Strategi Penguatan Pembangunan Madura Yang Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Nilai Kearifan Lokal

Abd Hannan

Abstract


Being declared in 2015 in Rio De Janeiro, Brazil. development based Sustainable Development Goals (SDGs) has an aim to operate the development which is not only in progression but also in the orientation of maintenance of social area.Reaching the aim development based SDGs gives high response to universal development, emancipative, and participative that orientate to local wisdom value. This study focus on having an aim of analyzing on going Madura reinforcement through empowerment of local wisdom value. Several main issues become a focus of this analysis namely sustainable development concept, and the concept of local wisdom value. This study is descriptive study by library approach. The theory perspective of this study is development sociology theory. The finding of this study is about description concept and sustainable development theory; the explanation of local wisdom value in a system and social structure of Madura society; and descriptive analysis about sustainable development of Madura through empowerment of local wisdom value. Generally, this paper contributes of explaining the existence of local wisdom value in Madura development dynamic, and the explanation of social change of local society in sustainable development era.

Keywords


sustainable development; local wisdom; value

Full Text:

PDF

References


Abdullah, I. (ed.). (2008). Agama Dan Kearifan Lokal Dalam Tantangan Global. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anggraini, A. (2017). Indonesia dan SDGS, http://www.mediaindonesia.com/ , 27 sep 2017.

Arafah, N. (2002). Pengetahuan Lokal Suku Moronene Dalam Sistem Pertanian Di Sulawesi Tenggara. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1999). Kamus Besar bahasa Indonesia (Edisi Kedua). Balai Pustaka: Jakarta.

Erwandari, N. (2017). Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Provinsi Riau. Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, Vol. 5 (3).

Fitria, T. (2016). Kontribusi Ekonomi Islam Dalam Pembangunan Ekonomi Nasional. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol. 02 (03)

Hendriyani, C. (2016). Contradictions Economic Growth & Investor Exit In Indonesia. Jurnal AdBispreneur, Vol. I (1).

Hidayat, M. (2012). Menggugat Modernisme: Mengenali Rentang Pemikiran Postdernisme Jean Baudrillad. Yogyakarta: Jalasutra.

Ishartono dan Raharjo, S. (2000). Sustainable Development Goals (SDGs) dan Pengentasan Kemiskinan. Share: Social Work Jurnal, Vol VI (2).

Iwan, N. dan R. Dahuri. (2004). Pembangunan Wilayah Perspektif Ekonomi Sosial dan Lingkungan. Pustaka LP3S Indonesia, Anggota Ikapi.

Iyan, R. (2012). Peran Hukum Dalam Pembangunan Ekonomi. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, Vol. II (5).

Jafar, (2017). Solidaritas Imigran Madura Di Perantauan Desa Jemparing Kecamatan Longikis Kabupaten Paser. E-Journal Sosiatri-Sosiologi, Vol.5 (1).

Jawa Pos. (2017). https://www.jawapos.com/, diakses pada 29/13/2018.

Jemadu, A. (2003). Pembangunan Dan Modernisasi: Implikasinya Terhadap Tatanan Ekologi Dan Sosial. Jurnal JAP, Vol. I (2).

Leksono, A. dan Santosa, P. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Industri Kreatif Di Indonesia (Tahun 2002 – 2008). Journal of Economic, Vol. 3 (1).

Martin, R. (1995). Sosiologi Kekuasaan. Jakarta: Rajawali Press.

Nur Hayati, B. dan Alfana, M. (2016). Kebijakan Kependudukan Di Kabupaten Sleman Pasca Berakhirnya MDGS. Natapraja; Jurnal Kajian Ilmu Administrasi Negara, Vol.4 (2).

Oktaviani, T. (2011). Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumberdaya Air Di Kampung Kuta, Local Wisdom of Water Resource Management in Kampung Kuta. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia, Vol. 4, (3).

Penuluh, S. dan Fitri, M. (2016). Perkembangan Pelaksanaan Sustainable Development Goals (Sdgs) Di Indonesia September 2015-September 2016. Paper dalam International NGO Forum On Indonesian Development.

Prasetya, D. M. (2016). Geopolitik Bantuan Luar Negeri Dari Perang Dingin Sampai Globalisasi. Jurnal Sospol, vol. II (1) .

Rahadian, A.H. (2016). Strategi Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal stiami, Vol. III (1).

Ruslin, I. T. (2012). Relasi Ekonomi-Politik Dalam Perspektif

Dependencia. Jurnal Sulesana, Vol.7 (2).

Restiyanto, D. (2017). Kegagalan Pembangunan Ekonomi Indonesia Akibat Terperangkap Kegagalan Pendekatan Teori Ekonomi Pembangunan. Akses: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, Vol. 1 (2).

Sadi, A. S. (2011) Kearifan Lokal Dalam Sastra Madura Dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jurnal Okara, Vol. 88 (1).

Sartini. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Filsafat, Vol. 37(2).

Sari, I. P. (2016). Implementasi Pembangunan Partisipatif, Studi Kasus Di Kelurahan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Ekonomi Vol. 1 (1).

Subarkah, M. (2017). Pancasila, Konflik Sosial, Balkanisasi: Fiksi Negara Bubar?. Republika, http://www.republika.co.id/. Diakses pada 27 Maret 2018.

Susanto, E. (2007). Revitalisasi Nilai Luhur Tradisi Lokal Madura. Jurnal Karsa, Vol. XII(2).

Sulistyastuti, D. R. (2007). Pembangunan Pendidikan dan MDGs Di Indonesia; Sebuah Refleksi. Kritis. Jurnal Kependudukan Indonesia Vol. II (2).

Surtikanti. (2013). Permasalahan Otonomi Daerah Ditinjau Dari Aspek Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat Dan Daerah. Majalah Ilmiah Unikom, Vol. II (1).

Sulistyo, B. (2010). MDGs Sebentar Lagi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Sztompka, P. (2007). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Penanda Media Group.

Taufiqurrahman. (2007). Identitas Budaya Madura, Jurnal Karsa, Vol. xi (1).

Tikson, D. T. (2005). Keterbelakangan & Ketergantungan: Teori Pembangunan Di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Bandung: Alfabeta.

Utomo, B. (2014). Tantangan Pencapaian Millenium Development Goals (MDGS) Bidang Kesehatan Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, Vol. 1 (5).

Wiyata, A. L. (2003). Madura Yang Patuh? Kajian Antropologi Mengenai Budaya Madura. Jakarta: Ceric-Fisip UI.

Wirawan, R., Mardiyono dan Nurpratiwi, R. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 4 (2).

Wirartha, I. M. (2006). Metodologi Penetilian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Yamin, M., Darsyah dan Wasono, R. (2013). Pendugaan Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten Sumenep Dengan Pendekatan Sae, Tanpa Penerbit.




DOI: https://doi.org/10.21107/sml.v1i1.4982

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Abd Hannan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Simulacra has been indexed in these prominent indexing services:

Sinta 2DOAJIndex CopernicusEBSCOGoogle ScholarCrossrefDimensionsWorldcatHarvard LibraryOxford LibraryUniversiteit LeidenDRJIScilit MDPIPKP IndexROADBASEMorarefColumbia LibrarySheffield LibraryCORE

 

 Simulacra is licensed under a Creative Commons BY-NC-SA and published by the Center for Sociological Studies and Community Development, Department of Sociology, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia.