Protection of Minority Investors Regarding the Implementation of Multiple-Voting Shareholders in Indonesian Digital Startups

Ajeng Pramesthy H.K, Evyta Rosiyanti Ramadhani, Faysa Alya Ma’ari, Rita Septiyanur Rizki Perdana

Abstract


 

Indonesia’s Financial Services Authority Regulation No. 22/POJK.04/2021 permits startups organized as limited liability companies to issue multiple voting shares at their initial public offering, creating a structural wedge between economic ownership and voting power that risks abuse in general meetings to the detriment of minority investors. Employing normative legal research with statutory and conceptual approaches, this article examines the standing and limits of multiple-voting shareholders in general meetings, the legal consequences of voting-right abuse under the fiduciary duty doctrine, and the effectiveness of available mitigation instruments for minority investors. The analysis finds that POJK 22/2021 imposes preventive quantitative and procedural safeguards, yet fiduciary duty textually binds only directors and commissioners, so voting-right abuse must instead be pursued through tort liability and piercing the corporate veil, while existing repressive instruments remain constrained by voting-based ownership thresholds. Strengthening contractual mechanisms and regulatory supervision is therefore necessary for effective minority-investor protection.


Keywords


Artificial Intelligence; Fiduciary duty; limited liability company; minority investor protection; multiple voting shares; POJK 22/2021

References


Allegra, Marcelline, Tarsisius Murwadji, dan Nun Harrieti. “Akibat Hukum Pemberlakuan Multi Voting Shares Oleh Otoritas Jasa Keuangan Di Indonesia.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 1, no. 2 (2023): 161–177.

Dama, Gemalya Adji Pangestu, Maryano, dan Hedwig Adianto Mau. “Tanggung Jawab Hukum Pemegang Saham Yang Menolak Menyetorkan Modal Saat Perseroan Meningkatkan Modal.” Corpus Juris: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 1 (April 2026): 54–70.

Jasmine, Alifia, Azmi Yasmin, Nurul Hulwanita Sharfina, dan Aisyah Hanifah Fathhurrohmah. “Initial Public Offering: Perlindungan Hukum Pemegang Saham Minoritas dan Pengaruh Terhadap Kinerja Perusahaan.” Jurnal Hukum & Pembangunan 54, no. 1 (2024): 151–170.

Mutiara, Raisha Cantika, Aurora Jillena Meliala, dan Heru Sugiyono. “Legal Protection and Enforcement of Securities Dilution by Issuers in the Technology Business Sector with Multiple Voting Rights Stock Classification after Initial Public Offering (IPO).” International Journal of Law, Crime and Justice 2, no. 3 (2025): 15–29.

Pati, Umi Khaerah, dan Anugrah Muhtarom Pratama. “Can Dual-Class Shares Thrive in Indonesia’s Capital Market? A Legal Comparison with Asia’s Financial Powerhouses.” Pandecta Research Law Journal 19, no. 2 (2024): 363–396.

Perdana, Bima Putra, dan Diana Tantri Cahyaningsih. “Dinamika Perlindungan Hukum Pemegang Saham Minoritas dalam Perkembangan Hukum di Indonesia.” Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities 5, no. 1 (2025): 159–164.

Rahmawati, Dwi, Bismar Nasution, Suhaidi, dan Mahmul Siregar. “Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Saham Minoritas Dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 2, no. 1 (2021): 34–48.

Raihan, Muhammad, dan Veri Antoni. “Pertanggungjawaban Pemegang Saham Perusahaan Startup dengan Hak Multiple Voting Shares terhadap Perlindungan Pemegang Saham Biasa dari Perspektif Hukum Perseroan di Indonesia.” Skripsi, Universitas Gadjah Mada, 2023.

Rasji, dan Dwi Indriyanie. “Penerapan Klasifikasi Saham Dengan Hak Suara Multipel Bagi Pemegang Saham Emiten Dalam Perspektif Keadilan.” Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 2 (Desember 2023): 1653–1667.

Sudiyana, dan Foluke M. Dare. “The Legal Capital Market Protection: Justice for Minority Stock Investors.” Jurnal Hukum UNISSULA 41, no. 3 (2025): 608–625.

Sugandi, Dwinta, David Tan, dan Winda Fitri. “Perbandingan Doktrin The Piercing Of Corporate Veil Di Berbagai Negara (Indonesia, Perancis Dan Jerman).” Unes Journal of Swara Justisia 8, no. 3 (2024): 581–598.

Wijaya, M. Andy Rahmad. “Analisis Hukum Atas Penerapan Klasifikasi Saham Dengan Hak Suara Multipel Di Pasar Modal Indonesia.” Al’Adl: Jurnal Hukum 14, no. 2 (2022): 367–381.

Dewi, Sandra. Aspek Hukum Perseroan Terbatas. Pekanbaru: Insan Cendekia Mandiri, 2021.

Habibi, Miftakhur Rokhman. Hukum Pasar Modal Indonesia: Perkembangan Hukum Pasar Modal Era Kolonial Hingga Era Digital. Malang: Inara Publisher, 2022.

Harahap, M. Yahya. Hukum Perseroan Terbatas. Jakarta: Sinar Grafika, 2009.

Nawawi, Badruzzaman. Politik Hukum Perusahaan: Suatu Kajian Dasar-dasar Hukum Perusahaan Teoretis-Politik. Cetakan I, 2022.

Nainggolan, Bernard. Perlindungan Hukum bagi Pemegang Saham Minoritas dalam Perusahaan Terbuka. Publika Global Media, 2022.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 22/POJK.04/2021 tentang Penerapan Klasifikasi Saham dengan Hak Suara Multipel oleh Emiten dengan Inovasi dan Tingkat Pertumbuhan Tinggi yang Melakukan Penawaran Umum Efek bersifat Ekuitas berupa Saham.




DOI: https://doi.org/10.21107/il.v7i2.36374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Iniciolegis  is licensed under  Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .

Abstracts and Indexing

This journal is indexed in  Google Scholar ,  Garuda.kemendikbud ,  Dimensions ,  Crossref , dan Sinta