METAPHOR, PARADOX, AND SYMBOL IN SHAKESPEARE’S CORIOLANUS

Imron W Harits

Abstract


makalah ini berusaha membahas beberpa aspek dari bagian-bagian stilistik seperti metafor, paradoks, dan simbol. Karena dengan menganalisa bagian-bagian ini, kita akan dapat mengetahui makna tersembunyi pada karya sastra. Akan menjadi mungkin untuk menemukan banyak aspek dari stilistik karena dalam drama-drama Shakespeare termasuk Coriolanus terdapat banyak kata-kata perumpamaan. Paper ini akan mengeksplor makna dan isi dari drama Coriolanus melalui pendekatan strukturalisme. Dengan menggunakan strukturalisme seperti paradoks, metafor dan simbol, diharapkan untuk menemukan kesimpulan yang sama mengenai drama ini, atau paling tidak mempunyai persepsi yang sama.


Keywords


paradoks, simbol, metafor, stilistik

References


Aminuddin.1995.Stilistika.Semarang:IKIP Semarang Press

Bertens,Hans.2001.Literary Theory: The Basics.New York:Routledge

Bradford,Richard.1997.Stylistics.New York: Routledge

Brook, Cleanth.1975. The Well Wrought Urn.New York: A Harvest Book

Ching, Marvin K.L.,Michael C. Haley, Ronald P. Lunsford.1980.Linguistic Perspective on Literature. London: Routledge

Enkvist,Nils Erik,John Spencer,Michael J. Gregory. Linguistics and Style.London:Oxford University Press

Luxemburg,Jan Van,Mieke Bal, Willem G. Weststeijn. Tentang Sastra. Jakarta:Intermasa

Shakespeare, William.1998.Coriolanus. London:Everyman

Suwondo.Tirto.2003.Studi Sastra.Yogyakarta:Hanindita

Wellek,Rene,Austin Warren. 1995. Teori Kesusastraan.Jakarta: Gramedia




DOI: https://doi.org/10.21107/prosodi.v3i2.322

Refbacks

  • There are currently no refbacks.