Perempuan Nyurlembang Dalam Tradisi Merarik

Titi Fitrianita, Siti Kholifah, Rabiatul Adawiyah

Abstract


Merarik is a tradition which has been maintained by Sasak since a long time. In the beginning, this tradition was an effort to save women from immorality of Anak Agung Made Karangasem, the king of Lombok. But the aim of this tradition started to change. This paper tries to analyze the change of merarik in Nyurlembang Village, Narmada, West Lombok. Using qualitative descriptive and feminist approach, this paper found that merarik causes cultural violence for women. In the middle of the merarik problem, proposal becomes a better alternative for women, but proposal not fully received because it is not their own culture.

Full Text:

PDF

References


Adnan, S. 2004. Pergeseran Nilai-nilai Adat Marari Pada Masyarakat Suku Sasak Lombok (Studi Pada Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat). Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Amin, A. 1997. Adat Istiadat Daerah Nusa Tenggara Barat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Aniq, A. F. 2012. Konflik Peran Gender Pada Tradisi Merarik di Pulau Lombok. Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS XI). Jakarta: Kementrian Agama. hal. 2321-2339.

Daliem, M. M. 1982. Lombok Selatan Dalam Pelukan Adat Istiadat Sasak. Mataram: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Hamdi, S. 2017. Potret Perempuan Sasak Migrasi Perempuan Sasak Pernikahan Dini dan Legitimasi Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan Dalam Budaya Sasak, dalam http://www.alidachlancenter.com/ (diakses 12 April 2017).

Haq, H. S., & Hamdi. 2016. Perkawinan Adat Merariq dan Tradisi Selabar di Masyarakat Suku Sasak. Perspektif Vol. XXI No 3 September, 157-167.

Murdan. 2015. Perkawinan Masyarakat Adat (Studi Proses Perkawinan Masyarakat Muslim Suku Sasak Dalam Perspektif Antropologi Hukum). Tesis. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Parlindungan, T. 2004. Budaya Kawin Lari dan Akibat Hukumnya Pada Masyarakat Suku Lampung Pepadun di Kecamatan Negeri Sakti Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Platt, M. 2012. Sudah Terlanjur: "Perempuan dan Transisi ke Perkawinan di Lombok. Jurnal Studi Pemuda, Volume 1 No 2: 165-178.

Rabiatul, A. 2016. Makna Tradisi Merarik (Studi Tentang Bertahannya Tradisi Merarik di Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada Kabuaten Lombok Barat). Skripsi. Malang: Universitas Brawijaya.

Saladin, B. 2013. Tradisi Merari' Suku Sasak di Lombok Dalam Perspektif Hukum Islam. Al Ihkam, Volume 8 No 1: 21-39.




DOI: https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4989

DOI (PDF): https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4989.g3384

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




SIMULACRA: JURNAL SOSIOLOGI is published by Pusat Studi Sosiologi dan Pengembangan Masyarakat, Department of Sociology, Trunojoyo University Madura.