DAMPAK PENYULUHAN TENTANG ANAK DAN PERAN ORANG TUA, MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT DI KELOMPOK KERJA GURU GUGUS SEKOLAH DASAR

Ade Irma Noviyanti

Abstract


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan sekumpulan perilaku yang,dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil,daripembelajaran,yangdipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil dari pembelajaran yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Pengertian perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat  serta berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat Sekolah sehat adalah sekolah yang menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat sekolah dan untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak sekolah melalui berbagai upaya kesehatan sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Sedangkan broling, mengungkapkan kecakapan hidup adalah interaksi berbagai pengetahuan dan kecakapan yang sangat penting dimiliki seseorang sehingga mereka dapat hidup mandiri. Kecakapan hidup dipilih menjadi empat jenis yaitu; Kecakapan personal yang mencakup kecakapan mengenal diri sendiri, kecakapan berpikir rasional, dan percaya diri, Kecakapan sosial seperti kecakapan melakukan kerjasama, bertenggang rasa, dan tanggung jawab social, Kecakapan akademik seperti kecakapan dalam melakukan penelitian, percobaan dengan pendekatan ilmiah, Kecakapan vocasional adalah kecakapan yang berkaitan dengan suatu bidang kejuruan/keterampilan tertentu seperti di bidang perbengkelan, jahit menjahit, peternakan, pertanian, produksi barang tertentu

Keywords


Perilaku Hidup Bersih, kesadaran diri sendiri, kesehatan masyarakatnya.

References


Haryanto. 2010. Pendidikan Keterampilan Kerja Bagi Warga Berkebutuhan Khusus Melalui Pelayanan Keliling di Pedesaan. Jurnal Pendidikan & Kebudayaan. 16 (1): 104-115

Hermawati, Istiana. 2011. Metode dan Teknik Dalam Praktik Pekerjaan Sosial. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa

Mynatt , dkk. 2011. Preparing Students With Disabilities for Their Future Careers. AmericanCounseling Association Conference, March 25-27, 2011, New Orleans, LA. (online), dalam (http://counselingoutfitters.com/vistas/vistas11 /Article_08.pdf) diakses pada tanggal 3 Januari 2013

Spichtinger, dkk . 2013. Prevocational Training Situation of Young People with Special Educational Needs (SEN) In Germany. Social Welfare Interdisciplinary Approach 3 (1).

Suharto, Edi. 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: PT Refika Aditama

Sumarto. 2006. Pendidikan Berkelanjutan Dalam Bidang Vokasi. Seminar Internasional: Peran LPTK Dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi di Indonesia(online)

Syamsi, Ibnu. 2010. Membuka Peluang Berwirausaha Untuk Pemberdayaan Anak Berkebutuhan. Jurnal Pendidikan & Kebudayaan. 16 (1): 90-103




DOI: https://doi.org/10.21107/widyagogik.v5i1.5308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

ISSN 2541-5468 (Online)  and ISSN 2303-307X (Print)

Terindeks oleh: