Konflik Gender di Pasar Tenaga Kerja Wanita Tani (Studi Fenomenologi Wanita Tani Dalam Membuat Keputusan Kerja)

Anita Kristina, Immamudin Immamudin

Abstract


The purpose of this study is to describe the gender conflict of women farmers in making work decisions. The qualitative approach to phenomenology as the analytical method used in this study. The analysis of this research focuses on women's employment theory and gender. Data was collected through in-depth interviews with female farmers and landowners as well as female family farmers. The results showed that there were gender conflicts when women farmers decided to work, choose jobs, determine the hours of work and determine wages. Gender conflicts occur due to religious values, norms, habits, and reasons that are still inherent and believed by landowners.


Keywords


gender, women, farmers

Full Text:

PDF

References


Bhastoni, Khamilya, dkk . 2016. Peran wanita Tani diatas Usia Produktif dalam Usaha Tani Sayuran Organik Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Desa Sumberrejo Kecamatan Batu. Jurnal.ub.ac.id. 26 (2) : 119-129.

Borjas, George. 2000. Labor Economics. United States: Mc. Grow. Hill. Higher Education.

Chusna, A. 2013. Pengaruh Laju Pertumbuhan Sektor industri, Investasi, dan Upah Terhadap Penyerapan Teanga Kerja Sektor Industri di Propinsi Jawa Tengah Tahun 1980-2011. Journal Unnes. 2 (3): 14-23.

Dewi. 2012. Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 5 (2) : 119-124.

Divianto. 2014. Pengaruh Upah, Modal, Produktivitas dan Teknologi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Usaha Kecil Menengah. Jurnal Ekonomi dan Informasi Akuntansi, 4(1): 11-21.

Illich, I. 2002. Gender. London: Marison Boyars.

Novita. 2016. Analisis Keputusan Bekerja wanita sebagai Tenaga Kerja Wanita ke Luar Negeri dan Kontribusinya Terhadap Ekonomi Keluarga. Jurnal UB Malang Pedagogia, 7. http://doi.org/10.1017/Cbo9781107415324.004.

Nurianti, Latifah. 2017. Pembagian Peran Buruh Tani Perempuan (Studi pada Pertanian Nanas di Desa Ngancar Kediri). http;//journal.unair.ac.id. 7(2).

Poerwono. 2013. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan. eJournal-s1.undip.ac.id/index.php/jme. 2: 1-13.

Sukamto. 2014. Kontribusi Pekerja Perempuan terhadap Pembentukan Pendapatan Keluarga (Studi Kasus: Pekerja Perempuan Industri Kerajinan Gerabah di Pedukuhan Kajen, Desa Bangun Jiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY. Jurnal Economics, (2): 1-14.

Suranny, Lilyk Eka. 2014. Alat Pertanian Tradisional sebagai Warisan Kekayaan Budaya Bangsa. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua, 6(1).

Wahyuni, Dwi. 2016. Analisis Sistem Pengupahan "Bawon” pada Pertanian Padi (Studi Kasus Petani di Desa Gambar Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Jurnal Bisnis, Manajemen & Perbankan, 2 (2): 121-140.

Widyawati, Retno Febriyastuti, dkk. (2013). Pengaruh Umur, Jumlah Tanggungan Keluarga, Luas Lahan, Pendidikan, Jarak Tempat Tinggal Pekerja Ke Tempat Kerja, dan Keuntungan Terhadap Curahan Waktu Kerja Wanita Tani Sektor Pertanian Di Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kab. Semarang. E-Jurnal Undip. http://eprints.undip.ac.id, 2(3), 1-14.

Wulandari, Riska Dwi. (2016). Alokasi Waktu Kerja Rumah Tangga Buruh Tani Perkebunan Tebu Dan Variabel Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi (Studi pada Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Jurnal ilmiah mahasiswa FEB UB. http://jimfeb.ub.ac.id, 4(1).

RPJM-Des. 2016. Rencana Pembangunan Desa Ragang Kecamatan Waru Kabupaten PamekasanTahun 2016-2021: Desa Ragang.




DOI: https://doi.org/10.21107/sml.v2i1.5525

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SIMULACRA (Copyright @2018, Creative Commons BY-NC-SA) is published by Pusat Studi Sosiologi dan Pengembangan Masyarakat, Department of Sociology, Faculty of Social and Cultural Sciences, Universitas Trunojoyo Madura.