Isolasi dan Identifikasi Morfologi Jamur Selulolitik dari Limbah Rumah Tangga di Desa Sanur Kauh, Bali

Ni Wayan Sri Sutari

Abstract


Limbah organik rumah tangga menjadi salah satu masalah yang belum teratasi secara maksimal. Limbah organik rumah tangga tidak mudah terdekomposisi karena kandungan lignoselulosa sebagai komponen utama sulit terurai.  Jamur selulolitik adalah salah satu organisme yang dapat mendegradasi selulosa dan dapat mempercepat penguraian limbah organik.Tujuan penelitian menemukan dan mengetahui jenis jamur selulolitik dari limbah organik rumah tangga di Desa Sanur Kauh. Pengambilan sampel di Desa Sanur Kauh, analisis dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah dan Lingkungan Universitas Udayana dari bulan Juni sampai Desember 2017. Metode yang digunakan adalah eksplorasi lapangan, analisis laboratorium dan identifikasi mengacu pada buku serta pengamatanmikroskopik dan makroskopik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 isolat hasil isolasi jamur dari limbah organik rumah tangga yang memiliki aktivitas selulolitik. Isolat yang memiliki indeks selulolitik tinggi adalah isolat Kode DPN4 3,24 teridentifikasi sebagai Aspergillus sp. dan isolat kode TWL3 2,14 teridentifikasi sebagai jamur Trichoderma sp.


Keywords


identifikasi jamur; jamur selulolitik; limbah organik rumah tangga

References


Affandi, M. (2001). Diversitas dan visualisasi karakter jamur yang berasosiasi dengan proses degradasi serasah di lingkungan mangrove. Universitas Airlangga.

Alexopoulos, C.J., Mims, C.W., & Blackwell, M. (1996). Introductory mycology fourth edition. John Wiley & Sons.

Choi, Y. J., Lee, J. S., Lee, H. B., & Kim, H. J. (2018). First report of leaf blight caused by Curvularia verruculosa on Zoysiagrass (Zoysia japonica) in Korea. The American Phytopathological Society, 102(6), 1173.

Data Statistik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar. (2017). Lampiran rekapitulasi volume sampah kota Denpasar tahun 2015, 2016 dan 2017. Denpasar: Statistik Kota Denpasar.

Ezekiel, C. N., Odebode, A. C., Omenka, R. O., & Adesioye, F. A. (2010). Growth response and comparative cellulase induction in soil fungi grown on different cellulose media. Acta Atech, 3(2), 52-59.

Gandjar, I. W., Sjamsuridzal, & Oetari, A. (2006). Mikologi dasar dan terapan. DKI Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Haryati, T., Marbun, P. A., & Purwadaria, T. (2010). Preservasi xilanase Bacillus pumilus PU4-2 dengan teknik imobilisasi pada pollard dan penambahan kation. Mikrobiol Indonesia, 15(1), 63-71.

Hasanah, N., & Iwan, S. (2015). Aktivitas selulase isolat jamur isolat jamur dari limbah media tanam jamur merang. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 1(5), 1110-1115.

Kadarmoidheen, M., Saranraj, P., & Stella, D. (2012). Effect of cellulolytic fungi on the degradation of cellulosic agricultural wastes. Intl J Appl Microbil Scipub, 1(2), 13-23.

Kim, K. C., Seong-Soo, Y., Oh Young A., & Seong-Jun K. (2003). Isolation and characteristics of Trichoderma harzianum FJ1 producting cellulase and xyanase. J Microbiol Biotechnol, 13(1), 1-8.

Lynd, L. R., Weimer, P. J., Zyl, W. H. V., & Pretorius, I. S. (2002). Microbial cellulose utilization: fundamentals and biotechnology. Microbiology and Molecular Biology Reviews, 66(3), 506-577.

Nasrul, T. M. (2009). Pengaruh penambahan jamur pelapuk putih pada proses pengomposan tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 7(2), 194-199.

Reanprayoon, P., & Wattanachai, P. (2012). Tropical soil fungi producing cellulase and related enzymes in biodegradation. Jurnal of Applied Sciences, 12(18): 1909-1916.

Roza, R.M., Martina, A., Fibriarti, B. L., Zul, D., & Ramadhan, N. (2013). Isolasi dan seleksi jamur selulolitik dari tanah gambut di perkebunan karet desa Rimbo Panjang kabupaten Kampar Riau. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 13(2), 263-266.

Srikandi, F. (1992). Mikrobiologi pangan I. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Subowo, Y. B. (2015). Isolasi dan seleksi jamur tanah pengurai selulosa dari berbagai lingkungan. Pros Semnas Masybiodivindon, 1(3), 423-427.

Watanabe, T. (2010). Pictorial atlas of soil and seed fungi morphologies of cultured fungi and key of species 3nd. Taylor & Francis Group.

Suryani, Y., Andayaningsih, P., Hernaman, I. (2012). Isolasi dan identifikasi jamur selulolitik pada limbah produksi bioetanol dari singkong yang berpotensi dalam pengolahan limbah menjadi pakan domba. Jurnal Istek, 6(2), 1-10.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v13i2.7443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ni Wayan Sri Sutari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.