RESPON TANAMAN KEDELAI SAYUR EDAMAME TERHADAP PERBEDAAN JENIS PUPUK DAN UKURAN JARAK TANAM

Anisa Fajrin, Sinar Suryawati, Sucipto -

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman kedelai sayur edamame terhadap jenis pupuk dan ukuran jarak tanam serta kombinasi keduanya. Penelitian dilaksanakan bulan Desember 2012–Maret 2013 pada awal musim hujan di Desa Daleman, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep dengan jenis tanah latosol. Bahan yang digunakan adalah benih kedelai sayur edamame, pupuk kompos, pupuk petroganik, pupuk NPK phonska dan pestisida sedangkan alat yang digunakan adalah cangkul, meteran, timbangan dan peralatan lain yang mendukung penelitian. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah jenis pupuk : kompos 1 ton/ha (P1), petroganik 1 ton/ha (P2), NPK Ponska 0,25 ton/ha (P3) dan faktor kedua adalah jarak tanam 12 x 25 cm (J1), 12 x 35 cm (J2), 15 x 25 cm (J3), 15 x 35 cm (J4). Untuk mengetahui pengaruh perlakuan, data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan pada taraf 1% jika ada pengaruh perlakuan. Kombinasi  perlakuan jenis pupuk dan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Jenis pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali bobot dan jumlah polong hampa. Pupuk NPK phonska memberikan nilai rata-rata parameter pengamatan tertinggi yang berbeda sangat nyata dibandingkan kompos dan petroganik. Ukuran jarak tanam tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan kecuali terhadap bobot polong per hektar.  Jarak tanam 12 x 25 cm2 menghasilkan bobot polong per hektar tertinggi yang berbeda sangat nyata dengan ukuran jarak tanam yang lain.

Kata kunci: kedelai sayur edamame, jenis pupuk, jarak tanam.

References


Abbas, Akmadi, dkk. 2010. Rancang bangun Prototipe Mesin Pelecet Kulit Polong Kedelai Basah Dalam Menunjang Proses Pengolahan Kedelai Sayur Mukimame. Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI. Subang.

Adhadiyanto. 2012. Uji Pupuk Sulfur Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Skripsi. Universitas Trunojoyo Madura. Bangkalan.

Angga, Cahya Sukma. 2008. Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Konsentrasi GA3 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat ( Lycopersicum esculentum, Mill). Skripsi. UPN “Veteran”. Surabaya.

Asadi, 2009. Karakterisasi Plasma Nutfah untuk Perbaikan Varietas Kedelai Sayur (Edamame). Vol. 15 (2):59-69.

Erdhika, Yoviana. 2005. Efek jarak Tanam dan Suplai Nitrogen Terhadap Produksi Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Meeril). Skripsi. UNEJ. Jember.

Gardner, F. P. R. B. Pearce dan R.L. Mitchel. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit UI. Jakarta.

Hartati, S., S. Maerdin Dirnurlah. 1996. Optimalisasi Jumlah Tanaman Tiap Hektar Kedelai Varietas Slamet Pada Pengolahan Tanah Minimum dan Slamet Pada Pengolahan Tanah Minimum dan Jarak Tanam Rapat. Jurnal Penelitian Pertanian Agrir. Purwokerto.

Hasyim, Mohammad. 2009. Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Padat “ Daun Ompos” dan Cair “ Tre Tana” Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Rosela ( Hibiscus sabdarifa. L). Skripsi. Universitas Trunojoyo Madura. Bangkalan.

Hilman, Y dan R. Rosliani. 2002. Pemanfaatan Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Untuk Meningkatkan Kualitas Hara Limbah Organik dan Hasil Tanaman Mentimun. Hortikultura 12(3):148-157.

Maryanto, E.,D. Suryati, H. Setyowati. 2002. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Galur Harapan Kedelai pada Kerapatan Tanam Berbeda. Akta Agrosia. 47-52.

Sugiyarti, Dwi. 2005. Pengaruh Macam pupuk Organik dan Jarak Tanam Terhadap Produksi Edamame (Glycine max (L.) Meril). Sripsi. UNEJ. Jember.

Syaban, R. A. 1993. Uji Pupuk P dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Helai Kedelai (Glycine max (L.) Meeril). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Universitas. Jember.

Zufrizal, A. 2003. Jepang Tunggu Kedelai Edamame Indonesia. Portal (http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=268&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_ared_id=221752&p_ared_atop_id=O04). Diakses tanggal 29 Oktober 2012.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v7i2.1448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Agrovigor

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.