Inovasi Daun Jeruk Buah Desa Kedungjambe Tuban Sebagai Minyak Atsiri

Yuni Kurniati, Izzati Winda Murti, Victor Purnomo, Anni Rahmat, Faizinal Abidin

Abstract


Jeruk merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri. Kebutuhan minyak atsiri meningkat seiring dengan kegunaannya yang makin beragam. Di Desa Singgahan, Kabupaten Tuban, produksi jeruk, khususnya varietas Jeruk Sambal, cukup melimpah. Namun, hasil panen sebagian besar hanya dijual dalam bentuk buah segar dan banyak pula yang terbuang karena tidak terserap pasar. Permasalahan ini mendorong pelaksanaan program kemitraan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan pemanfaatan buah jeruk melalui produksi minyak atsiri. Program ini melibatkan kelompok tani sebagai mitra utama dan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan, pelatihan teknis, dan demonstrasi pembuatan minyak atsiri secara sederhana. Proses produksi dilakukan dengan metode distilasi untuk mengekstraksi senyawa aromatik dari tanaman jeruk, kemudian dilanjutkan dengan pemisahan minyak atsiri dari pelarut yang digunakan. Hasil distilasi menunjukkan bahwa yield minyak atsiri yang diperoleh mencapai 5,55%, yang menunjukkan bahwa tanaman jeruk, khususnya Jeruk Sambal, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku minyak atsiri. Program ini juga memberikan dampak positif bagi mitra karena mereka terlibat secara langsung dalam proses produksi, sehingga memiliki keterampilan dan pemahaman untuk mengelola produksi secara mandiri.. Dengan demikian, inovasi ini diharapkan dapat membantu mengatasi kelebihan produksi, meningkatkan pendapatan petani, serta memperluas pemanfaatan tanaman lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.


Keywords


Jeruk; minyak atsiri; aromatik; distilasi; pelarut; yield

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2016). Petani Jeruk di Mulyorejo Terus Didorong Berkembang. http://bloktuban.com/berita-read.php/?show=5769-petani-jeruk-di-mulyorejoterusdidorong-berkembang.html&start=30

Anwar, Z., Hasanuddin, S., & Mulyadipa, D. (2023). Perancangan Kondensor Pada Mesin Destilasi Minyak Serai Wangi Kapasitas 5 Kg. In Jurnal Teknik Mesin dan Industri (JuTMI) (Vol. 2, Issue 1, pp. 48–52). https://doi.org/10.55331/jutmi.v2i1.26

Guenther, E. (1987). The Essential Oils, Terjemahan, Minyak Atsiri (Jilid I). Penerbit UI Press.

Gunawan, D., & Mulyani, S. (2004). Ilmu Obat Alam (Farmakognosi) Jilid 1. Penebar Swadaya.

Istianto, M. (2003). Pengaruh Minyak Atsiri Asal Kulit Jeruk Manis Dan Besar Terhadap Perkembangan Tungau Panonychus Citri (Acarina: Tetranychidae). In J. Perlindungan Tanaman Indonesia.

Kurniawan, A., Kurniawan, C., & Indraswati, N. (2008). Ekstraksi Minyak Kulit Jeruk Dengan Metode Distilasi, Pengepresan dan Leaching. Widya Teknik, 7(1), 15–24. http://journal.wima.ac.id/index.php/teknik/article/view/1257

Lutony, T. ., & Rahmayanti, Y. (2000). Produksi Dan Perdagangan Minyak Atsiri. Penebar Swadaya.

Muhtadin, A. F., Wijaya, R., Prihatini, P., & Mahfud. (2013). Pengambilan Minyak Atsiri dari Kulit Jeruk Segar dan Kering dengan Menggunakan Metode Steam Distillation. Jurnal Teknik Pomits, 2(1), 98–101.

Sampurno, A. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Sastrohamidjojo, H. (2004). Kimia Minyak Atsiri. Gadjah Mada University Press.




DOI: https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v12i1.31147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Yuni Kurniati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Ilmiah Pangabdhi by Universitas Trunodjoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2477-6289 (Online) ISSN 2477-6270 (Print)

Indexed by: