Pertumbuhan dan hasil padi melalui penambahan hara silika cair pada tingkat cekaman salinitas berbeda

Ari Gian, Nasrudin Nasrudin, Siti Nurhidayah, Efrin Firmansyah

Abstract


Kebutuhan beras di Indonesia semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan produksi padi diperlukan untuk mencukupi kebutuhan pangan sesuai dengan sustainable development goals (SDGs) nomor 2 yakni mengakhiri kelaparan. Peningkatan produksi padi dapat ditempuh melalui perluasan lahan dan penggunaan unsur hara menguntungkan seperti hara silika. Tujuan penelitian untuk megkaji pertumbuhan dan hasil padi dengan penambahan hara silika cair pada kondisi salinitas yang berbeda. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yaitu salinitas dengan empat taraf yakni tanpa salin, 4 dS m-1, 8 dS m-1, dan 12 dS m-1 serta konsentrasi silika cair dengan tiga taraf yakni 0,2 mL L-1, 0,4 mL L-1, dan 0,6 mL L-1. Salinitas mempengaruhi pertumbuhan padi yang ditunjukkan dengan menurunnya parameter luas daun 21 Hst dan berat kering tajuk 21 Hst. Penambahan hara silika berpengaruh nyata terhadap panjang akar 21 Hst. Semakin tinggi penambahan hara silika pada kondisi salinitas sampai 4 dS m-1 menyebabkan peningkatan bobot kering akar saat 21 Hst dan saat panen. Perlakuan salinitas dan penambahan hara silika tidak berpengaruh nyata terhadap parameter hasil.


Keywords


ekstensifikasi; hara menguntungkan; kondisi salin; makanan pokok

References


Arifiani, F. N., Kurniasih, B., & Rogomulyo, R. (2018). Pengaruh bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil padi (Oryza Sativa L.) tercekam salinitas. Vegetalika, 7(3), 30-40.

BPS. (2013). Proyeksi penduduk Indonesia 2020-2035. [Internet]. https://bps.go.id. Diakses pada 29 Juli 2020

Carillo, P., Annunziata, M. G., Pontecorvo, G., Fuggi, A., & Woodrow, P. (2011). Salinity stress and salt tolerance, abiotic stress in plants - mechanisms and adaptations. edited by A. Shanker, ISBN: 978-953-307-394-1, InTech. Available from: http://www.intechopen.com/books/abiotic-stress-in-plants-mechanicms-and-adaptations/salinity-stress-and-salt-tolerance.

Dobermann, A., & Fairhurst, A. (2000). Rice: nutrient disorders & nutrient management. 1st ed. Potash & Phosphate Institute (PPI), Potash & Phosphate Institute of Canada (PPIC) and International Rice Research Institute (IRRI).

Frasetya, B., Harisman, K., Sudrajat, D., & Subandi, M. (2019). Utilization of rice husk silicate extract to improve the productivity of paddy Ciherang cultivar. Bulgarian Journal of Agricultural Science, 25(3), 499–505.

Ghosh, B., Mohamed, N. A., & Gantait, S. (2016). Response of rice under salinity stress: A review update. Rice Research, 4(2), 1–8.

Ikhsanti, A., Kurniasih, B., & Indradewa, D. (2018). Pengaruh aplikasi silika terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza Sativa L.) pada kondisi salin. Vegetalika, 7(4), 1–11.

Kementerian Pertanian. (2018). Optimis Produksi Beras 2018, Kementan pastikan harga beras stabil. [Internet]. http://pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=2614. Diakses pada 19 Agustus 2020.

Mareja, H. E. (2015). Tanah dan iklim untuk pertanaman padi. [Internet]. http://cybex.pertanian.go.id/materilokakita/detail/12163/tanah-dan-iklim-untuk-pertanaman-padi/ (Diakses pada 19 Agustus 2020).

Nasrudin, N., & Kurniasih, B. (2018). Growth and yield of Inpari 29 rice varieties on raised-bed and different depths of sunken-bed in saline field. Jurnal Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 3(3), 135–45.

Puspitasari, S. A., & Indradewa, D. (2019). The effects of silica on growth and yield of chrysanthemum plants (Dendranthema sp.) sultivar Sheena and Snow White. Jurnal Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 4(3), 98-102.

Rachman, A., Dariah, A., & Sutono, S. (2018). Pengelolaan sawah salin berkadar garam tinggi. Jakarta: IIAARD Press.

Rachmawati, D., & Retnaningrum, E. (2013). Pengaruh tinggi dan lamanya penggenangan terhadap pertumbuhan padi kultivar Sintanur dan dinamika populasi rhizobakteria pemfiksasi nitrogen non simbiosis. Bionaturra - Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati Dan Fisik, 15(2), 117–125.

Sahebi, M., Hanafi, M. M., Akmar, A. S. N., Rafii, M. Y., Azizi, P., Tengoua, F. F., Azwa, J. N. M., & Shabanimofrad, M. (2015). Importance of silicon and mechanisms of biosilica formation in plants. BioMed Research International 2015.

Sudaryono. (2017). Teknologi produksi ubikayu di lahan pasang surut Kalimantan. [Internet].http://pangan.litbang.pertanian.go.id/files/seminar/2017/Teknologi%252Produksi%2520Ubikayu%2520di%2520Lahan%2520Pasang%2520Surut%2520Kalimantan%2520Selatan%252010082017.pdf. Diakses pada 10 Juli 2020.

Tampoma, W. P., Nurmala, T., & Rachmadi, M. (2017). Pengaruh dosis silika terhadap karakter fisiologı dan hasil tanaman padi (Oryza Sativa L.) kultivar lokal Poso (kultıvar 36-Super dan Tagolu). Jurnal kultivasi, 16(2), 320–325.

Tunçtürk, M., Tunçtürk, R., Yildirim, B., & Çiftçi, V. (2011). Effect of salinity stress on plant fresh weight and nutrient composition of some Canola (Brassica Napus L.) cultivars. African Journal of Biotechnology, 10(10), 1827–32.

Yuniarti, A., Nurmala, T., Solihin, E., & and Syahfitri, N. (2017). Pengaruh dosis pupuk silika organik terhadap silika tanah dan tanaman, pertumbuhan dan hasil Hanjeli. Jurnal Agrosains Dan Teknologi, 2(2), 82–92.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v14i1.8369

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ari Gian, Nasrudin Nasrudin, Siti Nurhidayah, Efrin Firmansyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.