Pertumbuhan dan hasil kedelai edamame setelah aplikasi petrhikaphos dikombinasikan pupuk kandang ayam pada tanah gambut

Antar Sofyan, Herlisa Herlisa, Ronny Mulyawan

Abstract


Pengembangan teknik budidaya edamame di Kalimantan perlu ditingkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil kedelai edamame setelah aplikasi petrhikaphos dikombinasikan pupuk kandang ayam pada tanah gambut. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat dari bulan April 2021 hingga Juli 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktorial. Faktor pertama adalah petrhikaphos (P) terdiri atas lima taraf perlakuan, yaitu 0 kg/40 kg benih (P0), 0,25 kg/40 kg benih (P1), 0,50 kg/40 kg benih (P2), 0,75 kg/40 kg benih (P3) dan 1,00 kg/40 kg benih (P4). Faktor kedua adalah pupuk kandang ayam (A) terdiri atas dua taraf, yaitu 10 ton ha-1 (A1) dan 20 ton ha-1 (A2). Kedua faktor dikombinasikan sehingga didapat 10 perlakuan yang kemudian diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 40 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi petrhikaphos dikombinasikan pupuk kandang ayam di media gambut, serta faktor tunggalnya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil edamame. Aplikasi petrhikaphos sebanyak 1,00 kg/40 kg benih dikombinasikan pupuk kandang ayam sebanyak 20 ton ha-1 (P4A2) merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan berat polong segar pada 58 HST dengan rata-rata 52,48 g/tanaman.


Keywords


amelioran; kedelai; seed treatment; soybean

References


Agus, F. & I. G. M. Subiksa. (2008). Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor.

Agus, F., Markus A., A. Jamil & Masganti. (2016). Lahan Gambut Indonesia: Pembentukan, Karakteristik dan Potensi Mendukung Ketahanan PanganEdisi Revisi Cet. II. IAARD Press. Jakarta.

Arizka, P. S., Niar N. & Yayuk N. (2013). Efisiensi dosis pupuk NPK majemuk dalam meningkatkan hasil kedelai varietas grobogan. Jurnal Agrote Tropika, 1(2): 179-182.

Badan Pusat Statistik. (2018). Data Lima Tahun Terakhir (2014-2018) Sub Sektor Kementerian Pertanian. Retrieved August 31, 2020, from https://www.pertanian.go.id/home/?show=page&act=view&id=61.

Goenadi, D. H. & L. P. Santi. (2009). Introduction of microbial inoculants to improve fungsional relationship between above- and below- ground bio-diversity. Menara Perkebunan, 77(1): 58-67.

Gomez, K. A. & Gomez A. A. (1984). Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian Edisi Kedua. Terjemahan Syamsuddin, E. & Justika S. B. Universitas Indonesia Press (UI-Press).

Hafif, B. & L. P. Santi. (2016). Optimasi produksi kedelai (Glycine max L. Merr) melalui aplikasi pupuk hayati dan budidaya jenuh air di lahan rawa. Menara Perkebunan, 84(2): 88-97.

Hamidah, H. (2011). Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Kumalasari, I. D., E. D. Astuti & E. Prihastanti. (2013). Pembentukan bintil akar tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill) dengan perlakuan jerami pada masa inkubasi yang berbeda. Jurnal Sains dan Matematika, 21(4): 103-107.

Luthfiatunsa, K., Agung N. & N. Azizah. (2019). Pengaruh kombinasi macam pupuk pada pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max L. Merr.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(7): 1362-1369.

Maimunah, Intan S. & Elfi Y. Y. (2019). Pengaruh kombinasi amelioran pupuk kandang dan abu sekam padi terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max) pada tanah gambut. Jurnal Agroindragiri, 4(2): 1-13.

Marlina, E., E. Anom & S. Yoseva. (2015). Pengaruh pemberian pupuk NPK organik terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycinemax (L.) Merril). JOM Faperta, 2(1): 1-13.

Melati, M. & Wisdiyastuti A. (2005). Pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk hijau Calopogonium mucunoides terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai panen muda yang dibudidayakan secara organik. Bul. Agron., 33(2): 8-15.

Pambudi, S. (2013). Budidaya dan Khasiat Kedelai Edamame, Camilan Sehat dan Multi Manfaat. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Prastia, B. & Fikriman. (2018). Efektifitas pemberian kapur, KCl dan urine sapi terhadap karakter agronomi kacang hijau di ultisol. Jurnal Sains Agro, 3(2): 1-20.

Ramadani, S., Riza L. & Tri R. S. (2015). Pertumbuhan tanaman kacang tanah (Arachishypogaea L.) pada tanah gambut yang diaplikasikan dengan bokashi jerami dan pupuk petrhikaphos. Jurnal Protobiont, 4(1): 1-9.

Ramadhani, M., Fetmi S. & Armaini. (2016). Pemberian pupuk kandang dan volume air terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame (Glycine max (L.) Merril). JOM FAPERTA, 3(1).

Redaksi AgroMedia. (2007). PetunjukPemupukan. AgroMedia Pustaka. Jakarta.

Ritung, S. (2019). Sosialisasi peta gambut BBSDLP 2019. Webinar Perubahan Luasan Lahan Gambut dari Hasil Pemutakhiran Pemetaan Lahan gambut. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Samsu, S. H. (2001). Membangun Agroindustri Bernuansa Ekspor: Edamame (Vegetable Soybean). PT Mitratani Dua Tujuh. Jember.

Sumarno. (1991). Kedelai dan Cara Budidaya. CV Yasa Guna. Jakarta.

Tauk, A. F., M. Th. Darini & Zamroni. (2020). Pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L)Merill). Jurnal Ilmiah Agroust, 4(1): 9-24.

Tobing, S., Nisa R. M. & Triadiati. (2014). Aplikasi Bradyrhizobium japonicum dan Aeromonas salmonicida pada penanaman kedelai di tanah asam dalam percobaan rumah kaca. JurnalBiotik, 2(1): 10-16.

Warsito, H. & Nurbaiti. (2020). Pengaruh pemberian petrhikaphos dan pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max (L.) Merril). JOM FAPERTA UR, 7(2) : 1-18




DOI: https://doi.org/10.21107/agrovigor.v15i1.13338

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Herlisa Herlisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.