ANALISIS KONDISI KESEHATAN TERUMBU KARANG DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE CPCE (CORAL POINT COUNT WITH EXCEL EXTENSIONS) DI TAMAN NASIONAL KOMODO, NUSA TENGGARA TIMUR

Cut Fitri Malinda, Oktiyas Muzaky Luthfi, Tri Aryono Hadi

Abstract


ABSTRACT

Coral reef is one of the coastal ecosystems that has an important role as a place to look for food, shelter, and breeding grounds for other biotas. Besides, the ecological aspects of coral reefs as a coastal protectors from waves and abrasion. CPCe (Coral Points Count with Excel extension) is used to observe or monitoring reefs ecpsystems. The photo that will be taken using the Underwater Photo Transect (UPT) method from 9 observation stations in Komodo’s Waters will be used as this research database. The photos consists of 50 photos for each station. Photos were taken, assuming can represent the Komodo Waters. Each photo processed in the CPCe, using 30 random points. The results showed the highest hard coral percentage cover at station 2 is 58.36%, while the lowest hard coral percentage cover at station 7 is 5.07%. Hard coral cover in Komodo waters has a percentage of 23.62% categorized in the damaged state.

Keywords: coral reef; CPCe, Komodo Island

ABSTRAK

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peranan penting sebagai tempat mencari makan, tempat tinggal, dan tempat berkembang biak biota lain. Selain itu, aspek ekologis terumbu karang yaitu sebagai pelindung pantai dari terpaan gelombang dan abrasi. CPCe (Coral Point Count with Excel extensions) digunakan untuk mengamati atau memantau terumbu karang. Data yang digunakan adalah hasil foto yang diambil menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) dari 9 stasiun pengamatan di Perairan Komodo. Foto tersebut terdiri dari 50 foto untuk setiap stasiunnya. Foto yang diambil dengan asumsi dapat mewakili stasiun yang digunakan.  Setiap foto yang diolah dalam CPCe digunakan 30 titik acak. Hasil penelitian menunjukkan  tutupan karang keras tertinggi terdapat di stasiun 2 sebesar 58,36%, sedangkan tutupan karang keras terendah pada stasiun 7 dengan nilai sebesar 5,07%. Tutupan karang keras di Perairan Komodo memiliki persentase sebesar  23,62% yang termasuk dalam kategori rusak.

Kata kunci: terumbu karang, CPCe, Perairan Komodo

References


DAFTAR PUSTAKA

Dahuri, R. (2001). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu. Pradnya Paramita. Jakarta.

Giyanto, Manuputty, A. E., Abrar, M., Siringoringo, R. M., Suharti, S. R., Wibowo , K., et al. (2014). Panduan Monitoring Kesehatan Terumbu Karang. Jakarta: CTI - LIPI.

Hadi, T. H., Giyanto, Prayudha, B., Hafizt, M., Budiyanto, A., & Suharsono. 2018. Status Terumbu Karang Indonesia 2018. Jakarta: Puslit Oseanografi - LIPI.

Saleh, A. (2019, April 16). Retrieved from Doc Player: https://docplayer.info.




DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v13i2.6464

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




 INDEXED BY:
ISSN: 1907-9931 (Printed), 2476-9991 (Online)