KINERJA PEMASARAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAGUNG HIBRIDA UNGGUL MADURA MH-3 DI KABUPATEN BANGKALAN

Mozalita Nur Alizah, Mokh. Rum

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pemasaran dan strategi pengembangan jagung hibrida unggul Madura MH-3 di Kabupaten Bangkalan. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, yaitu Desa Desa Duko Tambin Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan yang merupakan pilot project pengembangan jagung hibrida unggul Madura MH-3. Penentuan sampel pada penelitian menggunakan acidental sampling untuk mengetahui kinerja pemasaran, dan purposive sampling untuk mengetahui strategi pengembangan, dengan jumlah 5 responden seperti peneliti, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, petugas penyuluh lapang (PPL) dan kelompok tani dengan teknik pengumpulan data secara primer dan sekunder. Pengukuran kinerja pemasaran dilakukan dengan pendekatan efisiensi pemasaran melalui perhitungan margin pemasaran, dan farmer’s share. Perumusan strategi pengembangan jagung hibrida unggul Madura MH-3 digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan: (1). kinerja pemasaran jagung hibrida unggul Madura MH-3 belum efisien, dan (2). prioritas strategi pengembangan jagung hibrida unggul Madura MH-3 adalah penerapan budidaya jagung secara intensif sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).

Keywords


Rantai pasok, Jagung hibrida, Madura

Full Text:

PDF

References


Amzeri, A. 2018. Tinjauan Perkembangan Jagung di Madura dan Alternatif Pengolahan Menjadi Biomaterial. Jurnal Ilmiah Rekayasa 11(1): 74-86

Ardhy, F., 2018. Sistem Pengamblan Keputusan Pemilihan Bibit Jagung Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada Toko Abadi Jaya Lampung Timur. Jurnal Informasi dan Komputer 6(2): 73-80

Badan Pusat Statistik. 2020. Tabel Produksi Menurut Bulan Tahun 2019. https://www.bps.go.id/all_newtemplate.php. Diakses pada 20 Februari 2020

BPS. Badan Pusat Statistik. 2019. Produktivitas Jagung Madura 2018. https://www.bps.go.id/all_newtemplate.php. Diakses pada 25 April 2020.

Budiono, R., Achmad Syaichu. 2016. Manajemen Rantai Pasok Jagung Asalan Pada CV AMIN di Lampung Tengah. Jurnal Spektrum Industri 14(2) :109 – 230

Cruz, Q.D, dan Weiss, E.A. 2002. Sesamum orientale L.P. 123-128 in van der vossen. H.A.M. and U mali, B.E (Eds) plant resousces of south easts asia no. 14 vegetable oil and fats. prosea foundation. Bogor. Indonesia.

David, F. R. 2004. Manajemen Strategis, Terjemahan: PT. Indeks Kelompok Gramedia. Gramedia. Jakarta

Ferdinand, Augusty. 2000. Structural Equation Modelling dalam Penelitian Manajemen. Universitas Dipenogoro. Semarang.

Heizer, J., dan Reinder B. 2014. Operations Management. Sustainability and Supply Chain Management. Pearson. Boston

Hidayat, A., Sri, A.A., dan Jaka, S. 2017. Analisis Rantai Pasok Jagung (Studi Kasus Pada Rantai Pasok Jagung Hibrida (Zea Mays) Di Kelurahan Cicurug Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka). Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan 5(1).

Indrajit, R. E., dan Richardus D. 2002. Konsep Manajemen SUPPLY CHAIN Strategi Mengelola Manajemen Rantai Pasokan bagi Perusahaan Modern di Indonesia. Grasindo. Jakarta.

Irawan, A.P. 2008. Buku Ajar Manajemen Rantai Pasokan. Fakultas Teknik Universitas Tarumanegara. Jakarta.

Jumiati, E., Darwanto, D.H., Hartono, S., dan Masyhuri., 2013. Analisis Saluran Pemasaran Dan Marjin Pemasaran Kelapa Dalam Di Daerah Perbatasan Kalimantan Timur. AGRIFOR, XII (1):1-10

Kementerian Pertanian. 2019. Data Keluaran Berdasarkan Indikator Nasional. http://pertanian.go.id/1. Diakses pada tanggal 27 November 2019

Kementerian Pertanian. 2019. Data Keluaran Berdasarkan Indikator Provinsi. http://pertanian.go.id/1. Diakses pada tanggal 27 November 2019

Marimin., dan Nurul M. 2011. Aplikasi Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Rantai Pasok. IPB Press. Bogor.

Morgan, W.S., dan Iwantoro A.S.L. 2004. Improving Indonesian Vegetable Supply Chains. Agri-product Supply Chain Management in Developing Countries. Proceeding of a Workshop. ACIAR. Bali

Neely, C., B. Haight., J. Dixon., A. S. Poissot. 2007. Report of the FAO expert consultation on a good agricultural practice approach. Food and agriculture organization of United Nation. Rome

Pujawan, I.N., dan Mahendrawathi. 2017. Supply Chain Management. Edisi ke 3.

Penerbit Andi. Yogyakarta.

Rum, M., Darwanto, D.H., Hartono, S., Masyhuri., 2019. Decision Support System for Determining Mini Sugar Mill Location in Madura. Jurnal Caraka Tani 34 (2): 232-244.

Rum, M., Darwanto, D.H., Hartono, S., Masyhuri., 2019. The Influence Of Supply Chain Management To Sugarcane Farming Performance In Madura. IOP Conference Series. Earth and Environmental Science

Said, A.l, Bayu, A.S., Clara, L.B., Hoetomo, L., Riri, S., Soerjo, W., dan Zaldi I.M. 2006. Produktivitas dan Efisiensi dengan Supply Chain Management.. Sekolah Tinggi PPM. Jakarta

Suartana, IW, Antara, M., dan Damayanti., 2016. Strategi Pengembangan Usahatani Jagung Di Desa Malik Trans Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai. J. Agroland 23 (3) : 190 - 197

Sugiarti, T., dan Hayati, M., 2009. Persepsi Petani Madura dalam Menolak Komoditas Jagung Varietas Baru. Embryo. 6(1) : 35-46.

Susrusa, A.K.B., dan Tenaya, M.Narka., 2014. Pengaruh Primatani Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Perkebunan di Kecamatan Busungbiu. Jurnal Manajemen Agribisnis 2 (1): 22-35

Swasta, Basu. 2007. Azas-azas Marketing. Cetakan Keenam. Edisi Ketiga. Liberty Offset, Yogyakarta




DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i2.8177

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License