Uji Daya Hasil 10 Hibrida Harapan Jagung Madura Berdaya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah

Achmad Amzeri

Abstract


Perakitan varietas jagung hibrida unggul Madura yang mempunyai potensi produksi tinggi dan berumur genjah dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan kondisi lahan pertanian Madura yang mempunyai ketersediaan air dan curah hujan rendah.  Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengevaluasi daya hasil 10 jagung hibrida harapan Madura koleksi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.  Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, yang dilaksanakan dari bulan Februari sampai bulan November 2015.  Genotip yang digunakan adalah MH-3, MH-4, MH-5, MH-6, MH-8, MH-9, MH-11, MH-14, MH-15, MH-15 dan 3 varietas jagung hibrida pembanding yaitu Bima Provit A-1, Bima 13Q dan BISI-2. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok dengan empat ulangan. Data dianalisis dengan uji-F, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan’s (α = 5%).  Analisis gabungan digunakan untuk mengetahui interaksi antara genotip dengan musim dan menduga nilai heritabilitas dalam arti luas.  Seleksi indeks digunakan untuk memilih jagung hibrida harapan yang terbaik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh jagung hibrida harapan yang diuji memiliki perbedaan penampilan, umur panen, potensi produksi yang berbeda dengan tiga varietas pembanding.  Hasil pengujian gabungan pada dua musim menunjukkan bahwa ada interaksi antara perlakuan genotip dengan musim pada karakter panjang tongkol, bobot 100 biji, dan produksi per hektar.  Nilai heritabilitas dalam arti luas genotip jagung untuk karakter yang dievaluasi berkisar antara 22 – 61%.  Hasil  nilai seleksi indeks menunjukkan  bahwa  jagung hibrida  harapan  Madura yang  memiliki  seleksi indeks tertinggi adalah MH-3 dan MH-4 dan dapat dikembangkan menjadi varietas hibrida Madura komersial.

Kata kunci : heritabilitas dalam arti luas, jagung hibrida harapan Madura, seleksi indeks, uji daya hasil.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Amzeri, A., 2009. Penampilan lima kultivar jagung Madura. Jurnal Agrovigor. 2(1) : 23 – 30.

Amzeri, A. 2015. Dasar-dasar pemuliaan tanaman. UTM Press, Bangkalan.

Anshuman, V., Dixit, N., Dipika, D., Sharma, S. and Marker, S., 2013. Studies on heritability and genetic advance estimates in maize genotypes. Bioscience Discovery, 4(2):165-168.

Barmawi, M., N. Sa’diyah dan E. Yantama. 2013. Kemajuan genetik dan heritabilitas karakter agronomi kedelai (Glycine max [L.] Merrill) generasi F2 persilangan wilis dan Mlg2521. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.

Bekele, A and Rao, T. N., 2014. Estimates of heritability, genetic advance and correlation study for yield and it’s attributes in maize (Zea mays L.). Journal of Pant Science. 2 (1) : 1-4.

BPS, 2013. Produktivitas Jagung Jawa Timur. http://Jatim.bps.go.id/ tgl 23 juli 2014.

Falconer, D. S. 1964. Introduction to Quantitative Genetics. The Ronald Press, New York.

Gazal, A., Nehfi., F.A., Lone, A.A., Dar, Z.A., and Wani, M.A., 2017. Smith hazel selection index for the improvement of maize inbred lines under water stress conditions. International journal of pure &applied bioscience. 5(1): 72-81.

Kasryno, F., Effendi P, Suyamto dan M.O. Adnyana, 2007. Gambaran Umum Jagung Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. 474 – 497.

Olakojo, S. A. And Olaoye, G., 2011. Correlation and heritability estimates of maize agronomic traits for yield improvement and Striga asiatica (L.) kuntze tolerance. African Journal of Plant Science. 5(6) : 365-369.

Olievera, R.L., Pinho, R.G.V., Ferreira, D.F., Pires, L.P.M., and Melo, W.M.C., 2014. Selection indekx in the study of adaptability and stability in maize. The scientific world journal. 1-6.

Roesmarkam, S., F. Arifin, S.Z. Sa`adah, Abu dan Robi`in. 2006. Usulan pemutihan varietas lokal jagung Madura Manding, Talango dan Guluk-guluk. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur.

Sari, L.W., Nugrahaeni, N., Kuswanto, dan Basuki, N., 2013. Interaksi genotipe x lingkungan galur-galur harapan kedelai (Glycine max (L)). Jurnal Produksi Tanaman. 1 (5) : 434 – 441.

Trustinah dan Iswanto, R., 2013. Pengaruh interaksi genotipe dan lingkugan terhadap hasil kacang hijau. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 32 (1) : 36-42.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.