Efektivitas Agen Hayati Beauveria bassiana dalam Menekan Hama Thrips sp. pada Tanaman Cabai Rawit (Capcisum frutescens L.)

Dian Yustika Intarti, Irianti Kurniasari, A Sudjianto

Abstract


Thrips sp. merupakan serangga hama yang menyerang tanaman cabai rawit dengan cara menghisap cairan pada daun-daun muda. Daun yang terserang hama Thrips sp. akan berubah warna menjadi coklat tembaga, mengeriting, dan menjadi keriput. Jika serangan Thrips sp. tidak segera dikendalikan, maka kerugian yang akan ditimbulkan adalah gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan beberapa konsentrasi Beauveria bassiana terhadap parameter pertumbuhan dan intensitas serangan hama Thrips sp pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan di lahan petani Desa Gambiran Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Rancangan Acak Kelompok digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari lima perlakuan dan masing- masing perlakuan diulang sebanyak lima kali. Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi pengaplikasian Beauveria bassiana yang meliputi K1 sebagai kontrol, K2 adalah konsentrasi 5 ml L-1, K3 adalah konsentrasi 10 ml L-1, K4 adalah konsentrasi 20 ml L-1, dan K5 adalah insektisida tiametoksam 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jamur B. bassiana  tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman cabai rawit. Hasil perhitungan intensitas serangan diperoleh bahwa jamur B. bassiana memberikan pengaruh yang nyata terhadap intensitas serangan dengan perlakuan K2 (5 ml L-1) memiliki intensitas serangan tertinggi dibandingkan perlakuan yang lain. Kesimpulan yang diperoleh bahwa aplikasi B.bassiana dengan konsentrasi akhir 20 ml L-1 mampu menekan hama Thrips sp sebesar 99,53% dibandingkan dengan kontrol.


Keywords


Agen Hayati; Beauveria bassiana; Hama Thrips; Cabai rawit

References


Agustamia, C., Widiastuti, A., & Sumardiyono, C. (2016). Pengaruh stomata dan klorofil pada ketahanan beberapa varietas jagung terhadap penyakit bulai. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 20(2), 89–94.

Arthurs, S., Aristizábal, L., & Avery, P. (2013). Evaluation of entomopathogenic fungi against chilli thrips, Scirtothrips dorsalis. Journal of Insect Science, 13(31), 1–16.

BPS. (2015). Produksi Tanaman Hortikultura Tahun 2015. Retrieved January 26, 2010, from www.bps.go.id.

BPS. (2017). Kabupaten Pasuruan dalam Angka. Retrieved January 26, 2020, from www. pasuruankab.bps.go.id.

Chinniah, C., Ravikumar, A., Kalyanasundaram, M., & Parthiban, P. (2016). Management of sucking pests, by integration of organic sources of amendments and foliar application of entomopathogenic fungi on chili. JBiopest, 9(1), 34–40.

Deciyanto, S., & Indrayani, I. (2009). Jamur entomopatogen Beauveria bassiana : potensi dan prospeknya dalam pengendalian hama tungau. Perspektif, 8(2), 65–73.

Degraaf, H., & Wood, G. (2009). An improved method for rearing western flower Thrips Frankliniella occidentalis. Florida Entomologist, 92(4), 664–666. https://doi.org/https://doi.org/10.1653/024.092.0424 BioOne.

Gargita, I., Sudiarta, I., & Wirya, G. (2017). Pemanfaatan patogen serangga (Beauveria bassiana Bals.) untuk mengendalikan hama penghisap buah kakao (Helopeltis spp.) di Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 6(1), 11–20.

Ginting, C. (2013). Ilmu Penyakit Tumbuhan Konsep dan Aplikasi. Lembaga Penelitian Universitas Lampung.

Hasibuan, R., Yuniarsih, C., Indriyati, & Purnomo. (2014). Efikasi Beauveria bassiana terhadap hama kutu daun (Aphis glycines Matsumura) dan pengaruhnya terhadap organisme nontarget dan pertumbuhan tanaman kedelai. J. Agrotek Tropika, 2(2), 177–180.

Herawati, Y., Soeharto, & Majid, A. (2017). Uji efektivitas Beauvaria bassiana dengan perbandingan waktu dan dosis aplikasi pada penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snellen) di perkebunan kakao. AGROVIGOR, 10(2), 95–100.

Ikawati, B. (2016). Beauveria bassiana sebagai alternatif hayati dalam pengendalian nyamuk. Jurnal Vektor Penyakit, 10(1), 19–24.

Mandasari, L., Hasibuan, R., Hariri, A., & Purnomo. (2015). Pengaruh frekuensi aplikasi isolat jamur entomopatogen Beauveria bassiana terhadap kutudaun (Aphis glycines Matsumura) dan organisme non-target pada pertanaman kedelai. J. Agrotek Tropika, 3(3), 384–392.

Meilin, A. (2014). Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai serta Pengendaliannya. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi.

Merta, I., Darmiati, N., & Supartha, I. (2017). Perkembangan populasi dan serangan Thrips parvispinus Karny (Thysanoptera: Thripidae) pada fenologi tanaman cabai besar di tiga ketinggian tempat di Bali. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 6(4), 414–422.

Pradhipta, H., Kurniasari, I., & Romadi, U. (2019). Efektivitas plant growth promoting rhizobacteria Pseudomonas fluorescens dalam pengendalian hayati penyakit bulai pada tanaman jagung. Agrin, 23(1), 45–53.

Purnama, H., Hidayati, N., & Setyowati, E. (2015). Pengembangan produksi pestisida alami dari Beauveria bassiana dan Trichoderma sp. menuju pertanian organik. WARTA, 18(1), 1–9.

Sridevi, K., Jeyarani, S., & Ramaraju, K. (2018). Evaluation of oil based formulation of Beauveria bassiana (Bb 112) (Bals.) Vuill. and delivery methods for the management of chilli thrips, Scirtothrips dorsalis Hood. Journal of Biological Control, 32(1), 62–67. https://doi.org/10.18311/jbc/2018/16438.

Sugiyono, B., Mudjiono, G., & Rachmawati, R. (2014). Studi kelimpahan populasi Thrips sp. pada perlakuan pengelolaan hama terpadu dan konvensional pada tanaman cabai (Capsicum annuum L.) di Desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Jurnal HPT, 2(2), 67–78.

Tantawizal, Inayati, A., & Prayogo, Y. (2015). Potensi cendawan entomopatogen Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin untuk mengendalikan hama boleng Cylas formicarius F. pada tanaman ubi jalar. Buletin Palawija, 29, 46–53.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v13i1.5621

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Dian Yustika Intarti, Irianti Kurniasari, A Sudjianto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.