PENGEMBANGAN MODEL PEMBELIAN BERULANG PADA PUSAT GROSIR DENGAN ANTISEDEN BRAND, QUALITY, PATRON STATUS, FASHION INVOLVEMENT DAN STORE ATMOSPHERE

Yurilla Endah Muliati, Yuyun Widiastuti

Abstract


Menurut United Nations Statistics Division, "grosir" adalah menjual kembali (menjual tanpa pengubahan) barang baru dan terpakai kepada pengecer, pengguna industri, komersial, institusi atau profesional, atau kepada penggrosir lain, atau terlibat berperan sebagai agen atau broker dalam membeli merchandise untuk, atau menjualnya kepada orang - orang atau perusahaan. Pusat - pusat grosir sudah sepatutnya mendapat dukungan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur berupa kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung baik yang membeli secara grosir dan eceran maupun turis lokal dan internasional. Berdasarkan uraian inilah ingin diteliti sejauh mana pengaruh brand, quality, patron status, fashion involvement, dan store atmosphere terhadap pembelian berulang konsumen pada Pusat Grosir Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan Pusat Grosir Surabaya yang ada di Surabaya, dengan menggunakan pendekatan convenience sampling, yaitu sampel yang dianggap dapat mewakili karakteristik pelanggan yang pernah berbelanja di Pusat Grosir Surabaya. Responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 orang, hal ini disesuaikan dengan pendapat Hair et al. (1995:65) yang menemukan bahwa ukuran sampel yang sesuai dalam penelitian adalah antara 100 sampai 200.  Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : (1) Brand (X1), quality (X2), patron status (X3), fashion involvement (X4), dan store atmosphere (X5) secara parsial mempengaruhi pembelian berulang (Y) di Pusat Grosir Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan besaran t hitung yang lebih besar dari t tabel. (2) Brand (X1), quality (X2), patron status (X3), fashion involvement (X4), dan store atmosphere (X5) simultan mempengaruhi pembelian berulang (Y) di Pusat Grosir Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya F hitung sebesar 27.005 . Nilai ini lebih besar dari F tabel (27.005 > 3.092).  (3) Faktor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap pembelian berulang di Pusat Grosir Surabaya adalah variabel Fashion Involvement (X4), yang ditunjukkan dengan nilai koefisien Beta yang distandarisasi terbesar yaitu sebesar 0.720.

Keywords


Pembelian Berulang, Brand, Quality, Patron Status, Fashion Involvement, Store Atmosphere

References


Aaker, David Arnold, 1997, Managing Brand Equity Capitalizing on the Value of a Brand Name, New York ; The Free Press.

Anoraga, Pandji, 2000, Manajemen Bisnis, Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Assael, Henry, 1998, Consumer Behavior and Marketing Action, Fourth Edition, Boston : Kent Publishing Co.

Assauri, Sofjan, 1996, Manajemen Pemasaran Dasar Konsep dan Strategi, Cetakan kedua, Penerbit C.V Rajawali, Jakarta.

Barnes, James G, 2003, Communication Customer Value in Relationship Focused Service Organization, Presented at the 1999 SERVIG Services 45 Research Conference of the American Marketing Association, Jazzing into the New Millenium, New Orleans, L.A, April, hal : 10 – 13.

Blackwell, David W., M. Cary Collins, dan Joseph F. Sinkey, 2001, Consumer Behavior : Concept and Application, Fourth Edition, New York : Mc Graw Hill, Inc.

Durianto, Darmadi, Sugiarto, dan Tony Sitinjak, 2001, Strategi Menaklukkan Pasar Melalui Ekuitas dan Perilaku Merek, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Engel, F. James, Blackwell, D. Roger and Miniard, Paul W., 1990, Perilaku Konsumen, Alih Bahasa Budiyanto, Jakarta : Binarupa Aksara.

Ghozali, Imam, 2005, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Peter, J. Paul dan Olson Jerry C., 2000, Consumer Behavior and Marketing Strategy, Edisi Kelima, Singapore : The Mc Graw Hill Companies, Inc.

Santoso, Singgih, Fandi Tjiptono, 2001, Buku Latihan SPSS Statistik Parametik, Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.

Schiffman, Leon G. Dan L.L. Kanuk, 2004, Perilaku Konsumen, Edisi Ketujuh, Jakarta : PT. Indeks Kelompok Gramedia.

Setiadi J. Nugroho, 2003, Perilaku Konsumen : Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran, Jakarta : Penerbit Prenada Media.

Setiawan dan Ihwan, Anton A, Ihwan Susila, 2004, “Pengaruh Service Quality Perception terhadap Purchase Intentions : Studi Empirik pada Konsumen Supermarket”. Usahawan No. 7 th XXXIII Juli, pp 29 – 37.

Soelasih, 2004, Pengaruh Persepsi Kualitas Layanan dan Kepuasan Konsumen terhadap Keinginan Membeli, Jurnal Studi Indonesia, Vol 14, No. 2 : 137 – 150.

Stanton, William J., 2001, Fundamental of Marketing, 7th Edition, Mc Graw Hill Ltd., Tokyo.

Sutisna, 2001, Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran, Cetakan Pertama, Yogyakarta : Liberty.

Utami, Christina Whidya, 2006, Manajemen Ritel, Jakarta : Salemba Empat.




DOI: https://doi.org/10.21107/nbs.v8i2.471

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



Creative Commons License

Copyright @ 2015, Faculty of Economics, Trunojoyo University of Madura