STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN KAWASAN TERNAK DI KABUPATEN PAMEKASAN

Taufik Rahman

Abstract

Kabupaten Pamekasan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ternak di Madura. Berdasarkan data BPS, pada tahun 2015 jenis ternak yang banyak ditemukan antara lain didominasi oleh sapi potong, kambing, domba dan ternak unggas. Namun persebaran kawasan peternakan di Kabupaten Pamekasan tidak begitu merata. Hal ini diduga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor geografis wilayah, faktor sosial dan faktor ekonomi. Studi pengembangan kawasan berbasis peternakan di Kabupaten Pamekasan ini bertujuan untuk : (1) Memetakan sebaran kawasan peternakan di Kabupaten Pamekasan berdasarkan jenis ternak dan letak geografisnya; (2) Mengumpulkan dan menganalisa data perkembangan usaha peternakan di Kabupaten Pamekasan; (3) Mengidentifikasi permasalahan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha peternakan; (4) Menganalisa kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan berbasis peternakan. Berdasarkan perhitungan nilai IDD, dari 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan, hanya 1 kecamatan yaitu Tlanakan yang memiliki status rawan (nilai IDD kurang dari 2) untuk daya dukung peternakan. Sementara itu, wilayah kecamatan lainnya memiliki status aman (nilai IDD lebih dari 2). Hal ini menunjukkan bahwa ternyata sebagian besar wilayah Kabupaten Pamekasan sesuai untuk dikembangkan sebagai kawasan peternakan bila ditinjau dari ketersediaan hijauan pakan. Berdasarkan nilai IDD, maka direkomendasikan bahwa wilayah yang sesuai untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis peternakan adalah Kecamatan Batumarmar, Galis dan Pademawu.

Keywords

Peternakan, Sapi, Pamekasan, Daya Dukung

Full Text:

PDF

References

Ashari E, Juarini E, Sumanto, Wibowo B & Suratman. 1995. Pedoman Analisis Potensi Wilayah Penyebaran. Balai Penelitian Ternak.

Faisal Y. 2006. Langkah Operasional Swasembada Daging 2010. Informasi Agribisnis Sinar Tani. Edisi 13-19 September 2006 No. 3167 Tahun XXXVII. Jakarta : Departemen Pertanian.

Herlinda S. 2007. Arahan Penataan Kawasan Penyebaran dan Pengembangan Ternak Sapi Potong di Kabupaten Limapuluh Kota. [Tesis]. Bogor (ID): Program Studi Ilmu Perencanaan Wilayah. Sekolah Pascasarjana IPB.

Kuswandi. 1995. Manfaat Nutrisi Lapangan dengan Tambahan Konsentrat pada Domba. ISPI Cabang Bogor.

Sitorus, S.S., Setiadi, B & Martawidjaja, M. 1997. Pengaruh Penambahan Tetes dalam Ransum Terhadap Produktivitas Kambing Kacang. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Sumanto, Juarini E. 2004. Potensi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Ternak Ruminansia di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Prosiding. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor 4-5 Agustus 2004. Bogor :Puslitbangnak, Balitbangtan. Hlm 123-129.

DOI

https://doi.org/10.21107/rekayasa.v11i1.4126

Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Taufik Rahman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.