Evaluasi Ketahanan Luntur dan Ketuaan Warna pada Kain Ecoprint Teknik Pounding dengan Variasi Konsentrasi Jeruk Nipis sebagai Fiksator Alami

Ahmad Satria Budiman, Amelia Tri Budi Astuti

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan tekstil yang memanfaatkan pigmen alami dari daun, namun masih menggunakan fiksator berbasis logam, seperti tawas dan tunjung, yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif fiksator alami yang lebih ramah lingkungan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan evaluasi komprehensif terhadap penggunaan jeruk nipis sebagai fiksator alami pada kain ecoprint teknik pounding melalui pengujian ketahanan luntur warna, ketuaan warna, dan analisis statistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan jeruk nipis sebagai fiksator alami pada kain ecoprint teknik pounding. Sampel dibuat menggunakan daun jati dan daun kates Jepang dengan variasi konsentrasi jeruk nipis 30, 50, 70, dan 90 cc/L. Pengujian meliputi ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun dan sinar matahari, ketuaan warna menggunakan spektrofotometer, serta analisis statistik menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi jeruk nipis tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap ketahanan luntur warna, baik terhadap pencucian sabun maupun sinar matahari. Sebaliknya, variasi konsentrasi jeruk nipis memberikan pengaruh signifikan terhadap ketuaan warna dengan kecenderungan nilai optimum pada konsentrasi 70 cc/L. Daun jati menghasilkan ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari yang lebih baik dengan nilai 4–5 (Baik), sedangkan daun kates Jepang menghasilkan ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun yang lebih baik dengan nilai pada rentang 3–4 (Cukup Baik) hingga 4–5 (Baik). Dengan demikian, jeruk nipis berpotensi digunakan sebagai fiksator alami yang lebih ramah lingkungan, meskipun efektivitasnya terhadap ketahanan luntur warna masih perlu dioptimalkan.

Keywords

Ecoprint; Fiksasi Jeruk Nipis; Ketuaan Warna; Ketahanan Luntur Warna; Teknik Pukul

Full Text:

PDF

References

Ahmad, A. F., & Hidayati, N. (2018). Pengaruh Jenis Mordan dan Proses Mordanting terhadap Kekuatan dan Efektifitas Warna pada Pewarnaan Kain Katun Menggunakan Zat Warna Daun Jambu Biji Australia. Indonesian Journal of Halal, (2), 1–5. https://doi.org/10.14710/halal.v1i2.4422

Andansari, D., & Nadir, M. (2017). Eksplorasi Pewarnaan Beberapa Jenis Kain Menggunakan Pewarna Alami Jolawe dan Secang dengan Fiksasi Tawas, Baking Soda, dan Jeruk Nipis. Jurnal Kreatif, 4(2), 32–40. https://doi.org/10.46964/jkdpia.v4i2.70

Ardani, B. N. (2022). Pengaruh Fiksator Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap Ketahanan Luntur Warna pada Bahan Katun dan Sutera Menggunakan Pewarna Bunga Telang (Clitoria Ternatea L). Jurnal Fesyen: Pendidikan dan Teknologi, 11(3), 1–11. http://dx.doi.org/10.21831/teknik%20busana.v11i3.19566

Arisandy, E. A., Fahriani, V. P., Wahyuningtyas, A., & Hakiim, A. (2024). Pengaruh Waktu Perendaman Sabut Kelapa dalam Ekstrak Kulit Batang Bakau terhadap Intensitas Warna dan Tahan Luntur dengan Fiksator Jeruk Nipis. Jurnal Serambi Engineering, IX(1), 8373–8378.

Astuti, A. T. B. (2026). Aplikasi Jeruk Nipis sebagai Fiksator Alami pada Ecoprint Teknik Pounding Kain Katun terhadap Ketahanan Luntur Warna Gosokan dan Panas Penyeterikaan. [Laporan Akhir Tugas Penelitian]. Program Studi Rekayasa Tekstil, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia.

Budiman, A. S., Herlina, S., Astuti, A. T. B., & Primananda, A. (2025). Analisis Tahan Luntur dan Ketuaan Warna pada Kain Ecoprint Hasil Teknik Pounding dengan Fiksasi Tawas. Jurnal Serambi Engineering, X(1), 12236–12246.

Enrico. (2019). Dampak Limbah Cair Industri Tekstil terhadap Lingkungan dan Aplikasi Tehnik Eco Printing sebagai Usaha Mengurangi Limbah. Moda: The Fashion Journal, 1(1), 5–13. https://doi.org/10.37715/moda.v1i1.706

Faridatun. (2022). Ecoprint ; Cetak Motif Alam Ramah Lingkungan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 5(1), 230–234. https://doi.org/10.24176/jpp.v5i1.9002

Fransiska, Sudarto, & Adpriyadi. (2023). Implementasi Ecoprint Menggunakan Teknik Pounding pada Fase Fondasi (5-6 Tahun) di TK Santa Maria Sintang. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 9(2), 594–611. https://doi.org/10.31932/jpdp.v9i2.2864

Herlina, S., & Widoyoko, E. P. (2020). Fiksasi Bahan Alami Buah Jeruk Nipis dalam Proses Pewarnaan Batik dengan Zat Warna Indigosol. Jurnal Sendikraf, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.70571/psik.v1i1.74

Indrayani, L., Triwiswara, M., Andriyati, W., & Nuraini, E. (2020). Peningkatan Kualitas Batik Eco-Fashion dengan Pewarna Alami Jalawe (Terminalia bellirica) Menggunakan Iradiasi Berkas Elektron. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi, 16(2), 91–100. https://doi.org/10.17146/jair.2020.16.2.5964

Kartikasari, E. (2015). Pengaruh Fiksator pada Ekstrak Akar Mengkudu terhadap Pewarnaan Jumputan. Jurnal Keluarga, 1(2), 99–105. https://doi.org/10.30738/jst.v2i1.429

Kartikasari, E., & Susiati, Y. T. (2016). Pengaruh Fiksator pada Ekstrak Daun Mangga dalam Pewarnaan Tekstil Batik Ditinjau dari Ketahanan Luntur Warna terhadap Keringat. Jurnal Sciencetech, 2(1), 136–143. https://doi.org/10.30738/jst.v2i1.429

Khaira, D. Z., Rahmayanti, M., Prabawati, S. Y., Qurrotul, I., Program, A., Kimia, S., Sains, F., Teknologi, D., Sunan, U., & Yogyakarta, K. (2024). Preparasi Kulit Alpukat (Persea americana Mill) sebagai Zat Warna Alami Industri Batik dengan Fiksator Jeruk Nipis. Indonesian Journal of Materials Chemistry (IJMC), 4(1), 30–37.

Krisyanti, & Kartikasari, E. (2021). Pengaruh Fiksator pada Zat Pewarna Alam Ekstrak Daun Kopi terhadap Ketahanan Luntur Warna Jumputan. Jurnal Keluarga, 7(2), 152–160. http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/keluarga/index

Lestari, D. W., Atika, V., Satria, Y., Fitriani, A., & Susanto, T. (2020). Aplikasi Mordan Tanin pada Pewarnaan Kain Batik Katun Menggunakan Warna Alam Tingi (Ceriops tagal). Jurnal Rekayasa Proses, 14(2), 128–136. https://doi.org/10.22146/jrekpros.57891

Nofiyanti, N., Roviani, I. E., & Agustin, R. D. (2018). Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit sebagai Pewarna Alami Kain Batik dengan Fiksasi. The Indonesian Journal of Health Science, 45–54. https://doi.org/10.32528/ijhs.v0i0.1522

Nurjanah, S., & Candra, I. A. I. (2024). Ecoprint Pounding: Inovasi Ramah Lingkungan dalam Pelatihan Batik di IAIN Ambon. Jurnal Abdidas, 5(4), 331–337. https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i4.957

Rahmatillah, I., & Mahfudzoh, A. R. (2023). Optimasi Proses Pewarnaan Alami Tekstil dengan Sifat Antibakteri Menggunakan Ekstrak Kayu Secang dan Ekstrak Daun Jenitri: Pengaruh Beberapa Jenis Pelarut dan Pemanfaatan Jeruk Nipis sebagai Larutan Mordan dan Fiksator. [Laporan Akhir Tugas Penelitian]. Program Studi Rekayasa Tekstil, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia.

Ramadhan, F. H., Dewi, E. N., & Anggo, A. D. (2020). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Ekstrak Pewarna Alami Rumput Laut (Sargassum sp.) terhadap Mutu Warna Kain Katun Batik. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 2(2), 42–49. https://doi.org/10.14710/jitpi.2020.9639

Sasana, A. M. C., & Susiati, Y. T. (2015). Pengaruh Fiksator Jeruk Nipis terhadap Pewarnaan Ekstrak Daun Jambu Biji Dilihat dari Ketuaan Warna dan Ketahanan Luntur Pencelupan Kain Batik Tulis. Jurnal Keluarga, 1(1), 76–81. https://doi.org/10.30738/keluarga.v1i2.605

Tiara, Masriani, & Hairida. (2024). Pemanfaatan Cuka Buah Rambai (Baccaurea motleyana) sebagai Fiksator Alami pada Pewarnaan Kain Katun dengan Ekstrak Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr). Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia, 12(5), 1078–1089. https://doi.org/10.33394/hjkk.v12i5.12967

DOI

https://doi.org/10.21107/rekayasa.v19i1.33905

Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ahmad Satria Budiman, Amelia Tri Budi Astuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.