EKSISTENSIALISME DALAM NOVEL THE ZAHIR KARYA PAULO COELHO

Nur Fauzia

Abstract


Eksistensialisme merupakan suatu filsafat. Berbeda dengan aliran filsafat lain. Eksistensialisme tidak membahas esensi manusia secara abstrak, melainkan secara spesifik meneliti kenyataan konkrit manusia sebagaimana manusia itu sendiri berada dalam dunianya, serta hendak mengungkap eksistensi manusia sebagaimana yang dialami oleh manusia itu sendiri. Esensi atau substansi mengacu pada sesuatu yang umum, abstrak, statis, sehingga menafikan sesuatu yang konkret, individual dan dinamis. Sebaliknya eksistensi justru mengacu pada sesuatu yang konkrit, individual dan dinamis. Artikel ini berusaha mengupas lebih jauh mengenai eksistensialisme beserta seluk-beluknya.

Keywords


eksistensialisme; the Zahir

References


Abidin, Zainal. 2006. Filsafat Manusia. PT.Remaja Rosdakarya Bandung.

Barnes, Hazel. 1953. Being and Nothingness, Philosophical Library, New York

Beauvoir. 1948. The Etics of Ambiguity, Terj.Bernard Frechman, New York

Camus, Albert. 1973. The Mythe of Sisyphus (terj.Justin O’Brein), London

Coelho, Paulo. 2005. The Zahir. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Hassan, Fuad. 2001. Berkenalan Dengan Eksistensialisme, Pustaka Jaya

Sartre, Jean Paul. 1948. Existentialism and Human Emotions, Tranl. By Bernard Frechman, New York, Philosophycal Library

Stuttgart. 2006. Jurnal Driyarkara. Lili Tjahjadi. Jakarta. Th xxviii no 4/2006




DOI: https://doi.org/10.21107/prosodi.v7i2.40

Refbacks

  • There are currently no refbacks.