Aktivitas Sharenting Orang Tua Milenial: Analisis Motif dan Pertimbangan
Abstract
Fenomena sharenting menjadi tren di kalangan orang tua milenial yang ditandai dengan seringnya membagikan momen anak di media sosial. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari pola pengasuhan digital, namun menimbulkan risiko terhadap privasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif dan pertimbangan orang tua milenial dalam melakukan sharenting pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah 15 orang tua dari anak usia dini, sampel dikumpulkan dengan teknik purposive sampling, dengan kriterian orang tua rentang usia 20-35 tahun (milenial). Data dianalisis model analisis miles dan huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan kredibilitas dan konsistensi temuan. menggunakan triangulasi data dengan penyajian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas sharenting dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti membagikan foto anak saat kegiatan sekolah, aktivitas di rumah, pencapaian, dan rutinitas harian. Terdapat lima motif utama orang tua dalam melakukan sharenting: (1) motif intrinsik, berupa keinginan menyimpan kenangan dan mengekspresikan kebahagiaan; (2) motif sosial, yaitu untuk membangun koneksi sosial; (3) motif penghargaan, yakni mengharapkan pengakuan dari lingkungan sekitar; (4) motif aktualisasi diri sebagai bentuk kebanggaan; dan (5) motif teogenetis, sebagai bagian dari menanamkan nilai moral dan religius (6) motif keuntungan seperti monitesasi dalam unggahan sharenting. Meskipun terdapat kekhawatiran akan dampak negatif sharenting, sebagian besar orang tua masih melakukan kegiatan tersebut karena berbagai alasan personal. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman mendalam tentang alasan di balik praktik sharenting dan implikasinya terhadap pengasuhan anak usia dini di era digital.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, A. (2020). Media Sosial dan Tantangan Masa Depan Generasi Milenial [Social Media And Millennial Generation Future Challenges]. Avant Garde, 8(2), 134–148. https://doi.org/https://doi.org/10.36080/ag.v8i2.1158
Ali, H., & Purwandi, L. (2017). Generasi milenial Indonesia. Jakarta: Alvara Research Center.
Amon, M. J., Kartvelishvili, N., Bertenthal, B. I., Hugenberg, K., & Kapadia, A. (2022). Sharenting and Children’s Privacy in the United States: Parenting Style, Practices, and Perspectives on Sharing Young Children’s Photos on Social Media. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 6(CSCW1). https://doi.org/10.1145/3512963
Berk, L. E. (2013). Child development (9th ed.). London: Pearson Education.
Blum-Ross, A., & Livingstone, S. (2017). Sharenting, parent blogging, and the boundaries of the digital self. Popular Communication, 15(2), 110–125. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/15405702.2016.1223300
Brosch, A. (2016). When the child is born into the internet: Sharenting as a growing trend among parents on Facebook. New Educational Review, 43(1), 225–235. https://doi.org/10.15804/tner.2016.43.1.19
Cataldo, I., Lieu, A. A., Carollo, A., Bornstein, M. H., Gabrieli, G., Lee, A., & Esposito, G. (2022). From the Cradle to the Web: The Growth of “Sharenting”—A Scientometric Perspective. Human Behavior and Emerging Technologies, 2022, 1–12. https://doi.org/10.1155/2022/5607422
Choi, G. Y., & Lewallen, J. (2018). “Say Instagram, Kids!”: Examining Sharenting and Children’s Digital Representations on Instagram. Howard Journal of Communications, 29(2), 140–160. https://doi.org/10.1080/10646175.2017.1327380
Darmawan, M. T., Junaidi, A., & Khaerudin, A. (2025). Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Deepfake Pada Pornografi Anak Di Era Artifical Intelegence di Indonesia. Jurnal Serambi Hukum, 18(01), 42–54. https://doi.org/https://doi.org/10.59582/sh.v18i01.1257
Dwiarsianti, A. (2022). Sharenting dan Privasi Anak: Studi Netnografi pada Unggahan Instagram dengan Tagar #Anakku. Jurnal Komunikasi Global, 11(1), 1–20. https://doi.org/10.24815/jkg.v11i1.24803
Hermawansyah, A., & Pratama, A. R. (2021). Analisis Profil dan Karakteristik Pengguna Media Sosial di Indonesia Dengan Metode EFA dan MCA. Techno.Com, 20(1), 69–82. https://doi.org/10.33633/tc.v20i1.4289
Kopecky, K., Szotkowski, R., Aznar-Díaz, I., & Romero-Rodríguez, J. M. (2020). The phenomenon of sharenting and its risks in the online environment. Experiences from Czech Republic and Spain. Children and Youth Services Review, 110(September 2019), 104812. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.104812
Latipah, E., Adi Kistoro, H. C., Hasanah, F. F., & Putranta, H. (2020). Elaborating motive and psychological impact of sharenting in millennial parents. Universal Journal of Educational Research, 8(10), 4807–4817. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.081052
Lazard, L., Capdevila, R., Dann, C., Locke, A., & Roper, S. (2019). Sharenting: Pride, affect and the day-to-day politics of digital mothering. Social and Personality Psychology Compass, 13(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/spc3.12443
Livingstone, S., & Blum-Ross, A. (2020). Parenting for a digital future: How hopes and fears about technology shape children’s lives. Oford: Oxford University Press.
Matang, M., Rahmad, A., Murthada, M., Raya, A. A., & Astina, S. P. (2025). Parenting Practices on Social Media in The Digital Era: A Systematic Literature Review. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 13(2), 215–236.
https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v13i2.34470
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Los Angeles: Sage Publications.
Mubaroq, H., & Sumarno, E. (2024). Pengaruh Cyberbullying Pada Anak di Bawah Umur ( Studi Kasus Siswa-Siswi SD Negeri Gending II Kabupaten Probolinggo ). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4338–4342. https://doi.org/https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4159
Nuryadi Kadir. (2022). Social Media and Participatory Politics: A Public Sphere Study, Democracy for Millennials and Gen Z. Resiprokal, 4(2), 198–211. https://doi.org/10.29303/resiprokal.v4i2.225
Ong, P. V., & Gunadi, A. (2023). Pelaku Pedofilia: Hukum Positif Atas Kasus Kekerasan Seksual. Widya Yuridika, 6(2), 311. https://doi.org/10.31328/wy.v6i2.4268
Palupi, M. F. T., & Irawan, R. E. (2020). Analisis Wacana Kritis Praktek Sharenting Oleh Selebgram Ashanty & Rachel Venya. Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 12(1), 68–80. https://doi.org/10.23917/komuniti.v12i1.10703
Pangudi, D. M. F. P., Lukmantoro, T., & Yusriana, A. (2023). Pengalaman Sharenting Di Instagram Sebagai Upaya Presentasi Diri Pada Ibu Milenial. Interaksi Online, 11(4), 295–309. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/41300
Rachmawati, D. N., Pinilih, S., & Imamah. (2025). Hak Atas Privasi Anak : Isu Sepele Yang Mengancam Martabat Anak Usia Dini. 03(01), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.62330/ecej.v3i01.396
Rahmi, N. (2022). Praktek Sharenting Di Media Sosial Dalam Hubungannya Dengan Self Esteem Needs Dan Self Actualization Needs (Kebutuhan Harga Diri dan Kebutuhan Aktualisasi Diri Maslow). SEIKO : Journal of Management & Business, 5(2), 659–669. https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i2.2869
Ramadhanti, G. A., Hidayat, D. R., & Yudhapramesti, P. (2023). Analisis Wacana Kritis Objektivikasi Anak Perilaku Sharenting di Instagram Risa Saraswati. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 7(2), 150. https://doi.org/10.30829/komunikologi.v7i2.16982
Renta Nirmala, H., Widagdo, M. B., & Lukmantoro, T. (2015). Aktivitas Sharenting dan Praktik Komodifikasi Anak (Study Netnografi Pada Akun Tik Tok @ndhiraa07). Jurnal Interaksi Online, 30, 6.
Sari, G. L. (2024). Pelanggaran Batas Privasi Anak dalam Praktik Sharenting pada Kalangan Selebriti Indonesia. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 5(2), 1121–1130. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i2.598
Sarikakis, K., Winter, L., & Chatziefraimidou, A. (2025). Children’s legal consciousness: the thorny right to privacy in social media. Information Communication and Society, 29(3), 812–827. https://doi.org/10.1080/1369118X.2025.2531132
Sholichah, R., & Mutmainnah, M. (2025). Utilizing Information Services to Educate Millennial Parents on Sharenting Trends in Indonesia: A Wise Parenting Alternative. The Eurasia Proceedings of Educational and Social Sciences, 47, 306–317. https://doi.org/10.55549/epess.990
Siddiqui, M. (2026). Sharenting and the Quiet Normalisation of Digital Child Labour. Child Abuse Review, 35(1), 2025–2026. https://doi.org/10.1002/car.70104
Siibak, A., & Traks, K. (2019). The dark sides of sharenting. Catalan Journal of Communication and Cultural Studies, 11(1), 115–121. https://doi.org/10.1386/cjcs.11.1.115_1
Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan Karakter di Era Milenial. Yogyakarta: Deepublish.
Tjahaja, B. D. O., Dirgantara, B. R., Tarigan, G. A., Andrila, M. D. P., & Fathiyah, N. P. Al. (2025). Dampak Penyalahgunaan Media Sosial Terhadap Kriminalitas Anak Dibawah Umur Dalam Kasus CyberBullying. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(2), 288–299. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v2i2.4314
Tosuntaş, Ş. B., & Griffiths, M. D. (2024). Sharenting: A systematic review of the empirical literature. Journal of Family Theory and Review, 16(3), 525–562. https://doi.org/10.1111/jftr.12566
Unal, E., Erdem, O., & Uyaroglu, A. K. (2025). The Relationship Between Mothers ’ Sharenting and Their Need for Social Approval Annelerin Paylaşan Ebeveynlik ile Sosyal Onay İhtiyaçları Arasındaki İlişki. Fenerbahçe University Journal of Health Sciences, 5(1), 11–23. https://izlik.org/JA63AR43EZ
Verswijvel, K., Walrave, M., Hardies, K., & Heirman, W. (2019). Sharenting, is it a good or a bad thing? Understanding how adolescents think and feel about sharenting on social network sites. Children and Youth Services Review, 104, 104401. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2019.104401
Zuhurul, M. A. Z. F. (2021). Konflik Sosial Kegamaan di Pati: dari Motif Teogenetis ke Sosiogenetis atas al Quran dan Hadis. Fikrah, 9(1), 133. https://doi.org/10.21043/fikrah.v9i1.7883
DOI: https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v13i1.31324
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Yayu Mega Purnamasari, Lulu Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Diterbitkan oleh:

Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Trunodjoyo Madura.
Jl. Raya Telang PO BOX 2 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur 69162
Telp. (031)3014239/ Fax. (031)3011506








