Pesantren Sebagai Pusat Sertifikasi Dan Edukasi Sumber Daya Insani Pariwisata Syariah Dalam Penguatan Industri Halal Di Indonesia
Abstract
Sertifikasi profesi bagi sumber daya insani di Indonesia adalah hal yang sangat penting. Apalagi jika melihat growth industry keuangan maupun bisnis syariah yang cukup pesat, maka dirasa sangat perlu adanya upaya penanaman ilmu ekonomi ilahiyah tersebut pada generasi yang lebih muda yakni pondok pesantren yang menjadi pusat edukasi dalam pembentukan kreatifitas dan keahlian.
Pendekatan yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah deskripsi kualitatif berdasarkan kajian kepustakaan. Sumber sekunder didapatkan dari buku-buku yang relevan dengan topik penulisan, karya tulis ilmiah, artikel, serta jurnal dari internet.
Penelitianini menemukan bahwa industri halal akan menjadikan sertifikasi sebagai bekal menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi pada persaingan kompetensi di pasar kerja. Adapun konsep pengintegrasian sertifikasi syariah dengan pondok pesantren secara sistematis merupakan suatu strategi yang cukup jitu untuk menghasilkan generasi-generasi muda muslim calon praktisi maupun akademisi yang mafhum akan ekonomi syariah. Kompetensi yang didukung dengan sertifikasi ini, akan menghasilkan SDI-SDI berkompeten yang akan mampu menggerakkan pariwisata syariah dengan kualitas dan daya saing yang tinggi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alwi, B. M. (2016). Pondok Pesantren: Ciri Khas, Perkembangan, Dan Sistem Pendidikannya. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan. https://doi.org/10.24252/lp.2013v16n2a8
ASEAN.“Tourism Statistics”http://www.asean.org/news/item/tourism-statistics, 2012
Crescentrating. (2017). Global Muslim Travel Index (GMTI) 2017. Crescentrating.Com. https://doi.org/10.1016/j.jweia.2015.05.010
G.T. Suroso. (2015). Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Perekonomian Indonesia. BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN.
Gamal Abdul Nasir Zakaria. (2010). Pondok Pesantren : Changes and Its Future. Journal of Islamaic and Arabic Education.
Invesments, I. (2016). Industri Pariwisata Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.“Indonesia Bidik Wisatawan Muslim Melalui Pengembangan Wisata Syariah” http://parekraf.go.id/asp/detil.asp?c=16&id=2447 2013.
Kementerian Perindustrian. “Indonesia Terlambat Hadapi MEA2015” http://kemenperin.go.id/artikel/8055/Indonesia-Terlambat-Hadapi-MEA- 2015,2015.UNWT.“UNWTOTourismHighlights”dari http://mkt.unwto.org/publication/unwto-tourism-highlights-2014-editio
Muhajirin, M. (2018). Pariwisata Dalam Tinjauan Ekonomi Syariah. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial. https://doi.org/10.30868/am.v6i01.241
Muttaqin, R. (2011). Kemandirian dan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren (. JESI Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia.
Soebagyo, S. (2018). Strategi Pengembangan Pariwisata Di Indonesia. Liquidity. https://doi.org/10.32546/lq.v1i2.145
Wangke, H. (2015). Peluang Indonesia Dalam Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Info Singkat Hubungan Internasional.
Zarkasyi, H. F. (2015). Modern Pondok Pesantren: Maintaining Tradition in Modern System. TSAQAFAH. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v11i2.267
DOI: https://doi.org/10.21107/dinar.v6i2.6472
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Moh Suyudi, Muhammad Muhlis, Mansur Mansur
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Journal Dinar Indexed by:
Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam by Universitas Trunojoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.