Chlorophyl-a Distribution and Sea Surface Temprature Using Modis Aqua Image Data in Bone Bay Waters

Dwi Rosalina, Lalu Penta Febri Suryadi, Ani Leilani, Suci Puspita Sari, Mustafa Mustafa, Yakub Suleman, Khairul Jamil, Agus Surachmat, Maharani Maharani

Abstract


ABSTRACT

One of the parameters determining productivity in the sea is chlorophyll-a. The fertility level of chlorophyll-a is closely related to the concentration of chlorophyll-a. The higher the concentration of chlorophyll-a, the higher the water fertility level, conversely, if chlorophyll-a is low, the water fertility level will also be low. One factor influencing growth rate and chlorophyll-a production is temperature. This research aimed to determine the distribution of chlorophyll-a and sea surface temperature based on season in 2022 in the waters of Bone Bay using quantitative descriptive method and geographic information analysis (GIS) procedure in the form of analysis of Aqua MODIS remote sensing image data. The research results showed that the highest distribution of chlorophyll-a occurred in the east season with a concentration of 0.06-2.04 mg/m³, while the lowest distribution of chlorophyll-a occurred in the west season with a concentration of 0.07-1.76 mg/m³. Meanwhile, the highest intensity sea surface temperature distribution occurred in the west season, which was 28.76-37.09 °C and the lowest sea surface temperature distribution fell in the east season, which was 27.13-33.62 °C. Spatial temperature variability and sea surface chlorophyll-a can be used as information about potential areas for fishing grounds.

Key words: chlorophyll-a distribution, sea surface temperature, Bone Bay, Aqua MODIS


Full Text:

PDF

References


Alfajri, Mubarak, & Mulyadi, A. 2017. Analisis Spasial dan Temporal Sebaran Suhu Permukaan Laut di Perairan Sumatera Barat. Dinamika Lingkungan Indonesia, 4(1), 65-74.

DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.4.1.p.65-74.

AlQadri, G. R., Kunarso, & Muslim. 2022. Perbandingan Pola Distribusi Klorofil-A Data Insitu dan Citra Sentinel-3 Serta Keterkaitannya Dengan Kualitas Air di Perairan Muara Sungai Bodri, Kendal. Indonesia Journal of Oceanography (IJOCE), 4(3), 96-106. DOI: https://doi.org/10.14710/ijoce.v4i3.15013.

Ayuningsih, M. S., Hendrarto, B., & Purnomo, P. W. 2014. Distribusi Kelimpahan Fitoplankton dan Klorofil-a di Teluk Sekumbu Kabupaten Jepara : Hubunganya Kandungan Kandungan Nitrat dan Fosfot di Perairan. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(2), 138-147. https://doi.org/10.14710/marj.v3i2.5017.

Azizah, A., & Wibisana, H. (2020). Analisa temporal sebaran suhu permukaan laut tahun 2018 hingga 2020 dengan data citra Terra Modis. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 13(3), 196-205. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v13i3.7550.

Bahri, S., Simbolon, D., & Mustaruddin, M. (2017). Analisis daerah penangkapan ikan madidihang (Thunnus albacares) berdasarkan suhu permukaan laut dan sebaran klorofil-a di Perairan Provinsi Aceh. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 8(1), 95-104. DOI: https://doi.org/10.24319/jtpk.8.95-104

Gunawan, E. A., Agussalim, A., & Surbakti, H. (2019). Pemetaan sebaran klorofil-a menggunakan citra satelit Landsat Multitemporal di Teluk Lampung Provinsi Lampung. Maspari Journal: Marine Science Research, 11(2), 49-58.

Fadika, U., Rifai, A., & Rochaddi, B. (2014). Arah dan kecepatan angin musiman serta kaitannya dengan sebaran suhu permukaan laut di selatan pangandaran jawa barat. Journal of Oceanography, 3(3), 429-437.

Hatta, M. (2014). Hubungan antara parameter oseanografi dengan kandungan klorofil-a pada musim timur di perairan Utara Papua. Torani Journal of Fisheries and Marine Science, 24(3), 29-39. https://doi.org/10.35911/torani.v24i3.235.

Kunarso, K., Hadi, S., Ningsih, N. S., & Baskoro, M. S. (2011). Variabilitas suhu dan klorofil-a di daerah upwelling pada variasi kejadian ENSO dan IOD di perairan selatan Jawa sampai Timor. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 16(3), 171-180. DOI: https://doi.org/10.14710/ik.ijms.16.3.171-180.

Lubis, M. Z., Silaban, R. D., Siboro, A. T., Siahaan, F. A. G., & Anurogo, W. (2018). Pengaruh kondisi oseanografi terhadap perubahan iklim di daerah Perairan Batu Ampar, Kepulauan Riau. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 11(2), 191-199. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v11i2.4766.

Marendy, F. (2017). Analisis Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-A Menggunakan Citra Satelit Landsat Pada Musim Timur di Perairan Sekitar Muara Sungai Lumpur Kabupaten Oki Provinsi Sumatera Selatan. Maspari Journal: Marine Science Research, 9(1), 33-42.

Marlian, N., Damar, A., & Effendi, H. (2015). Distribusi horizontal klorofil-a fitoplankton sebagai indikator tingkat kesuburan perairan di teluk meulaboh aceh barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(3), 272-279. DOI: https://doi.org/10.18343/jipi.20.3.272.

Muhaemin, M., Arifin, T., Mahdafikia, N., & Fihrin, H. (2022). Pengaruh Parameter Oseanografi Fisik Terhadap Indikasi Pemutihan Karang (Coral Bleaching) di Taman Wisata Perairan (TWP) Kapoposang Spermonde Selat Makassar. Journal of Marine Research, 11(4), 587-597. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i4.33401

Nugraheni, A. D., Zainuri, M., Wirasatriya, A., & Maslukah, L. (2022). Sebaran Klorofil-a secara Horizontal di Perairan Muara Sungai Jajar, Demak. Buletin Oseanografi Marina, 11(2), 221-230.

Patty, S. I., Nurdiansah, D., & Akbar, N. (2020). Sebaran suhu, salinitas, kekeruhan dan

kecerahan di perairan Laut Tumbak-Bentenan, Minahasa Tenggara. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 3(1), 77-87. DOI: https://doi.org/10.33387/jikk.v3i1.1862.

Purwanti, I., Prasetyo, Y., & Wijaya, A. P. (2017). Analisis Pola Persebaran Klorofil-A, Suhu Permukaan Laut, Dan Arah Angin Untuk Identifikasi Kawasan Upwelling Secara Temporal Tahun 2003-2016 (Studi Kasus: Laut Halmahera). Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 506-516. DOI: https://doi.org/10.14710/jgundip.2017.18183.

Rifai, A., Rochaddi, B., Fadika, U., Marwoto, J., & Setiyono, H. (2020). Kajian pengaruh angin musim terhadap sebaran suhu permukaan laut (studi kasus: perairan pangandaran jawa barat). Indonesian Journal of Oceanography, 2(1), 98-104. https://doi.org/10.14710/ijoce.v2i1.7499.

Rosalina, D., Sabilah, A. A., Arafat, Y., Amiluddin, M., & Syamsul, A. S. D. (2023). Abundace and Potential of Megabenthos in The Banda Sea Waters Tourism Park in Lonthoir Village, Banda Island, Central Maluku. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(3), 222-230. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v16i3

Rosalina, D., Awaluddin, A., Jamil, K., Surachmat, A., Rombe, K. H., & Sabilah, A. A. (2023). Ecological Index and Distribution Patterns of Seagrass in Banda Sea Tourism Park (TWP). Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(3), 251-257. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v16i3.

Rosalina, D., Suleman, Y., Shaliha, A., & Ruzuqi, R. (2023). Sebaran Suhu Permukaan Laut Teluk Bone Pada Tahun 2021 Menggunakan Citra Satelit Terra Modis. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(2), 110-116. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v16i2.18999.

Safitri, N. M. (2014). Estimasi Distribusi Klorofil-a di Perairan Selat Madura Menggunakan Data Citra Satelit Modis dan Pengukuran In Situ pada Musim Timur. Research Journal Of Life Science, 1(2), 117-126.

Sidabutar, E. A., Sartimbul, A., & Handayani, M. (2019). Distribusi suhu, salinitas dan oksigen terlarut terhadap kedalaman di Perairan Teluk Prigi Kabupaten Trenggalek. JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research), 3(1), 46-52. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.6

Sihombing, R. F., & Aryawaty, R. (2013). Kandungan Klorofil-a Fitoplankton di Sekitar Perairan Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Maspari Journal: Marine Science Research, 5(1), 34-39.

Suprapto, D., Purnomo, P. W., & Sulardiono, B. (2014). Analisis kesuburan perairan berdasarkan hubungan fisika kimia sedimen dasar dengan NO3-N dan PO4-P di muara sungai Tuntang Demak. Jurnal saintek perikanan, 10(1), 56-61.

Swaraa, I. G. M. A., Karanga, I. W. G. A., & Indrawana, G. S. (2021). Analisis Pola Sebaran Area Upwelling di Selatan Indonesia Menggunakan Citra Modis Level 2. Journal of Marine Research and Technology, 4(1), 56-71.

Tampubolon, A. B., Gustin, O., & Chayati, S. N. (2016). Pemetaan suhu permukaan laut menggunakan citra satelit aqua MODIS di perairan Provinsi Kepulauan Riau. Jurusan teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam. Batam. DOI, 10.

Al Tanto, T., & Riswanto, R. (2022). Kajian Suhu Permukaan Laut (SPL) Menggunakan Analisis Deret Waktu di Perairan Laut Banda. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 15(3), 270-279. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v15i3.14386

Setyono, H., & Harsono, G. (2014). Dinamika upwelling dan downwelling berdasarkan variabilitas suhu permukaan laut dan klorofil-a di perairan Selatan Jawa. Journal of Oceanography, 3(1), 57-66.

Yuniarti, A., Maslukah, L., & Helmi, M. (2013). Studi variabilitas suhu permukaan laut berdasarkan citra satelit aqua MODIS tahun 2007-2011 di Perairan Selat Bali. Journal of Oceanography, 2(4), 416-421.

Yusuf, M., Maddatuang, Malik, A., & Sukri, I. (2022). Analisis Trend dan Variabilitas Suhu Permukaan Laut di Perairan Indonesia WPPN-RI 713. Jurnal Enviromental Science, 5(1), 2654-9085.




DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v17i1.24100

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




 INDEXED BY: