Ketahanan Empat Kultivar Ubi Kayu terhadap Tetranychus kanzawai KISHIDA (Acari: Tetranychidae)

Sugeng Santoso, Widi Astuti

Abstract


Tungau merah (Tetranychus kanzawai Kishida) merupakan hama penting pada ubi kayu. Hama tersebut menyebabkan kehilangan hasil sebesar 95%. Penggunaan kultivar merupakan faktor yang mempengaruhi kehilangan hasil. Kultivar ubi kayu yang tahan terhadap tungau merah dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pengendalian. Penelitian ini bertujuan mengetahui ketahanan kultivar Manggu, Roti, Jimbul, dan Mentega terhadap T. kanzawai. Penelitian di rumah kaca dilakukan untuk mengetahui intensitas kerusakan pada kultivar Mannggu, Roti, Mentega, dan Jimbul. Pengamatan biologi T. kanzawai dilakukan di laboratorium. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa setiap kultivar menunjukkan ketahanan terhadap T. kanzawai yang berbeda-beda. Kultivar Manggu menunjukkan intensitas kerusakan paling rendah dan kultivar Mentega menunjukkan intensitas kerusakan paling tinggi. Pada kultivar Manggu T. kanzawai menunjukkan waktu perkembangan yang lebih panjang dan memiliki keperidian yang lebih rendah.


Keywords


intensitas kerusakan; kultivar; keperidian; ketahanan; siklus hidup; Tetranychus kanzawai

References


[BPS] Badan Pusat Statistik. 2013. Produksi Ubi kayu. Jakarta (ID): BPS.

Belloti AC, Reyyes JA, Guerero JM. 1986. Cassava Mite and Their Control. Colombia (CO): Centro Internacional de Agricultura Tropical.

Bellotti, A.C. 1990. A review of control strategies for four important cassava pests in the Americas. In S.K. Hahn, and F.E. Caveness (Eds). Integrated Pest Management for Tropical Root and Tuber Crops. hlm:58-65.

Carlson, E.C, Beard BH, Tarailo R, Witl RL. 1979. Testing soybeans for resistence to spider mites. California Agriculture. hlm:9-11.

Deciyanto S, Trisawa IM, Adriani RR. 1991. Studi beberapa inang hama tungau (Tetranychus sp) asal tanaman Mentha sp. Penel Tan Industri. 17(2): 48-55.

Easterbrook MA, Simpson DW. 1994. Strawberry: host plant resistance to two-spotted spider mite. Relevance to Growers and Practical Application. hlm:1-17.

Gultom NM. 2010. Biologi dan kelimpahan populasi tungau merah Tetranychus kanzawai (Acari: Tetranychidae) pada dua kultivar jarak pagar (Jatropa curcas) [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Indiati SW. 2012. Ketahanan varietas/klon ubi kayu genjah terhadap tungau merah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 31(1):53-59.

Khoiri, MR. 2005. Tetranychus kanzawai (Acari: Tetranychidae) biologi dan populasinya pada ubi kayu di Bogor [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Nukenine EN, Dixon AGO, Hassan AT, Asiwe JAN. 1999. Evaluation of cassava cultivar for canopy retention and it’s relationship with field resistence to green spider mite. African Crop Sci J. 7(1):47-45.

Prihandana R, Noerwijan K, Adinura PG, Setyaningsih D, Setiadi S, Hendroko R. 2007. Bioetanol Ubi kayu: Bahan Bakar Masa Depan. Jakarta (ID): PT Agromedia Pustaka.

Skorupska A. 2004. Resistance of apple cultivars to two-spotted spider mite, Tetranychus urticae Koch (Acarina: Tetranychidae) part 1. Bionomi of two-spotted spider mite on selected cultivars of apple trees. J Plant Prot Res. 44(1):75-80.

Sundari T. 2010. Pengenalan Varietas Unggul dan Teknik BudidayaUbikayu (Materi Pelatihan Agribisnis bagi KMPH) Malang (ID): Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.

Takafuji A, Ishii T. 1989. Inheritance of sex ratio in the Kanzawa spider mite Tetranychus kanzawai Kishida (Acari: Tetranychidae). Res Pop Ecol. 31(1):123-128.

Zhang ZQ. 2003. Mites of Greenhouse, Identification, Biology, an Control. Cambridge (GB): CABI Publishing.




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v12i2.5741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Sugeng Santoso, Widi Astuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.