KEMAMPUAN DEFFERED TAX DALAM MENJELASKAN INCOME SMOOTHING

Fran Sayekti, Sekar Akrom Faradiza, Indrawati Poespita Dewi

Abstract


The aim of this research is to examine the ability of deffered tax to explain income smoothing in manufacturing company listed in BEI at 2005-2009. Using discretionary accrual may lead to errors in earnings management forecast due to misclasification of total accrual to discretionary and nondiscretionary accrual. Some research used deffered tax to solve this problem and they concluded deffere tax can be used to detect earnings management better than discretionary accrual. The differences of the rule to preparing income statement between commercial accounting and tax regulation make a differences in the number of profit that used to count the tax of profit. This differences motivate manager to used their discretion to choose accounting method that may lead to decrease the profit or to smooth the income. So we predict that deffered tax as a tool to income smoothing. This research used logistic regression to test the hypothesis and found that discretionary accrual give better explanation to earning management than deffered tax.

Keywords


deffered tax, income smoothing, discretionary accrual

References


Agoes & Trisnawati. 2007. Akuntansi Perpajakan. Salemba Empat.

Amali, Muhammad, Na’im. 2009. Analisis Kemampuan Deffered Tax Expenses dalam Mendeteksi Earnings Management Pada Emiten yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa. Jurnal Akuntansi & Bisnis. Vol.9. No.1 (Februari). Hal 71-84.

Bursa Efek Indonesia. 2008. Panduan Pemodal: Investasi di Pasar Modal. Bursa Efek Indonesia. Jakarta.

Dechow, P dan Skinner. 2000. Earnings Management : Reconciling the Views of Accounting Academics, Practitioners, and Regolators. American Accounting Association Accounting Horizon. Vol. 14. No.2. (Juni). Hal 235-250.

Ekawati, Erni. 2006. Manajemen Laba Pada Penawaran Saham Perdana di Bursa Efek Jakarta: Analisis Dengan Model Healy. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan. Vol. 2. No. 1 (Februari). Hal 12-26.

Ghozali, Imam. 2001. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

Harnanto. 2003. Akuntansi Perpajakan. Edisi Pertama. BPFE. Yogyakarta.

IAI. 2007. Standar Akuntansi keuangan. Salemba Empat. Jakarta.

Irton. 2009. Handbook of Accounting. Edisi 1. Cetakan 1. STIM YKPN.

Juniarti & Corolina. 2005. Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Perataan Laba (Income Smoothing) Pada Perusahaan Go Publik. Jurnal Akuntansi & Keuangan, Vol. 7, No.2, (November) Hal:148-162

Kumaladewi, Patricia. 2008. Pengaruh Perubahan Return On Asset, Perubahan Perating Profit Margin, dan Ukuran Perusahaan Terhadap KemungkinanPraktik Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Skripsi. Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Yogyakarta.

Masodah. 2007. Praktik Perataan Laba Sektor Industri Perbankan dan Lembaga Keuangan Lainnya dan Faktor yang Mempengaruhinya, Procceeding PESAT. Vol.2. (Agustus).

Muljono, Djoko. 2010. Panduan Brevet Pajak. Andi Yogyakarta.

Nuryaman. 2008. Pengaruh Konsentrasi Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba. SNA XI Pontianak.

Phillips, J., M. Pincus, dan S. Rego. 2003. Earnings Management: New Evidence Based On Deffered Tax Expense. The Accounting Review. Vol. 78. No.2. Hal 491-521.

Sulistyanto, Sri. 2008, Manajemen Laba: Teori dan Model Empiris. Edisi Pertama. Grasindo. Jakarta.

Syahriana, Nani. 2006. Analisis Perataan Laba dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pada Perusahaan Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Yogyakarta.

Tjahjono & Husein. 2009. Perpajakan. STIM YKPN.

Utari, Dewi. 2007. Analisis Hubungan Antara Beban Pajak Tangguhan Dengan Manajemen Laba. Tesis. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

UU No. 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan.

Waluyo. Perpajakan Indonesia. Buku 1. Edisi 7. Salemba Empat. Jakarta.

Wijayanto & Murtini. 2009. Perbedaan Earning Manajemen Pada Perusahaan Manufaktur yang Laba dan Rugi di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. Vol.5. No.1 (Februari). Hal 17-33.

Yulianti. 2004. Kemampuan Beban Pajak Tangguhan Mendeteksi Manajemen Laba. Tesis. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Zain, Mohammad. 2005. Manajemen Perpajakan. Edisi Kedua. Salemba Empat. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.21107/infestasi.v7i2.494

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)

Creative Commons License

Faculty of Economics, University of Trunojoyo Madura
© 2016