Sebaran Suhu Permukaan Laut Di Perairan Selat Ombai Menggunakan Data Citra Satelit Aqua MODIS

Gilang Maulana, Raymundus Putra Situmorang, Muhammad Afrizal, Masrurah Ismail, Wanri Sitanggang, Safingi Alamsah, Herning Pramudya, Moh Ramadan Daud

Abstract


ABSTRAK

Suhu permukaan laut (SPL) adalah salah satu data oseanografi yang dapat berguna dalam memantau perubahan lingkungan yang terjadi di laut. Upaya dalam pemantauan suhu permukaan laut dapat memanfaatkan teknologi pengindraan jauh salah satunya dengan memanfaatkan citra satelit aqua-MODIS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sebaran suhu permukaan laut (SPL) di perairan selat ombai provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan memanfaatkan data bulanan suhu permukaan laut (SPL) pada tahun 2024 hasil citra satelit aqua-Modis. Hasil penelitian ini, sebaran suhu permukaan laut tertinggi di selat ombai terjadi pada bulan Juni dengan suhu 33,77°C dan sebaran suhu permukaan laut terendah terjadi pada bulan Juli dengan suhu 26,55 °C dan rata rata suhu bulanan pada tahun 2024 sebesar 29,52°C. Kesimpulan penelitian ini adalah Sebaran Suhu Permukaan Laut di Perairan Selat Ombai Sangat bervariasi karena dipengaruhi faktor iklim dan cuaca serta faktor faktor pendukung lainnya.

Kata kunci: Suhu Permukaaan Laut, Selat Ombai, Aqua-MODIS

ABSTRACT

Sea surface temperature (SST) is one of the oceanographic data that is useful for monitoring environmental changes that occur in the ocean. Efforts to monitor sea surface temperature can utilize remote sensing technology, one of which is by utilizing aqua-MODIS satellite images. The purpose of this study is to find out how the distribution of sea surface temperature (SST) in the waters of the Ombai Strait, East Nusa Tenggara province in 2024. The research method used is to utilize monthly sea surface temperature (SST) data in 2024 from aqua-Modis satellite imagery. As a result of this study, the highest sea surface temperature distribution in the Ombai Strait occurred in June with a temperature of 33.77°C and the lowest sea surface temperature distribution occurred in July with a temperature of 26.55 °C and an average monthly temperature in 2024 of 29.52°C. The conclusion of this study is that the distribution of sea surface temperature in the waters of the Ombai Strait varies greatly because it is influenced by climatic and weather factors and other supporting factors.

Keywords: Sea Surface temperature, Ombai Strait, Aqua-MODIS


References


Agung, A., Zainuri, M., Wirasatriya, A., Maslukah, L., Subardjo, P., Suryosaputro, A. A. D., & Handoyo, G. (2018). Analisis sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut sebagai fishing ground potensial. Buletin Oseanografi Marina, 7(2), 67–74. https://doi.org/10.14710/buloma.v7i2.21080

Harahab, N. (2023). Pemetaan zona potensi penangkapan ikan sebagai pendukung ketahanan pangan di perairan Selat Ombai, kawasan perbatasan Indonesia dan Timor-Leste. JFMR: Journal of Fisheries and Marine Research, 7(3), 396–403. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2023.007.03.8

Kunarso, Situmorang, R. P., Wulandari, S. Y., & Ismanto, A. (2018). Variability of Upwelling in Bone Bay and Flores Sea. International Journal of Civil Engineering and Technology (IJCIET), 9(9), 742–751. http://www.iaeme.com/MasterAdmin/Journal_uploads/IJCIET/VOLUME_9_ISSUE_9/IJCIET_09_09_074.pdf

Prayogo, L. M., Natul, A. S., & Geomatika, M. T. (2017). Pemetaan suhu permukaan laut (SPL) dan karakteristik pasang surut di perairan Pulau Bali, Indonesia. Jurnal Geomatika, 3(2), 1–12. https://doi.org/10.24895/jig.2017.3-2.606

Putra, I. N. J. T., Karang, I. W. G. A., & Putra, I. D. N. N. (2019). Analisis temporal suhu permukaan laut di perairan Indonesia selama 32 tahun (Era AVHRR). Journal of Marine and Aquatic Sciences, 5(2), 234–242. https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05.i02.p11

Rosalina, D., Suleman, Y., Shaliha, A., & Ruzuqi, R. (2023). Sebaran suhu permukaan laut Teluk Bone pada tahun 2021 menggunakan citra satelit Terra MODIS. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(2), 110–116. https://doi.org/10.21107/jk.v16i2.18999

Situmorang, R. P., Gustasya, Y., Anwar, S. (2022a). Prakiraan daerah penangkapan ikan pelagis di perairan laut Kabupaten Belu berdasarkan data citra satelit. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 17(1), 88–101. https://doi.org/10.31851/jipbp.v17i1.8366

Situmorang, R. P., Gustasya, Y., Afrisal, M., & Supriyadi. (2022b). Application of oceanographic data on illegal fishing surveillance for supporting maritime security (Case study: North Natuna Sea). Jurnal Pertahanan, 8(3), 381–400. https://doi.org/10.33172/jp.v8i3.1845

Situmorang, R. P., Gustasya, Y., Alamsah, S., Afrisal, M., Supriyadi, S., Sitanggang, W., Ismail, M., Pramudya, H., & Fernando, G. (2024). Distribution of chlorophyll-a concentrations in Ombai Strait waters using Aqua-MODIS satellite image data. Agricola, 14(1), 22–32. https://doi.org/10.35724/ag.v14i1.5924

Tangke, U., Karuwal, J. C., Zainuddin, M., & Mallawa, A. (2015). Sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a pengaruhnya terhadap hasil tangkapan yellowfin tuna (Thunnus albacares) di perairan Laut Halmahera bagian selatan. Jurnal Ipteks PSP, 2(3), 248–260. https://doi.org/10.20956/jipsp.v2i3.1182

Tanto, T. A. (2020). Deteksi suhu permukaan laut (SPL) menggunakan satelit. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 13(2), 126–142. https://doi.org/10.21107/jk.v13i2.7257




DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v18i3.31623

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




INDEXED BY: