Analisis Kelimpahan Dan Keanekaragaman Moluska Di Perairan Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap
Abstract
ABSTRAK
Segara Anakan bagian barat merupakan habitat penting bagi berbagai jenis moluska yang berperan dalam ekosistem perairan. Namun, adanya tekanan lingkungan dan aktivitas manusia dapat memengaruhi kelimpahan dan keanekaragaman spesies tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman moluska, serta mengetahui pengaruh parameter fisika kimia air terhadap kelimpahan dan keanekaragaman moluska di Perairan Segara Anakan bagian barat. Metode yang digunakan adalah survei, sampel diambil dengan menggunakan Ekman grab. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman moluska. Untuk mengetahui pengaruh parameter fisika kimia terhadap kelimpahan dan keanekaragaman menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moluska yang ditemukan meliputi Corbula faba, Limatium sp., Melanoides tuberculata, Meretrix meretrix, Nassarius coronolus, Nassarius stolatus, Saccostrea cucullata, dan Tellina radiata. Kelimpahan moluska 1–5 ind/m2. Indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori rendah (H’ = 0) sampai sedang (H’ = 1,39). Parameter fisika kimia berpengaruh terhadap kelimpahan dan keanekaragaman moluska di Perairan Segara Anakan bagian barat.
Kata Kunci : Moluska; Kelimpahan; Keanekaragaman; Perairan Segara Anakan bagian barat.
ABSTRACT
Western Segara Anakan is an important habitat for various mollusc species that play a vital role in the aquatic ecosystem. However, environmental pressures and human activities may affect the abundance and diversity of these species. This study aimed to determine the abundance and diversity of molluscs, as well as to analyze the influence of physicochemical water parameters on their abundance and diversity in the western waters of Segara Anakan. The research employed a survey method, with samples collected using an Ekman grab. Data were analyzed descriptively to determine mollusc abundance and diversity, while multiple regression analysis was used to assess the influence of physicochemical parameters. The results showed that the identified mollusc species included Corbula faba, Limatium sp., Melanoides tuberculata, Meretrix meretrix, Nassarius coronolus, Nassarius stolatus, Saccostrea cucullata, and Tellina radiata. Mollusc abundance ranged from 1 to 5 ind/m². The diversity index was categorized as low (H' = 0) to moderate (H' = 1.39). Physicochemical parameters were found to influence the abundance and diversity of molluscs in the western waters of Segara Anakan.
Keywords : Macrozoobenthos; Abundance; Diversity; Western Waters of Segara Anakan
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Carpenter, K.E., & Niem, V.H. (Eds.). (1998). The living marine resources of the Western Central Pacific. Volume 1: Seaweeds, corals, bivalves and gastropods. FAO Species Identification Guide for Fishery Purposes. Rome: FAO. ISBN 92-5-104052-4. http://www.fao.org/3/w7191e/w7191e00.htm
Desmawati, I., Adany, A., & Java, C. A. (2019). Studi Awal Makrozoobentos di Kawasan Wisata Sungai Kalimas, Monumen Kapal Selam Surabaya. Jurnal Sains dan Seni ITS, 8(2), 2337-3520. DOI : 10.12962/j23373520.v8i2.49929
Ghufron, H. K.M. 2012. Ekosistem Mangrove Potensi, Fungsi, dan Pengelolaan. Jakarta, Rineka Cipta. ISBN, 9790980388, 9789790980389.
Ismail, I., Sulistiono, S., Hariyadi, S., & Madduppa, H. (2019). Hubungan Antara Degradasi Mangrove Segara Anakan dan Penurunan Hasil Tangkapan Kerang di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 24(3), 179-187. DOI: 10.18343/jipi.24.3.179
Isnaningsih, N.R., Patria, M.P. (2016). Peran Komunitas Moluska dalam Mendukung Fungsi Kawasan Mangrove di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Jurnal Biotropika, 6(2), 35-44. DOI: 10.21776/ub.biotropika.2018.006.02.01
Silaban, R., Silubun, D. T., & Jamlean, A. A. R. (2021). Aspek Ekologi Dan Pertumbuhan Kerang Bulu (Anadara antiquata) Di Perairan Letman, Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 14(2), 120-131. DOI: 10.21107/jk.v13i2.6263
Krebs C. J. 2014. Ecological Methodology. Third Edition. Online access. http://www.zoology.ubc.ca/~krebs/books.html
Kresnasari, D., Ayu, N., Gitarama, A.M. (2022). Interaksi kelimpahan moluska dengan kondisi mangrove di Segara Anakan, Cilacap. Aquatic Sciences Journal, 9(2), 88-94.
DOI: 10.29103/aa.v9i2.8125
Mujiono, N., & Isnaningsih, N. R. (2022). Komunitas Moluska pada Berbagai Kondisi Mangrove di Segara Anakan, Cilacap-Jawa Tengah. Jurnal Kelautan Tropis, 25(2), 213-222. DOI: 10.14710/jkt.v25i2.13717
Pamuji, A., Muskananfola, M.R., Churun, A. (2015). Pengaruh Sedimentasi terhadap Kelimpahan Makrozoobenthos di Muara Sungai Betahwalang Kabupaten Demak. Jurnal Saintek Perikanan, 10(2), 129-135. DOI: 10.14710/ijfst.10.2.129-135
Putra, W.P.E.S., Santoso, D., Syukur, A. (2021). Keanekaragaman dan Pola Sebaran Moluska (Gastropoda dan Bivalvia) yang Berasosiasi pada Ekosistem Mangrove di Pesisir Selatan Lombok Timur. Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan, 223-242. DOI: 10.29303/jstl.v0i0.274
Saputra, Y.O., Hudatwi, M., & Utami, E. (2024). Struktur Komunitas Makrozoobentos di Perairan Pantai Peltim Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 7(2), 104–112. DOI: 10.26418/lkuntan.v7i2.72500
Putri, R. R., Abida, I. W., Putri, F. N. D. F., & Innaya, A. (2024). Morphological characteristics of sea cucumbers (Holothuroidea) from Socah Waters, Bangkalan, Madura. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 4(4), 402-410. DOI: 10.21107/juvenil.v4i4.2286
Wahyuni, E. A., Insafitri, I., Ciptadi, G., & Ihsan, M. N. (2016). Distribusi Solen sp di Perairan Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 9(1), 17-22. DOI: 10.21107/jk.v9i1.1051
Zulkifli, H., & Setiawan, D. (2011). Struktur Komunitas Makrozoobentos di Perairan Sungai Musi Kawasan Pulokerto sebagai Instrumen Biomonitoring. Jurnal Natur Indonesia, 14(1), 95-99. DOI: 10.31258/jnat.14.1.95-99
DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v19i1.27035
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Kelautan by Program Studi Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura











