Pengaruh kombinasi perlakuan teknik budidaya dengan metode benih dari tiga varietas dan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di daerah Pantura

Amran Jaenudin, Iman Sungkawa, Anang Rusmana, Maryuliyanna Maryuliyanna

Abstract


Benih merupakan komponen teknologi yang signifikan untuk meningkatkan produktivitas bawang. Saat ini kondisi bibit bawang merah di Indonesia perlu mendapat perhatian lebih serius. Selain penggunaan benih yang berkualitas, teknik budidaya tanaman juga penting untuk dikembangkan. Saat ini peningkatan produksi bawang merah umumnya sangat tergantung pada pupuk anorganik yang memberikan hasil tinggi tetapi pada kenyataannya banyak menyebabkan masalah kerusakan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kombinasi teknik Perawatan Budidaya Bawang Merah dengan biji yang terdiri dari varietas Tuk-Tuk, Sanren dan Lonakata dengan berbagai tingkat perlakuan pupuk organik (guano). Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kombinasi RAK dengan dua faktor, yaitu varietas dan jumlah pupuk organik. Hasil penelitian bobot umbi kering per petak varietas Sanren dan Guano Pupuk 750 kg / ha menghasilkan hasil terbaik, yaitu 5,133 kg / petak atau setara dengan 21,3875 ton / ha.


Keywords


benih bawang merah; hasil; pertumbuhan dan pupuk Guano

References


Ambarwati, E., & Yudono, P. (2003). Keragaan Stabilitas Hasil Bawang Merah The Performance Of Yield Stability Of Shallot. Ilmu Pertanian, 10(2), 1–10.

Awas, G., Abdisa, T., Tolesa, K., & Chali, A. (2010). Effect of intra-row spacing on yield of three onion (Allium cepa l.) varieties at Adami Tulu agricultural research center (mid rift valley of Ethiopia). Journal of Horticulture and Forestry, 2(1), 7–11.

Hanafiah, K. A. (2019). Rancangan Percobaan Teori & Aplikasi.

Kotabe, H. (1997). Batuan Fosfat dan Sumberdaya Fosfat. Pusat Penelitian Sumberdaya Fosfat Jepang, Kanagawa.(Dalam Bahasa Jepang).

Mehran, M., Kesumawaty, E., & Sufardi, S. (2016). PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) PADA TANAH ALUVIAL AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK. Jurnal Floratek, 11(2), 117–133.

Mulyono, M., Arabia, T., & Syakur, S. (2014). Aplikasi Pupuk Guano dan Mulsa Organik Serta Pengaturan Jarak Tanam Untuk Meningkatkan Kualitas Tanah dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 3(1), 406–411.

Pertanian, K. (2017). Deskripsi Varietas. Kementerian Pertanian. http://www.pertanian.go.id

Rasantika, M. S. (2009). Guano Kotoran Burung yang Menyuburkan. Kompas Gramedia Jakarta

Saidah, Muchtar, Syafruddin, P. R. (2019). Pertumbuhan dan hasil panen dua varietas tanaman bawang merah asal biji di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 5(2), 213–216. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m050212

Sitepu, B. H., Ginting, S., & Mariati, M. (2013). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L. Var. Tuktuk) Asal Biji Terhadap Pemberian Pupuk Kalium Dan Jarak Tanam. Jurnal Agroekoteknologi, 1(3).

Sopha, G. A., & Basuki, R. S. (2010). Pengaruh Komposisi Media Semai Lokal terhadap Pertumbuhan Bibit Bawang Merah Asal Biji (True Shallot Seed) di Brebe. Bionatura, 12(1).

Sufardi, S. (2012). Pengantar Nutrisi Tanaman. Syiah Kuala University Press.

Sumarni, N., Sopha, G. A., & Gaswanto, R. (2012). Respons tanaman bawang merah asal biji true shallot seeds terhadap kerapatan tanaman pada musim hujan. Jurnal Hortikultura, 22(1), 23–28.

Sumiati, E., Sumarni, N., & Hidayat, A. (2004). Perbaikan teknologi produksi umbi benih bawang merah dengan ukuran umbi benih, aplikasi zat pengatur tumbuh, dan unsur hara mikroelemen. Jurnal Hortikultura, 14(1), 1–2.

Suwandi. (2014). Lembang Teknologi Bawang Merah Off-Season: Strategi dan Implementasi Budidaya. Balai Penelitian Tanaman Sayuran Bandung Barat.

Wiguna, G., Hidayat, I. M., & Azmi, C. (2016). Perbaikan teknologi produksi benih bawang merah melalui pengaturan pemupukan, densitas, dan varietas. Jurnal Hortikultura, 23(2), 137–142.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v15i2.7426

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Amran Jaenudin, Iman Sungkawa, Anang Rusmana, Maryuliyanna Maryuliyanna

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.