Social Education of Early Marriage (Pre-Marriage Pregnancy in Gowa District, South Sulawesi)

Sam’un Mukramin, Halawatiah Halawatiah

Abstract


Early marriage was underage marriage, one of the reasons for the occurrence of pre-marriage pregnancy in Indonesia. This research used descriptive qualitative method, with informants of early marriage, family of perpetrators, public figure and government agencies. Data collecting were using observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the factors causing the occurrence of early marriage due to: (i) the influence of promiscuity (dating); (ii). the influence of the development of information technology (internet and mass media); (iii). poor parental and community supervision; (iv). the availability of the affordable lodging facilities; (v) lack of adolescent religious understanding. Pre-marriage pregnancy is done through: (i). official marriage; (ii). the unacknowledged marriage of law or siri’; (iii). the process of eloping; and (iv). the contractual agreement between the parents.

Full Text:

PDF

References


Ahmad. 2009. Pernikahan Dini Masalah Kita Bersama. http://pa. bantul.net.id Diakses 29 Februari 2018.

Al-Husaini, Aiman. 2008. Tahun Pertama Pernikahan. Bandung: Universitas Pendidikan Bandung.

Al-Gifari. 2009. Hamil di Luar Nikah, Trend atau Aib. Bandung: Mujahid.

Aswar, Saifuddin. 1999. Metode Penelitian. Cetakan Kedua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bangka, Herawaty. 2010. SILARIANG (Kasus Pada Beberapa Keluarga Di Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto). Tesis. Makassar: Universitas Negeri Makassar

Bungin, Burhan. 2011. Penelitian Kualitatif Edisi Kedua. Jakarta: PT. Prenada Media Group.

Dianne E. Papalia, dan Wendkos, Sally. 1995. Human Development: Psikologi Perkembangan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Hendi, Suhendi, dan Wahyu. R. 2001. Pengantar Studi Sosiologi Keluarga. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Jalaluddin. 2007. Pergaulan Bebas. Jakarta: Al-Huda..

Marzuki, Laica. 1995. SIRI’ : Bagian Kesadaran Hukum Rakyat Bugis-Makassar. Makassar: Hasanuddin University Press.

Moleong, J. Lexy. 1991. Metode Penelitian Kualitatif. Cetakan Ketiga. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Mukramin, Sam’un dan Suardi. 2017. Interelasi Tradisi-Modernisasi pada Masyarakat Towuti. Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi Vol. V, Mei No. 1 2017, 66-76.

Poerwadarminta. 2002. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ra’ad, Kamil Mustadja, Al Hiyali. 2001. Membina Rumah Tangga Yang Harmonis. Jakarta: Pustaka Azzan. Jakarta.

Ritzer, George. 2010. Sosiologi: Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Wirawan, Sarlito. 2002. Psikologi Remaja. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Shapiro. 2000. Mencegah Perkawinan yang Tidak Bahagia. Jakarta: Kanisius.

Syani, Abdul. 2007. Sosiologi, Sistematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.

Soekanto, Soerjono. 2000. Pengantar Sosiologi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang RI No. 1 Tahun 1974. Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Yudistira.

Undang-Undang Perlindungan Anak & Undang-Undang RI No. 11 Tahun. 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Jakarta: Permata Press.




DOI: https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4993

DOI (PDF): https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4993.g3388

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




SIMULACRA: JURNAL SOSIOLOGI is published by Pusat Studi Sosiologi dan Pengembangan Masyarakat, Department of Sociology, Trunojoyo University Madura.