Soil fertility and pH measuring tool for paddy soil using internet of things technology

Sujono -, Umi Kulsum Nur Qomariah

Abstract


Agriculture is a vital sector that is a food security sector. However, agricultural productivity is still often hampered by the lack of monitoring of soil conditions, which results in inaccurate fertilizer application. The development of an Internet of Things-based fertility measuring tool is an innovative solution to overcome this problem. With the ability to provide accurate data on N, P, K and pH nutrient levels quickly, this tool allows farmers to fertilize precisely. The research method used is Research and Development which has stages of literature study, system design, web application development, calibration and testing: data analysis and improvement. Sandy soil samples L1, L3, and L4 nitrogen error 6–7%, phosphorus error 8–10%, potassium error 6–10%, and neutral soil pH slightly acidic error <5%. Clay soil samples L2, L6, L7, and L9, nitrogen and potassium content error 5–6% and 6–7%. Phosphorus error around 7%. Soil pH ranges from 3–5%, indicating slightly acidic conditions. Clay samples L5, L8, and L10 contain 5–10% nitrogen, 6–9% phosphorus, 6–8% potassium, and 3–5%. Therefore, the results of N, P, and K measurements on sandy, loamy, and clay soils should be interpreted with caution and confirmed through laboratory tests.


Keywords


Internet of Things; paddy soil; pH sensor; soil fertility; soil monitoring

Full Text:

PDF

References


Dariah, A., et al. (2020). Peran Inovasi Teknologi Pertanian dalam Meningkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan. Jurnal Sumberdaya Lahan, Vol 14 No.1, Hal. 1-12

Purwanto, Y., & Arifin, Z. (2019). Pemupukan Berimbang untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian. Jurnal Agroekoteknologi, 11(2), 123-135.

Nurhidayati, S. et al. (2022). Evaluasi Metode Laboratorium Konvensional untuk Analisis Kesuburan Tanah di Lahan Pertanian. Jurnal Agroteknologi, 16(1), 78-92.

Putra, A.D. & Suryani, A. (2021).Analisis Perbandingan Metode Konvensional dan Sensor Elektronik dalam Pengukuran Parameter Kesuburan Tanah. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 145-156.

Ray, P. P. (2017). Internet of Things for Smart Agriculture: Technologies, Practices and Future Direction. Journal of Ambient Intelligence and Smart Environments, 9(4), 395-420.

Sumarni, N., Rosliani, R., & Duriat, A. S. (2010). Pengelolaan fisik, kimia, dan biologi tanah untuk meningkatkan kesuburan lahan dan hasil cabai merah. Jurnal Hortikultura, 20(2), Juni 2010.

Rahman, M. M., Hasanuzzaman, M., & Hossain, M. A. (2020). Role of NPK fertilizers in crop growth and development: A review. Journal of Agricultural Research, 15(2), 45-60.

R. Sumarudin, M. P. Nugraha, R. Nurhadi, and D. R. Hermawan, "Implementasi Internet of Things (IoT) pada monitoring suhu dan kelembaban ruangan berbasis web," *Jurnal Ilmiah STMIK*, vol. 6, no. 2, pp. 107–114, 2019. [Online]. Available:https://jist.publikasiindonesia.id/index.php/jist/article/download/123/286

Putra, D. E., & Utama, M. I. (2020). Perancangan Smarthome Terintegrasi IoT untuk Kendali Penerangan Rumah Tinggal dan Monitoring Suhu berbasis Mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Jurnal Teknik Elektro, 10(1)

Putra, H. R., & Susanto, R. H. (2021). Perancangan Sensor NPK Berbasis Arduino untuk Pemantauan Kesuburan Tanah. Jurnal Teknologi Pertanian, 18(1), 23-30.

Wikipedia contributors. (n.d.). Soil pH. In Wikipedia. Retrieved August 7, 2025, from https://en.wikipedia.org/wiki/Soil_pH

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.

Wijaya, H., et al. (2022). Sistem Cerdas Pemantauan Kandungan NPK Tanah Menggunakan IoT dan Machine Learning. Jurnal Ilmu Komputer dan AgriInformatika, 9(1), 45-60. ejournal.uns.ac.id

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP). 2011. Peta Status Hara N, P, K, dan pH Tanah Sawah Indonesia. Bogor: Kementerian Pertanian RI.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi). 2019. Petunjuk Teknis Budidaya Padi Sawah yang Baik. Sukamandi: Kementerian Pertanian RI.

Dariah, A., Maftuah, E., & Agus, F. (2010). Status Kesuburan Tanah Sawah dan Management Pemupukannya. Jurnal Sumberdaya Lahan, 4(1), 15-30.

M. Hidayanto. 2019. Rekomendasi Pemupukan Padi Sawah, Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol.02 No.01 Agustus 2019 Hal. 1-7

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian Indonesia. 2020. “Rekomendasi Padi , Jagung Dan Kedelai Pada Lahan Sawah ( Per Kecamatan ) Buku I : PADI.”

BALITTANAH (Balai Penelitian Tanah). 2012. Petunjuk Teknis Edisi 2: Pemupukan Spesifik Lokasi Komoditas Padi Sawah dan Palawija. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bogor.

Riki Gunawan, et al. 2020. Rancang Bangun Alat Pengukur Unsur Hara dan Kelembapan Tanah Menggunakan Sensor NPK Sensor Kelembapan Kapasitif, dan Mikrokontroller Arduino Nano. Jurnal Resistor. Rekayasa Sistem Komputer. Vol.3 No.1 April

Latif, Ridwan Abdul, dan Impron, Impron. (2023). Estimasi Kebutuhan Nitrogen Tanaman Padi Inpari 32 Menggunakan Model Simulasi Tanaman. UT – Geophysics and Meteorology, IPB University. Diakses dari IPB Repository: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131714




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v18i2.31754

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Sujono Unwaha