Representasi Pengalaman pada Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila

Riska Damayanti, Mahmudah Mahmudah, Mayong Mayong

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai representasi pengalaman dalam teks pidato Presiden RI Joko Widodo berdasarkan proses, partisipan, dan sirkumstan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu bahasa lisan berupa video yang diperoleh dari situs youtube. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak, teknik catat, dan pemberian kode pada tiap klausa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 kalimat, proses material memiliki tingkat persentase kemunculan yang mendominasi. Hal ini disebabkan oleh Joko Widodo lebih mengedepankan aksi dan tindakan dalam menghadapi ujian di tengah pandemi Covid-19. Proses verbal memiliki tingkat persentase kemunculan yang sedikit sebab Presiden RI Joko Widodo tidak hanya ingin banyak berbicara tanpa adanya aksi nyata dalam menghadapi tantangan yang ada. Selanjutnya partisipan yang dominan muncul yaitu partisipan yang berperan sebagai aktor. Hal ini membuktikan bahwa Presiden RI Joko Widodo beserta jajarannya dalam bertindak dan menghadapi masalah pandemi Covid-19 dengan melibatkan seluruh masyarakat Indonesia. Adapun sirkumstan yang memiliki tingkat persentase kemunculan tertinggi adalah sirkumstan sebab (tujuan). Hal ini menandakan bahwa Presiden RI Joko Widodo secara bersungguh-sungguh menunjukkan keberhasilan yang akan dicapai dalam menghadapi Covid-19, sedangkan sirkumstan yang memiliki persentase terendah adalah sirkumstan sebab(alasan) dan sirkumstan masalah.

 

Kata Kunci: representasi pengalaman, pidato kelahiran Pancasila

 

Abstract

This study aims to examine more deeply the representation of experience in the speech text of the President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo, based on process, participant, and circumstance. This study uses a type of qualitative research by applying descriptive methods. The source of data in this study is spoken language in the form of videos obtained from the YouTube site. The data collection techniques in this study are the listening technique, the note taking technique, and the coding of each clause. The results of the research show that of the 29 sentences, the material process has a dominating percentage level of occurrence. This is due to Joko Widodo prioritizing actions and actions in facing exams amid the Covid-19 pandemic. The verbal process has a low percentage of occurrence because the President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo, does not just want to talk a lot without taking real action in facing the challenges that exist. Furthermore, the dominant participant appears, namely the participant who acts as an actor. This proves that Indonesian President Joko Widodo and his staff are acting and dealing with the Covid-19 pandemic by involving all Indonesian people. The circumstance that has the highest percentage level of occurrence is the cause circumstance (purpose). This indicates that the President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo, has seriously demonstrated the success that will be achieved in dealing with Covid-19, while the


 

 

 

circumstance that has the lowest percentage is the circumstance of cause (reason) and circumstance of problem.

Keywords: representation of experience, speech on the birth of Pancasila


References


Assyuza, M. F., & Miftahulkhairah, A. (2021). Kajian Linguistik Fungsional Sistemik: Analisis Hubungan Sistem Transitivitas Dan Konteks Situasi Dalam Pidato Presiden Jokowi Soal Penanganan Virus Corona. Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review), 8(1), 67–76. https://doi.org/10.53873/culture.v8i1. 237

Astuti, W. (2018). Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Pidato

Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe the Learning Cell Kelas Ix E Semester 2 Di Smp Negeri 2 Cilongok Banyumas. DIALEKTIKA Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 134–146.

Faura. (2015). Transitivitas dan Konteks Situasi dalam Teks Pidato Pelantikan Presiden RI Joko Widodo: Kajian Tata Bahasa Sistemik Fungsional.

Fitri, N., Artawa, K., Satyawati, M. S., & Sawirman, S. (2021). Transitivitas dalam Teks Peradilan Indonesia: Kajian Linguistik Fungsional Sistemik. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2), 139–148.

Haeri, Z. (2016). Kajian Linguistik Fungsional Sistemik Pada Terjemahan Al-Quran Surah Al- Insan Dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Wacana Di Perguruan Tinggi. Journal of Education and Religious Studies (El-Hikam), 9(1), 187–200.

Mahmudah, D., & Nurhusna, M. (2019). Development of Academic Text Writing Materials through Media Thesis with Scientific Approach in Higher Education. 227(Icamr 2018), 177–180.

https://doi.org/10.2991/icamr- 18.2019.44

Ngongo, M. (2015). Teks Kette Katonga Weri Kawendo Pada Masyarakat Adat Wewewa Di Pulau Sumba : Analisis Linguistik Sistemik Fungsional. 75–90. http://jmi.ipsk.lipi.go.id/index.php/j

miipsk/article/view/246

Nurrahmah, Wirduna, Yusri, & Subhayni. (2020). Transitivitas Pada Teks Cerpen Harian Kompas (Kajian Linguistik Fungsional Sistemik). Jurnal Dedikasi Pendidikan, 4(1), 150–158.

http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.p hp/dedikasi

Oktaviani, T., Anwar, M. K., & Krisanjaya, K. (2017). Transitivitas Teks Anekdot Komunikasi Jenaka Karya Deddy Mulyana. Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 60–69. https://doi.org/10.21009/arkhais.081. 07

Rahmah, M. (2019). Penggunaan prefiks pada berita detik. news di media daring detik. com dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa dan sastra indonesia kelas viii smp.

Rahmawati, I. Y. (2016). Analisis teks dan konteks pada kolom opini “Latihan Bersama Al Komodo 2014” Kompas. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 49–57.

Raras, H. (2019). KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN PIDATO.

Saenal. (2019). Tinjauan Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verba dalam Artikel Koran. 8(5), 55.

Santoso, A. (2008). Jejak Halliday dalam Linguistik Kritis dan Analisis Wacana Kritis. Bahasa Dan Seni, 36(11), 1–14.

Siregar, R. K. (2009). Genre Fiksi dalam Linguistik Fungsional Sistemis: Perbandingan Teks “Lau Kawar” dan “Putri Tikus.” Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 5(1), 19–27.

Widodo, D. P., Mulyani, M., & Santoso,

B. W. J. (2018). Transitivitas Pidato Kampanye Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017- 2022. JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 3(1), 18. https://doi.org/10.26737/jp- bsi.v3i1.444

Wiratno, T. (2018). Pengantar Ringkas Linguistik Sistemik Fungsional.

Yuliana, Y., Manda, L. M., & Darwis, K. (2018). Transitivity And Ideology In Donald Trump Campaign Speech. Jurnal Ilmu Budaya, 6(1).




DOI: https://doi.org/10.21107/metalingua.v8i1.18050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Mahmudah Mahmudah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua by Universitas Trunojoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by: