan dengan kriteria kesesuaian lahan tanaman menurut Djaenudin dkk. (2003). Hasil analisis kesesuaian lahan menunjukkan kelas kesesuaian lahan tanaman padi di Kecamatan Ngaha Ori Anggu  yaitu S1 (Sangat Sesuai) 10.575 ha (24,47 %), S2 (Cukup Sesuai) 32.614 ha (75,53 %). Kelas kesesuaian lahan tanaman jagung yaitu: S1 (Sangat Sesuai) 890,7 ha (2,06 %) dan S2 (Cukup Sesuai) 42.327 ha (97,92 %). Kelas kesesuaian lahan tanaman kacang tanah yaitu: S2 (Cukup Sesuai) 43.216 ha (100 %). Kelas kesesuaian lahan tanaman ubi kayu yaitu:  S1 (Sangat Sesuai) 539,48 ha (1,24 %), S2 (Cukup Sesuai) 39.214,70 ha (90,74 %), dan S3 (Sesuai Marginal) 3.462, 80 ha (8,01 %). Hasil pencocokan diperoleh faktor pembatas utama yaitu ketersediaan oksigen (ao) seperti drainase, bahaya erosi (eh) atau lereng, ketersediaan air (wa) atau curah hujan, temperatur (tc) atau temperatur rerata (oC).

Keywords


karakteristik lahan; kesesuaian lahan; tanaman pangan

References


Arsyad, S. (2007). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.

Azis, A., Sunarminto, B. H., & Renanti, M. D. (2006). Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Tanaman Pangan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. Berkala MIPA, 16(1), 1–10.

Balai Penelitian Tanah. (2003). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Bogor: P3TA. Badan Litbang Pertanian.

Banjarnahor, D., & Simanjuntak, B. H. (2016). Evaluasi Kesesuaian Lahan Sumba Tengah Untuk Tanaman Pangan Serta Perancangan Pola Tanamnya Yang Spesifik Lokasi. Bumi Lestari, 16(2), 108–118.

Djaenudin, D., H, M., H, S., & Hidayat, A. (2003). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Bogor: Balai Penelitian Tanah, Puslitbangtanak.

Fudhall, M., Paloloang, A. K., & Rahman, A. (2016). Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Cengkeh (Eugenia aromatica L) Di Desa Marowo dan Bonevoto Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-Una. E-J. Agrotekbis, 4(2), 142–150.

Hardjowigeno, S., & Widiatmaka. (2007). Evaluasi Kesesuain Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Yogyakarta: Universitas Gadja Mada Press.

Juarsah, I., Yustika, R. D., & Abdurachman, A. (2008). Pengendalian erosi dan kahat bahan organik tanah pada lahan kering berlereng mendukung produksi pangan nasional. In Seminar Nasional dan Dialog Sumberdaya Lahan Pertanian (pp. 18–20). Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Mutiara, E. (2015). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kacang Tanah di Desa Sampuran, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal. Nasional Ecopedon, 2(2), 1–4.

Nganji, M. U., Simanjuntak, B. H., & Suprihati. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Pangan Utama di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah. Agritech, 38(2), 172–177.

Rabia, A. H. (2012). A GIS based land suitability assessment for agricultural planning in Kilte Awulaelo district , Ethiopia . In The 4th International Congress of ECSS (pp. 1–10). Bari, Italy: EUROSOIL.

Ritung, S., Nugroho, K., Mulyani, A., & Suryani, E. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian (Edisi revisi). Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Tumpubolon, K., Razali, & Guchy, H. (2015). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Padi Sawah Irigasi (Oryza sativa L.) di Desa Bakaran Batu Kecamatan Sei Baban Kabupaten Serdang Bedagi. Jurnal Online Agroekoteknologi, 3(2), 732–739.

Utomo, M., Sabrina, T., Sudarsono, Lumbanraja, J., Rusman, B., & Wawan. (2016). Ilmu Tanah: Dasar-dasar dan Pengelolaan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Winarno, J., Rachmadhika, Y., & Supriyadi. (2010). Evaluasi kesesuaian “beberapa jenis tanaman” dalam sistem wanatani di wilayah desa ngadipiro kecamatan nguntoronadi kabupaten wonogiri. Sain Tanah-Jurnal Ilmu Tanah Dan Agroklimatologi, 7(2), 97–110.

Wirosoedarmo, R., Sutanhaji, A. T., Kurniati, E., & Wijayanti, R. (2011). Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman jagung menggunakan metode analisis spasial. Agritech, 31(1), 71–78. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/agritech.9728




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v14i2.9069

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Yonce Melyanus Killa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.