Implementation of EMASLIM Leadership in Strengthening Teacher Performance and Professionalism at SATAP Junior High School, Gowa Regency
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arifin, Z., & Wahyudi, A. (2021). Penguatan komunitas belajar guru dalam meningkatkan profesionalisme pendidik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(3), 215–226.
Asnaini, D., Ahmad, S., & Rohana, R. (2025). The influence of principal’s situational leadership style and work culture on the professionality of public elementary school teachers. Journal of Social Work and Science Education, 6(2), 970–982. https://doi.org/10.52690/jswse.v6i2.1262
Bush, T. (2020). Instructional leadership and school improvement. Educational Management Administration & Leadership, 48(1), 3–19.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (3rd ed.). SAGE Publications.
Darmayanti, N., & Sugianto, A. (2022). Motivasi intrinsik dan profesionalisme guru pada sekolah daerah tertinggal. Jurnal Kependidikan Nusantara, 8(2), 144–155.
Firmansyah, R. (2021). Administrasi sekolah dan pengelolaan data kelembagaan di sekolah pedesaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 55–66.
Hallinger, P. (2021). Instructional Leadership and School Improvement. Springer.
Harahap, S., & Nuraini, T. (2020). Supervisi akademik berbasis coaching untuk meningkatkan kompetensi guru. Jurnal Pendidikan Profesional, 5(2), 101–110.
Hidayat, R., & Masluhah, F. (2023). Pembinaan pedagogik kepala sekolah dalam meningkatkan kapasitas guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(1), 45–56.
Idris, M., & Syam, A. (2023). Kepemimpinan inovatif pada sekolah daerah 3T dalam mengatasi keterbatasan akses pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 11(2), 78–90.
Juharyanto, J. (2023). The case of remote areas schools in Indonesia. SAGE Open, 13(4). https://doi.org/10.1177/21582440221144971
Kurniawan, A. (2022). Implementasi asesmen formatif untuk meningkatkan kemampuan evaluatif guru. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 10(1), 33–49.
Latif, Y., & Ahmad, N. (2022). Supervisi dialogis dan peningkatan kualitas interaksi kelas. Jurnal Studi Kependidikan, 7(2), 155–168.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2009). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Remaja Rosdakarya.
-------. (2013). Menjadi kepala sekolah profesional: Dalam konteks menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya
Mursalina, S. A., Egar, N., & Abdullah, G. (2025). An integrative model of the influence of leadership, school culture, and ICT proficiency on teacher professional competence. International Journal of Organizational & Educational Research, 6(5). https://doi.org/10.46245/ijorer.v6i5.1023
Nurbaya, S., & Rahman, R. (2023). Platform Merdeka Mengajar sebagai sarana pengembangan profesional guru. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 122–134.
Prasetyo, D. (2021). Inovasi kepemimpinan kepala sekolah dalam mendorong budaya kinerja. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 97–108.
Rahayu, D., & Idris, H. (2023). Implementasi kepemimpinan sekolah di wilayah keterbatasan akses pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 45–56.
Rahmah, F. (2023). Refleksi profesional sebagai kompetensi utama guru era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Kontemporer, 14(2), 201–218.
Rahmat, A., & Lestari, D. (2020). Pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(3), 111–120.
Rahmawati, T., & Mustakim. (2021). Kepemimpinan adaptif kepala sekolah di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan dan Kepemimpinan, 13(2), 66–79.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Jakarta: Sekretariat Negara
Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157. Jakarta: Sekretariat Negara.
Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Alfabeta.
Sahabuddin, M., & Taufik, H. (2023). Peran pendampingan internal sekolah dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 89–102.
Siregar, N., Lubis, I., & Harahap, R. (2022). Peningkatan kualitas proses pembelajaran sebagai indikator keberhasilan pendidikan. Darul ‘Ilmi: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 45–56. https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/DI/article/download/6752/4107
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surya, R., & Nugroho, A. (2022). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran berbasis konteks lokal. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 7(1), 57–70.
Suryani, T., & Firmansyah, D. (2021). Pembelajaran berbasis konteks untuk peningkatan aktivitas belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2), 87–98.
Wahyudi, W., & Utami, L. (2023). Pengelolaan keuangan berbasis partisipatif dalam peningkatan budaya organisasi sekolah. Jurnal Administrasi dan Supervisi Pendidikan, 14(1), 12–25.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Yuniati, L. (2022). Kepemimpinan kontekstual dalam pengelolaan sekolah pedesaan. Jurnal Ilmu Manajemen Pendidikan, 13(1), 74–88.
Zahroh, F. L., & Hilmiyati, F. (2024). Indikator keberhasilan dalam evaluasi program pendidikan. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 140–152. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i03.5049
DOI: https://doi.org/10.21107/widyagogik.v13i4.32309
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Irwani Lisaw, Jumriani, Jumadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











