Interaksi Fungsional PPI Paotere Dan PP Untia Dalam Mendukung Operasional Perikanan Tangkap Di Kota Makassar
Abstract
ABSTRAK
Pelabuhan perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung operasional perikanan tangkap melalui penyediaan fasilitas, layanan perbekalan, dan sistem distribusi hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan fasilitas, tingkat operasional, dan pola interaksi fungsional antara PPI Paotere dan PP Untia dalam sistem perikanan tangkap Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-komparatif dengan dukungan data kuantitatif dan analisis spasial. Data primer diperoleh melalui observasi 28 indikator fasilitas berdasarkan Permen KP No. 08/2012 dan survei terhadap 45 responden, sedangkan data sekunder meliputi statistik produksi, kunjungan kapal, serta perbekalan melaut. Tingkat operasional dinilai menggunakan lima indikator utama (BBM, air bersih, es, frekuensi kunjungan kapal, dan volume produksi) dengan sistem skoring komparatif, serta dianalisis spasial menggunakan ArcGIS untuk melihat konektivitas antar pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Untia memiliki tingkat ketersediaan fasilitas lebih tinggi (84%) dibandingkan PPI Paotere (61%). Namun, PPI Paotere memiliki tingkat operasional lebih tinggi jauh melampaui PP Untia. Hal ini menunjukkan bahwa kelengkapan fasilitas tidak selalu sejalan dengan tingkat pemanfaatannya. Interaksi kedua pelabuhan bersifat komplementer, dengan Paotere sebagai pusat pendaratan utama dan Untia berpotensi sebagai pelabuhan perikanan penyangga. Integrasi fungsi, peningkatan aksebilitas, dan optimalisasi fasilitas pendukung diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pelabuhan perikanan di Kota Makassar.
Kata Kunci: Fasilitas; Interaksi fungsional; Operasional; Pelabuhan Perikanan
ABSTRACT
Fishing ports play a strategic role in supporting capture fisheries operations through the provision of facilities, logistical services, and fish distribution systems. This study aims to analyze facility availability, operational performance, and the pattern of functional interaction between Paotere Fishing Port (PPI Paotere) and Untia Fishing Port (PP Untia) within the capture fisheries system of Makassar City. A descriptive-comparative approach supported by quantitative data and spatial analysis was employed. Primary data were obtained through observation of 28 facility indicators based on Indonesian Ministerial Regulation (Permen KP No. 08/2012) and a survey of 45 respondents, while secondary data included production statistics, vessel visits, and fishing supply volumes. Operational performance was assessed using five key indicators (fuel supply, freshwater, ice, vessel visit frequency, and production volume) through a comparative scoring system, and spatial analysis using ArcGIS was applied to examine connectivity between the two ports. The results indicate that PP Untia has a higher level of facility availability (84%) compared to PPI Paotere (61%). However, PPI Paotere demonstrates substantially higher operational performance, far exceeding that of PP Untia. These findings suggest that facility completeness does not necessarily correspond to higher utilization levels. The interaction between the two ports is complementary, with Paotere functioning as the primary landing center and Untia having the potential to serve as a supporting fishing port. Functional integration, improved accessibility, and optimization of supporting facilities are required to enhance efficiency and sustainability within Makassar’s fisheries port system.
Keywords: Facilities; Functional interaction; Operational; Fishing portFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Ardiansyah, M., Danial, & Jamal, M. (2020). Strategi Pengembangan Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Untia Berbasis Ekowisata Di Kota Makassar. Journal of Indonesian Tropical Fisheries, 3(1), 79–88.
Ariston, M., Adrianto, L., Bengen, D. G., & Susanto, H. A. (2024). Jejaring Sistem Sosial-Ekologi di Kawasan PAAP Kepulauan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara: Pemahaman Holistik untuk Transformasin Berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 14(2), 171–11. https://doi.org/10.26555/ijain.v8i1.800
Arliman, L. (2018). Peran Investasi dalam Kebijakan Pembangunan Ekonomi Bidang Pariwisata di Provinsi Sumatera Barat. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 273–294. https://doi.org/10.24815/kanun.v20i2.10081
Dien, H. A., Kaparang, J. T., & Bintang, J. (2022). Sanitasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa Manado. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 6(1), 22–29.
Ducruet, C., & Notteboom, T. E. (2022). Revisiting port system delineation through an analysis of maritime interdependencies among seaports. GeoJournal, 87(3), 1831–1859. https://doi.org/10.1007/s10708-020-10341-x
Ersina, S. (2021). Criticism City Space Architecture: A Case Study Fish Landing Station Of Paotere, Makassar City. Jurnal Teknosains, 15(2), 130–136. www.djpt.kkp.go.id,
Fada, A. T., Kurnia, M., & Mallawa, D. A. (2021). Kinerja Operasional Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere Kota Makassar Operational Performance of PPI Paotere Makassar City. 4(2), 110–124.
Fazri, K., Solihin, I., & Mustaruddin. (2021). Fasilitas Dan Tingkat Operasional Pelabuhan Perikanan Di Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 5(1), 007–016. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/core.5.1.007-016
Firdaus, M. (2018). Profil Perikanan Tuna dan Cakalang di Indonesia. Buletin Ilmiah “MARINA” Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 4(1), 23–32.
Hamzah, A. (2022). Strategi Implementasi Ekonomi Biru Berbasis Pelabuhan Perikanan Di Provinsi Banten. Prosiding Seminar Nasional Perikanan Indonesia, 295. https://doi.org/10.15578/psnp.11953
Idris, M., Barkey, R. A., & Jamil, H. (2020). The strategies of the use of regional infrastructure to increase the activities in untia nusantara fish port of untia biringkanaya subdistrict Makassar City. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 473(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/473/1/012150
Irnantyanto, M. A. A., Subagiyo, S., & Suryono, S. (2023). Optimasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Journal of Marine Research, 12(1), 37–43. https://doi.org/10.14710/jmr.v12i1.35087
Iswadi, Danial", & Asni, A. (2024). Analisis Kebijakan Dan Strategi Peningkatan Operasional Pelabuhan Perikanan Untia Makassar. Journal of Indonesian Tropical Fisheries (JOINT-FISH, 7(2), 2655–5883.
Kusdiantoro, K., Fahrudin, A., Wisudo, S. H., & Juanda, B. (2019). Kinerja Pembangunan Perikanan Tangkap Di Indonesia. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 5(2). https://doi.org/10.15578/marina.v5i2.8053
Latuconsina, J., Lamberty Papilaya, R., & Nurhaeny, A. (2024). Halaman: 80-87 Diterbitkan oleh: Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu. 8(1). https://doi.org/10.30598/papalele.20 24. 8.1.80/PENDAHULUAN
Mrčelić, G. J., Živanović, L., & Nerlović, V. (2024). The Role Of Fishing Ports In The Sustainable Blue Economy. Technologica Acta, 16(2), 47–51. https://doi.org/10.51 558/2232-7568.2023.16.2.47
Najah, R. A., Lubis, E., Muninggar, R., Bogor, P., Pemanfaatan, D., Perikanan, S., Perikanan, F., Kelautan, I., & Pertanian Bogor, I. (2012). Existence of Facilties by Activity in Lampulo Coastal Fishing Port, Banda Aceh Oleh (Vol. 3, Issue 1).
Nazar, M. J., Suhaeni, S., Rantung, S. V, Durand, S. S., Sondakh, S. J., & Aling, D. R. (2023). Analisis Tingkat Kepuasan Nelayan Terhadap Layanan Fasilitas Pelabuhan Sarana Perikanan Samudera (Pps) Bitung Di Kota Bitung. AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan, 11(2), 450–458. https://doi.org/https://doi.org/10.3580 0/akulturasi.v11i2.51224
Nur, F. S., Suadi, S., & Suwarman, S. (2023). Enhancing Fishing Port Services Quality to Support Fish Supply Chains of the Island Fisheries at the Belitung Island. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 25(1), 31. https://doi.org/10.22146/jfs.828 11
Pertiwi, D. A., Asbar, A., & Jamal, M. (2024). Wave Height Characteristics Due to The Influence of Land and Sea Breezes on Fishermen’s Activities in The Coastal Area of Makassar City Using Doppler Weather Radar. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 12(2), 1704. https://doi.org/10.33394/ bioscientist.v12i2.12545
Pudyantoro, D. E., Thamrin, M., Pahala, Y., & Ricardianto, P. (2022). Determination Of Port Facilities And Container Flow Growth Toward The Development Of Makassar Port, Indonesia. JEMEB, 2(2), 103–113. https://abnusjournal.com/jmeb
Putra, T. P. (2020). Rancangan Dasar Struktur Pemecah Gelombang Terapung yang Sesuai dengan Kondisi Perairan di Indonesia. Warta Penelitian Perhubungan, 32(1), 53–58. https://doi.org/10.25 104/warlit.v32i1.979
Putri, D. L., Wirawan, M. K., Huda, A. C., Aldovani, A. A., & Natasya, D. (2024). Study of Fishing Port Networks to Support Buffer Areas in IKN (Studi Jaringan Pelabuhan Perikanan untuk Mendukung pada Daerah Penyangga Wilayah IKN). BERKALA SAINSTEK, 12(4), 204–209. https://doi.org/10.19184/bst.v12i.4.45876
Rachmawatie, R. P. A., Rochaddi, B., & Indrayanti, E. (2020). Model Transformasi Gelombang di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang dengan Tiga Skenario. Journal of Marine Research, 9(4), 485–494. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i4.29106
Salim, A., Ihsan, dan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, D., Studi Ilmu Kelautan FPIK UMI, P., & Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan FPIK UMI, P. (2018). Optimization of Utilization In Beba Galesong Utara Fishing Port, Takalar Regency Sulawesi Selatan Province. oleh. In Journal of Indonesian Tropical Fisheries ISSN 2655 (Vol. 4461, Issue 1).
Setiawan, A., Hadi, S., Ghaffar, M. A., Erna, Burhani, S., Humaerah, & Putra, H. P. (2025). Analisis Determinasi Wilayah Kerja dan Pengoperasian Pelabuhan Perikanan Untia Makassar. Jurnal Informasi, Sains Dan Teknologi, 8(1), 128–137. https://doi.org/10.55606/isaintek.v8i1.329
Soejarwo, P. A., Muawanah, U., & Indah Yanti, B. V. (2019). Analisis Kesiapan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (Skpt) Pulau Moa Sebagai Sentra Perikanan Di Maluku Barat Daya. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 5(2), 105–114. https://doi.org/10.15578/marina.v5i2.8084
Suherman, A., Kurohman, F., & Jayanto, B. (2020). Operational Performance of Palabuhanratu Nusantara Fishing Port (NFP) Sukabumi, West Java. 10, 87–101. https://doi.org/10.33512/jpk.v10i1.8447
Suherman, A., Prihantoko, K. E., & Hernuryadin, Y. (2022). Dampak Pandemi Covid-19 Pada Rantai Pasok Usaha Perikanan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta Impact of the Covid-19 Pandemic on Fishery Business Supply Chain in Nizam Zachman Ocean Fishing Port, Jakarta. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 8(2), 141–150. https://doi.org/10.15578/marina
Tassi, M., Charles Kepel, R., & Sinjal, H. (2017). The strategy for implementing National Fish Logistics System (NFLS) in Bitung Fishing Port, Bitung, Indonesia. Journal of Aquatic Science & Management, 5(1), 6–10.
Widiastuti, N. P. E., Kusumajanti, K., & Nashir, A. K. (2024). How the Integrated Fishing Port with Information System for Sustainability (INFINITY) realizes governance of Green Fishing Port. Cogent Business and Management, 11(1). https://doi.org/10.10 80/23311975.2024.2421409
Wirawan, R. E. D., Kurniadi, Y. N., & Suciaty, F. (2019). Re-design Breakwater Di PPI Tulandale Berdasarkan Analisis Hidrodinamika dan Sedimentasi. RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, 5(3), 30–41. https://doi.org/https://doi.org/10.26760/ rekaracana.v5i3.30
Wulandari, A. S. R., & Razak, A. (2021). Peran Negara Atas Ketersediaan Air Bersih Dalam Perspektif Social Good Dan Economic Good Di Indonesia. Khatulistiwa Law Review, 2(1), 231–242.
Yulianti, F., Sukiyono, K., & Utama, S. P. (2020). Manajemen Risiko Usaha Penangkapan Ikan Laut Dengan Alat Tangkap Gillnet Di Pulau Baai, Kota Bengkulu. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 6(2), 133. https://doi.org/10 .15578/marina.v6i2.8268
DOI: https://doi.org/10.21107/juvenil.v7i1.32740
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Juvenil byJurusan Kelautan dan Perikananis licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura







