Pemetaan Batimetri dan Morfologi Dasar Perairan Sendangbiru, Kabupaten Malang
Abstract
ABSTRAK
Perairan Sendang Biru, Kabupaten Malang, merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di pesisir selatan Jawa, terutama saat puncak musim penangkapan ikan pada bulan Agustus hingga Oktober. Aktivitas pelayaran dan perikanan intensif di wilayah ini memerlukan data batimetri yang akurat untuk mendukung keselamatan navigasi dan pengelolaan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kontur batimetri dan mengidentifikasi morfologi dasar laut di Perairan Sendang Biru menggunakan metode pemeruman dengan Single Beam Echosounder (SBES). Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober 2024 dengan interval jalur pemeruman sejauh 50 meter, menghasilkan data kedalaman yang dikoreksi terhadap pasang surut menggunakan Metode Admiralty. Pengolahan data pasang surut dilakukan berdasarkan konstanta harmonik untuk menentukan nilai elevasi penting, seperti HHWL, MHWL, MSL, MLWL, dan LLWL. Hasil analisis menunjukkan tipe pasang surut di Perairan Sendang Biru adalah tipe campuran dominan ganda dengan bilangan Formzahl sebesar 0,31744. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman perairan berkisar antara 1 meter hingga 36 meter. Morfologi dasar laut didominasi oleh lereng landai dengan beberapa area lereng curam yang tersebar di bagian selatan dan barat daya perairan. Selain itu, terdapat beberapa wilayah yang teridentifikasi sebagai potensi pengendapan sedimen di area dangkal. Berdasarkan hasil penelitian ini, memberikan informasi penting bagi penataan alur pelayaran dan area tambat do Pelabuhan Pondokdadap, terutama karena kontur kedalaman yang bervariasi dan keberadaan zona potensi sedimentasi di area dekat pantai
Kata kunci: Pemetaan Batimetri; Perairan Sendangbiru; Single Beam Echosounder (SBES); Survey Hidrografi.
ABSTRACT
The waters of Sendang Biru, Malang Regency, are among the busiest shipping routes along the southern coast of Java, especially during the peak fishing season from August to October. The intensive shipping and fishing activities in this area require accurate bathymetric data to support navigation safety and water management. This study aims to map bathymetric contours and identify the seabed morphology in the waters of Sendang Biru using a hydrographic survey method with a Single Beam Echosounder (SBES). Data collection was conducted on October 2024, with survey line intervals of 50 meters, producing depth data corrected for tidal variations using the Admiralty Method.Tidal data processing was carried out based on harmonic constants to determine critical elevation values such as HHWL, MHWL, MSL, MLWL, and LLWL. The analysis results indicate that the tidal type in the waters of Sendangbiru is a mixed predominantly semidiurnal type, with a Formzahl number of 0.31744. The study results show that water depths range from 1 meter to 36 meters. The seabed morphology is dominated by gentle slopes with some steep slope areas scattered in the southern and southwestern parts of the waters. Additionally, several areas were identified as potential sediment deposition zones in shallow areas. This findings provide essential information for planning navigation routes and mooring areas at Pondokdadap Port, particularly considering the variable depth contours and presence of sedimen-accumulation zone near the coastline.
Keywords: Bathymetric Mapping; Single Beam Echosounder (SBES); Sendang Biru Waters; Hydrographic SurveyFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Andrimida, A., Kelautan, D., Perikanan, D., Timur, J., & Yani, J. A. (2021). Pola Sebaran Lumba-Lumba Hidung Botol (Tursiops Aduncus) Di Selat Sempu, IndonesiaBerdasarkan Hasil Pengamatan Oportunistik. Journal of Empowerment Community and Education, 1(4), 2774–8308.
Badan Standarditasi Nasional (BSN). (2010). SNI 7646 Tahun 2010:Survey Hidrografi Menggunakan Singlebeam Echosounder. www.bsn.go.id
Hediarto, M. A., Satriadi, A., & Saputro, S. (2017). Kondisi Batimetri dan Sedimen Dasar di Pelabuhan Syahbandar, Pulau Karimun, Kabupaten Jepara. Jurnal Oseanografi, 6(3), 467–474.
Kusumaningrum, A. E., Bengen, D. G., & Nurjaya, W. I. (2022). Suitability of Tourism Zone Based on Oceanographic Characteristics and Coastal Ecosystems in Sendang Biru Waters and Sempu Island, Malang Regency. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 23–33. http://tides.big.go.id.
Lahay, A., Djamaluddin, R., Manengkey, H. W. K., & Djabar, B. (2020). PEMETAAN BATIMETRI PANTAI MALALAYANG DUA, KOTA MANADO (BATHYMETRY MAPPING OF MALALAYANG DUA COAST, MANADO CITY). Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(3), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.35800/jplt.8.3.2020.30445
Lubis, A. M., Sari, N., Sinaga, J., Hasanudin, M., & Kusmanto, E. (2021). Studi Morfologi Dasar Laut dengan Survey Batimetri di Daerah Pantai Pasar Palik, Bengkulu Utara. Buletin Oseanografi Marina, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.14710/buloma.v10i1.32691
Maulana, H. R., & Luthfi, O. M. (2018). Studi Data Batimetri Untuk Keselamatan Pelayaran di Perairan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Journal Ilmiah Rinjani, 6(1), 39–44.
Mutaqin, B. W., & Ningsih, R. L. (2023). Tidal Characteristics in Southern Waters of Java - Indonesia. JURNAL GEOGRAFI, 15(2), 154–164. https://doi.org/10.24114/jg.v15i2.45017
Ondara, K., & Rahmawan, G. A. (2020). Pemantauan Sedimentasi Menggunakan Data Batimetri High Frecuency di Perairan Sayung, Demak-Jawa Tengah. GEOMATIKA, 26(1), 1–8. https://doi.org/10.24895/jig.2020.26-1.987
Resda, D. P., Lubis, M. Z., Timbang, D., Negeri, P., Teknik, B., & Yani, I. J. A. (2021). Pemetaan Kedalaman Laut Menggunakan Multibeam Echosounder, (MB1) di Perairan Punggur, Kepri. Jurnal Integrasi |, 84(1), 2548–9828.
Saputro, D. N., Hermanto, S., & Susanto, H. (2023). Pemetaan Bathymetri Dan Pemodelan Dasar Danau Menggunakan Single Beam Echosounder. SIKLUS : Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.31849/siklus.v91
Sarono, S., & Basith, A. (2022). Uji Kualitas Data Pengukuran Batimetri Singlebeam Echosounder Berdasarkan SNI-7647 Tahun 2010 (Studi Kasus Survei Batimetri Menggunakan Hi-Target HD 370 di Laguna Pantai Glagah, Kulon Progo). JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 5(1), 21. https://doi.org/10.22146/jgise.69749
Supriyadi, E., Siswanto, & Pranowo, W. S. (2019). Analisis Pasang Surut di Perairan Pameungpeuk, Belitung, dan Sarmi Berdasarkan Metode Admiralty. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika, 19(1), 29–38.
Tjahyanto, A., & Atletiko, F. J. (2022). Peningkatan Kinerja Pengklasifikasi Objek Bawah Laut dengan Deep Learning. MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 21(3), 753–760. https://doi.org/10.30812/matrik.v21i3.1466
Yazida, D. M., Supriyanto, & Priyanto, W. S. (2021). Analysis of submarine landslide potential that can trigger tsunami based on seismic reflection interpretation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 846(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/846/1/012013
DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v18i3.28860
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Kelautan by Program Studi Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura











