Faktor Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Pengolahan Di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2013-2021

Anisa Yuliani, Herry Yulistiyono

Abstract


Sektor industri pengolahan merupakan leading sektor di Jatim yang memiliki kontribusi PDRB tertinggi. Namun jika dilihat dari penduduk bekerja masih didominasi sektor pertanian yang memiliki nilai output lebih rendah dari pada sektor industri pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB sektor industri pengolahan, jumlah industri, angkatan kerja, UMK dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2013-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analisis data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PDRB Sektor Industri dan UMK berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, Jumlah Industri berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, sementara Angkatan kerja dan Tingkat Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. Secara simultan PDRB Sektor Industri Pengolahan, Jumlah Industri, Angkatan Kerja, UMK dan Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja Sektor Industri di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2013-2021.

 

Kata Kunci:, Sektor Industri Pengolahan, Tenaga Kerja, Jumlah Industri


References


Agustin, W. (2022). Analisis Pengaruh PDRB, IPM, Dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia (Studi Kasus Di 10 Provinsi Tahun 2015-2019). Karya Ilmiah. Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Anjani, I., Fitryani, V., & Samawa. (2022). Pengaruh Jumlah Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 10(1), 93–100.

Antonius, J., Vecky, K., George, A. J. M., & Ratulangi, U. S. (2019). Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan Dan Tingkat Upah Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kota Manado. Jurnal Pembanguan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 20(2), 62–79.

Arsyad, Lincolin. (1997). Ekonomi Pembangunan. Penerbit STIE YKPN. Yogyakarta.

Aziz Prabowo, (1997). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Subsektor Industri Kecil Di Kabupaten Tegal. Semarang: Universitas Diponegoro.

Badan Pusat Statistik. (2021). Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2021. Jawa Timur: Badan Pusat Statistik Provinsi.

Bellante, Don dan Mark Jackson. (1990). Ekonomi Ketenagakerjaan. Jakarta: Lembaga Penerbit Universitas Indonesia.

Bloom, D. E., & Freeman, R. (2014). Population Growth, Labor Supply, and Employment in Developing Countries. The National Bureau of Economic Research, (March 1986).

Borjas, George (2005). Edisi Ke 3. Labor Economics. Mc. Graw-Hill. New York

Caraka, R. E. (2017). SpatialL Data PanelL (T. W. Publish (ed.); Pertama). WADE Publish.

Darmawan, D. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif (A. Z. el Mazwa (ed.); 3 ed.). WIDYA GAMA PRESS.

Gani, H., Ibrahim, M., Novriansyah, M. A., & Yakup, A. P. (2023). Pengaruh Jumlah Angkatan Kerja Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 2(1), 29–38.

Hasanah, U. (2022). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia Periode 2016-2020. Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah, 1(2).

Indradewa, I. G. A., & Natha, K. S. (2015). Pengaruh Inflasi, PDRB dan Upah Minimum terhadap

Insana, N., & Mahmud, A. K. (2021). Dampak Upah, Pendidikan Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Takalar. Bulletin of Economic Studies, 1(1), 47–57.

Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Bali. Economics Development Analysis Journal, 4, 923–950

Jhingan, M. L, 2002. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Kuncoro, Haryo. (2002).” Upah Sistem Bagi Hasil dan Penyerapan Tenaga Kerja.” Jurnal Ekonomi Pembangunan. Kajian Ekonomi Negara Berkembang, Vol. 7 No. 1, 2002.

Kurniawan, A., & Aisyah, S. (2023). Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2021. Journal of Management & Business Determinan, 6(1), 198–207.

Lube, F., Kalangi, J. B., & Tolosang, K. D. (2021). Analisis Pengaruh Upah Minimum Dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kota Bitung. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 21(03), 25–36.

Mankiw, G. N. (2003). Teori Makro Ekonomi Terjemahan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Miar. (2014). Influence of Government Expenses to Economic Growth and Manpower Absorption at Regencies / Cities in Central Kalimantan Province. Journal of Economics and Sustainable Development, Vol 5 No.21

Mulyadi (2008), Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan, 58-59

Ni Komang Pande Wiasih, N. L. K. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Angkatan Kerja Dan Tingkat Upah Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Provinsi Bali. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 10(12), 1097–1106.

Pamungkas, G. (2022). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Manufaktur Di Kabupaten / Kota Jawa Tengah Tahun 2018-2021 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 22(2), 1–12.

Pratama, Y. A., & Hidayah, N. (2023). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Provinsi Jawa Tengah dengan Pendekatan Data Panel Periode 2010-2021. Journal of Economics and Business, 7(1), 151–158.

Prihatini, D., Wibisono, S., & Wilantari, R. N. (2020). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia Tahun 2011-2015. Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 7(1), 36–41.

Putri, E., Setyowati, E., & Rosyadi, I. (2022). Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDRB), Upah Minimum Kota/Kabupaten, dan Indeks Perkembangan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016-2019. Journal of Economics and Business, 6 (2), 651–655.

Rahayu, Y. (2020). Pengaruh Upah Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jambi Tahun 2010-2019. Jurnal Development, 8(2), 114–128.

Ratnasari, D., & Nugraha, J. (2021). Pengaruh UMK, Pendidikan, Jumlah Penduduk Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kota/Kabupaten Jawa Tengah. Journal Of Economics, 1(2), 16–32

Sadono Sukirno, Makroekonomi: Teori Pengantar, (Jakarta: Rajawali Pers, 2013), Halaman 423

Saraswati, B. D. (2022). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja 34 Provinsi Di Indonesia: Pendekatan Fixed Effect. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 6(3), 1139–1156.

Sasana, Hadi. (2006). Analisis dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di kabupaten/Kota Provinsi jawa Tengah. Dinamika Pembangunan Vol. 3 No. 2

Simanjuntak, Payaman. (1998), Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sukirno, Sadono. (2013). Makro Ekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali pers.

Sumarsono, Sonny. (2009). Ekonomi Sumber Daya Manusia Teori dan Kebijakan Publik. Yogyakarta: Graha Ilmu

Tangkilisan, Hessel Nogi S, (2007), Manajemen Publik, Jakarta: Grasindo

Tasyim, D. A. S. R., Kawung, G. M. V, & Siwu, H. F. D. (2021). Pengaruh Jumlah Unit Usaha UMKM Dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Sulawesi Utara. Jurnal EMBA Vol.9, 9(3), 391–400.

Todaro, Michael P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Erlangga. Jakarta

Widodo, P. E. N., & Woyanti, N. (2023). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Besar dan Sedang Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 5(1), 66–78




DOI: https://doi.org/10.21107/bep.v4i2.24186

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Buletin Ekonomika Pembangunan  © 2019 - Journal of Economic & Development Studies | Development Economics Program - Faculty of Economics and Bussiness, Trunojoyo University
   DESKRIPSI GAMBAR