Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Air, Sedimen, dan Kerang Tahu (Meretrix sp.) di Perairan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan
Abstract
ABSTRAK
Peningkatan penggunaan plastik di Indonesia berkontribusi terhadap meningkatnya pencemaran mikroplastik di perairan laut. Plastik yang sulit terurai akan terfragmentasi menjadi partikel kecil berukuran < 5 mm yang bersifat persisten dan berpotensi berdampak terhadap ekosistem perairan serta kesehatan manusia. Perairan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura berpotensi tercemar mikroplastik akibat aktivitas domestik, perikanan, dan kegiatan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kelimpahan serta jenis mikroplastik pada air, sedimen, dan kerang tahu (Meretrix sp.) di Perairan Pangeranan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Analisis mikroplastik mengacu pada prosedur National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan identifikasi dilakukan menggunakan mikroskop stereo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh matriks sampel dengan kelimpahan yang bervariasi antar stasiun dan waktu pengambilan sampel. Kelimpahan mikroplastik berkisar antara 2,56–5,76 partikel/L pada air, 0,98–3,54 partikel/g pada sedimen, dan 0,18–0,72 partikel/individu pada kerang tahu. Jenis mikroplastik yang dominan pada air dan sedimen adalah dalam bentuk fragment yang diikuti bentuk fiber, serta film ditemukan dalam jumlah paling rendah. Sedangkan pada kerang tahu, mikroplastik yang ditemukan dominan dalam bentuk fiber. Keberadaan mikroplastik pada seluruh sampel menunjukkan adanya potensi cemaran mikroplastik di Perairan Pangeranan sehingga diperlukan pemantauan dalam pengelolaan lingkungan pesisir.
Kata Kunci: mikroplastik, air, sedimen, kerang tahu (Meretrix sp.), perairan pesisir
ABSTRACT
The increasing use of plastic in Indonesia contributes to the rising contamination of microplastics in marine waters. Plastics that are difficult to degrade fragment into particles smaller than 5 mm, which are persistent and potentially harmful to aquatic ecosystems and human health. Pangeranan Waters, Bangkalan Regency, Madura Island, are potentially contaminated by microplastics due to domestic activities, fisheries, and coastal activities. This study aims to determine and compare the abundance and types of microplastics in water, sediment, and hard clam (Meretrix sp.) in Pangeranan Waters. Sampling was conducted using purposive sampling method. Microplastic analysis followed the procedures of the National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), and identification was carried out using a stereo microscope. The results showed that microplastics were found in all sample matrices with varying abundance across stations and sampling periods. The abundance ranged from 2.56–5.76 particles/L in water, 0.98–3.54 particles/g in sediment, and 0.18–0.72 particles/individual in hard clams. Fragments were the dominant microplastic type in water and sediment, followed by fibers, while films were found in the lowest quantities. In contrast, fibers were the dominant microplastic type found in Meretrix sp. The presence of microplastics across all samples indicates potential microplastic contamination in Pangeranan waters, highlighting the need for monitoring as part of coastal environmental management.
Keywords: microplastics, water, sediment, hard clam (Meretrix sp.), coastal waters
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Amanda, R. F. (2025). Dinamika Arus Laut Dan Dampaknya Terhadap Sistem Ekosistem Perairan Surabaya. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(3), 5243–5251.
Andriansyah, D. M., Triajie, H., & Hafiludin, H. (2023). Analisis Keberadaan Mikroplastik Pada Keong Bakau (Telescopium telescopium), Air Dan Sedimen Di Perairan Kabupaten Bangkalan. Jurnal Perikanan Unram, 13(1), 106–114. https://doi.org/10.29303/jp.v13i1.440
Anggraeni, V., Abida, I. W., Mariyana, R., & Yolanda, B. (2021). Kelimpahan mikroplastik pada perairan bancaran, sukolilo, socah kabupaten bangkalan. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian, Perikanan dan Kelautan 2021, December 2021, 99–104.
Asdar, M. R. P., Daud, A., & Basir. (2024). Identifikasi Mikroplastik Pada Anadara antiquata Di Pesisir Desa Garassikang kabupaten Jeneponto. EcoVision: Journal of Environmental Solutions, 1(1), 20–27. https://doi.org/10.61511/evojes.v1i1.2024.599
Ayuningtyas, W. C., Yona, D., S, S. H. J., & Iranawati, F. (2019). Kelimpahan Mikroplastik Pada Perairan Di Banyuurip, Gresik, Jawa Timur. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(1), 41–45. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.5
Basalama, T. R. M., Kunusa, W. R., & Nita, S. (2024). Analisis Keberadaan Mikroplastik Pada Air dan Sedimen di Danau Limboto. Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan, 6(2), 19–33. https://doi.org/10.37905/jambchem.v7i1.28765
Damanik, D. A., Widada, S., & Widiaratih, R. (2024). Analisis Konsentrasi Dan Sebaran Mikroplastik Di Muara Sungai Bedahan, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Indonesian Journal of Oceanography, 6(4), 344–356. https://doi.org/10.14710/ijoce.v6i4.24673
Deakin, K., Porter, A., Baquero, A. O., & Lewis, C. (2025). Plastic pollution in mangrove ecosystems : A global meta-analysis. Marine Pollution Bulletin, 218(118165). https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2025.118165
Ding, J., Sun, C., He, C., Li, J., Ju, P., & Li, F. (2021). Science of the Total Environment Microplastics in four bivalve species and basis for using bivalves as bioindicators of microplastic pollution. Science of the Total Environment, 782, 146830. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.146830
Hanif, K. H., Suprijanto, J., & Pratikto, I. (2021). Identifikasi Mikroplastik di Muara Sungai Kendal, Kabupaten Kendal. Journal of Marine Research, 10(1), 1–6. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i2.26832
Hendar, H., Rezasyah, T., & Sari, D. S. (2022). Diplomasi Lingkungan Indonesia Melalui ASEAN dalam Menanggulangi Marine Plastic Debris. Padjadjaran Journal of International Relations, 4(2), 201. https://doi.org/10.24198/padjir.v4i2.40721
Ibrahim, N., Muhammad, A., Amin, N., Rahman, A., Danial, M., & Zainovia, S. (2025). Microplastic Pollution : Sources , Degradation Mechanisms , Analytical Advances , and Mitigation Strategies for Environmental Sustainability. In Reviews of Environmental Contamination and Toxicology (Vol. 263, Nomor 1). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/s44169-025-00098-0
Junaidi, M., Mawardi, A. L., & Sarjani, T. M. (2024). Analisis mikroplastik yang terakumulasi pada bivalvia di ekosistem mangrove kuala langsa. Jurnal Penelitian Biologi Dan Terapannya, 7(1), 8–22. https://doi.org/10.36526/biosense.v7i01.3425
Listiani, N., Insafitri, & Nugraha, W. (2021). Mikroplastik dalam Kerang Darah (Anadara granosa) pada Ukuran yang Berbeda di Perairan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 5(2), 169–180. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2021.Vol.5.No.2.156
Listianingrum, T. A., Pratiwi, F. D., & Kurniawan, A. (2023). Microplastic Analysis of Consumed Mussels (Donax sp.) and Tofu Clams (Meretrix sp.). Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT), 6(1), 31. https://doi.org/10.15578/jkpt.v6i1.12685
Luthfiyyah, V. A., Iranawati, F., & Rudianto. (2023). Analisis Mikroplastik pada Sedimen di Pesisir Selat Sempu, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Water and Marine Pollution Journal December, 1(2), 1–19. https://doi.org/10.21776/ub.polusea.2023.001.02.1
Malihah, L., & Nazairin, A. (2023). Analisis Penggunaan Produk Kemasan Sachet Plastik Ditinjau dari Perspektif Manajemen Pemasaran. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 10(2), 146–156. https://doi.org/10.21107/jsmb.v10i2.23328
Muahiddah, N., Scabra, A. R., Lumbessy, S. Y., Dwi, B., Setyono, H., Lestari, D. P., Diniarti, N., Asri, Y., Diamahesa, W. A., Alim, S., Dwiyanti, S., Affandi, R. I., Sumsanto, M., Batun, T., Rahmadani, C., & Diniariwisan, D. (2023). Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Gerakan Bersih Pantai Upaya Mengurangi Sampah Lingkungan Pondok Prasi, Kota Mataram. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1294–1298. https://doi.org/10.31949/jb.v4i2.4738
Nengsi, W. (2024). Sampah Plastik Di Perairan Pesisir Dan Laut : Implikasi Kepada Ekosistem Pesisir DKI Jakarta. Jurnal Sosial dan Humaniora, 1, No. 3,(http://almufi.com/index.php/ASH Saran). http://almufi.com/index.php/ASH%0ASaran. https://doi.org/10.63821/ash.v1i3.375
Nurdiana, M., & Trivantira, N. S. (2021). Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik Air Kali Pelayaran Anak Sungai Brantas Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Environmental Pollution Journal, 1(3), 245–254. https://doi.org/10.58954/epj.v1i3.71
Ortiz-montosa, S., & Vega-moreno, D. (2022). Yellowing , Weathering and Degradation of Marine Pellets and Their Influence on the Adsorption of Chemical Pollutants. polymers, 14(1305), 1–11. https://doi.org/10.3390/polym14071305
Risa, N. E. W., & Mapparimeng. (2023). Pengelolaan Sampah Pesisir Berbasis Masyarakat (Studi Kasus : Mayarakat Pesisir Di Desa Lamurukung. Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan, 3(1), 49–56. https://doi.org/10.55678/jikan.v3i1.898
Ritonga, M. D. K., Ismanto, A., & Rifai, A. (2025). Analisis Kelimpahan Dan Sebaran Mikroplastik Pada Perairan Dan Sedimen Di Laguna, Kabupaten Pekalongan. Indonesian Journal of Oceanography, 7(2), 172–180. https://doi.org/10.14710/ijoce.v7i2.26690
Rojas, J. I., Defontaine, S., Bermúdez, M., & Díez-Minguito, M. (2024). Transport of microplastic debris in estuaries. Reference Module in Earth Systems and Environmental Sciences. Treatise on Estuarine and Coastal Science (Second Edition), 2, 368–409. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-90798-9.00022-6
Sartori, A. F., & Mikkelsen, P. M. (2008). Siphonal Structure In The Veneridae ( Bivalvia : Heterodonta ) With An Assessment Of Its Phylogenetic Application And A Review Of Venerids Of The Gulf Of Thailand. The Faffles Buletin Of Zoology, 18, 103–125.
Ubay, J., Hartati, R., & Rejeki, S. (2021). Morfometri Dan Hubungan Panjang Berat Kerang Hijau (Perna veridis) dari Perairan Tambak Lorok, Semarang Dan Morosari, Demak, Jawa Tengah. Journal of Marine Aquatic Research, 10(4), 535–544. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i4.31737
Umayah, S. A., & Windusari, Y. (2024). Identifikasi Mikroplastik Pada Sedimen di Perairan Sungai Musi Wilayah Kabupaten Banyuasin. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(2), 276–285. https://doi.org/10.37012/jik.v16i2.2309
Ward, J. E., Rosa, M., & Shumway, S. E. (2019). Capture, ingestion, and egestion of microplastics by suspension-feeding bivalves: a 40-year history. 49(June), 39–49. https://doi.org/10.1139/anc-2018-0027
Wijayanti, D. A., Susanto, C. A. Z., Chandra, A., & Zainuri, M. (2021). Identifikasi Mikroplastik pada Sedimen dan Bivalvia Sungai Brantas. Environmental Pollution Journal, 1(2), 101–109. https://doi.org/10.58954/epj.v1i2.12
Yunanto, A., Fitriah, N., & Widagti, N. (2021). Karakteristik Mikroplastik Pada Ekosistem Pesisir Di Kawasan Mangrove Perancak, Bali. Journal of Fisheries and Marine Research, 5(2), 436–444. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.31
DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v19i2.34116
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Kelautan by Program Studi Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura











