PERSEPSI DAYA DUKUNG EKOWISATA BAHARI PULAU MANDANGIN KABUPATEN SAMPANG

Rasita Risky Ariani, Mardiyah Hayati

Abstract


Pulau mandangin merupakan salah satu wilayah di kabupaten sampang dengan luas 1650 km2 dan jumlah penduduk 20.568 jiwa. Sebagai sebuah pulau, mandangin berpotensi dikembangkan sebagai ekowisata bahari. Saat ini pemerintah desa bermaksud  mengembangkan  pulau mandangin sebagai kawasan pariwisata. Maka untuk menjamin keberlanjutan konservasi dan reabilitas sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal dibutuhkan pengelolaan kawasan pariwisata yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah menghitung daya dukung dan menganalisis daya dukung ekonomi serta daya dukung sosial. Metode analisis untuk menghitung daya dukung kawasan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung kawasan pulau mandangin pada stasiun pasir putih dapat menampung wisatawan sebanyak 480 orang/hari dengan luas areal 12000 m² dan stasiun candin sebanyak 1136 orang/hari wisatawan dengan luas areal 28400 m² pada rekreasi pantai. Pada daya dukung ekonomi adanya ekowisata di pulau mandangin dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Daya dukung sosial masyarakat pulau mandangin menerima keberadaan ekowisata dan bersedia menerima kedatangan wisatwan dengan fasilitas pariwisata yang mendukung.

Keywords


pulau mandangin, ekowisata, daya dukung kawasan

Full Text:

PDF

References


Aji, Riswandha Risang, Retno Widodo Dwi Pramono, Dan Dwita Hadi Rahmi. 2018. “Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Ekonomi Wilayah Di Provinsi Jawa Timur.” Jurnal Planoearth 3(2): 57.

Asmin, Ferdinal. 2013. “Ekowisata Dan Pembangunan Berkelanjutan (Dimulai Dari Konsep Sederhana).” Journal Of Chemical Information And Modeling 53(9): 1689–99.

Dias Satria. 2009. “Strategi Pengembangan Ekowisata.” Journal Of Indonesian Applied Economics, 3(Mei): 37–47.

Fitari, Yessi, Dan Samsul Ma’rif. 2017. “Manfaat Pengembangan Desa Wisata Wonolopo Terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi Dan Lingkungan Masyarakat Lokal.” Jurnal Wilayah Dan Lingkungan 5(1): 29.

Ketjulan, Romy. 2010. “Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Ekowisata Bahari Pulau Hari Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara.” Thesis,. Program Pasca Sarjana . Institut Pertanian Bogor.

Kusumastuti, Anisa Hapsari, Dan Adjie Pamungkas. 2018. “Identifikasi Potensi Dan Permasalahan Daya Dukung Lingkungan Berdasarkan Aspek Daya Dukung Fisik, Daya Dukung Ekologis, Dan Daya Dukung Sosial Pada Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.” Jurnal Teknik Its 7(1): 2337–3520.

Mayangsari, D., Muin, S., & Siahan, S. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Objek Ekowisata Mangrove Di Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 5(3), 668– 679.

Muh. Rasman Manafi, Achmad Fahrudin, Dietriech G. Bengen, Mennofatria Boer. 2009. “Aplikasi Konsep Daya Dukung Untuk Pembangunan Berkelanjutan Di Pulau Kecil (Studi Kasus Gugus Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi)1.” Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan Dan Perikanan Indonesia 1(Juni): Jilid 16, Nomor 1: 63-71.

Muhsoni, Firman Farid. 2016. “Kesesuaian Ekowisata Selam Di Pulau Mandangin Kabupaten Sampang.” Prosiding Seminar Nasional Kelautan 2016 (Juli): 1–9.

Prasita, Viv Djanat. 2007. “Analisis Daya Dukung Lingkungan Dan Optimalisasi Pemanfaatan Wilayah Pesisir Untuk Pertambakan Di Kabupaten Gresik.” Disertasi: 1–49. Program Pasca Sarjana . Institut Pertanian Bogor.

Rajab, M.A, Achmad Fahruddin, Dan Isdradjad Setyobudiandi. 2013. “Daya Dukung Perairan Pulau Liukang Loe Untuk Aktivitas Ekowisata Bahari.” Depik Jurnal 2(3): 114–25.

Ramadhan, Syahru, Pindi Patana, Dan Zulham Apandy Harahap. 2014. “Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.” Aquacoastmarine 5(4): 31–43.

Rini, I.S, Dan Mukhlis K.L. 2018. “Kajian Kesesuaian, Daya Dukung Dan Aktivitas Ekowisata Di Kawasan Mangrove Lantebung Kota Makassar.” Jurnal Pariwisata 5(1): 1–10.

Siringo, M., & Adikampana, I. M. (2014). Persepsi Wisatawan Terhadap Kemacetan Di Jalan Pantai Kuta Kabupaten Badung Bali. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(1), 24–35.

Sukandar, Sukandar, Citra S.U. Dewi, Dan Muliawati Handayani. 2017. “Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Lingkungan Untuk Pengembangan Wisata Bahari Di Pulau Bawean Kabupaten Gresik Provinsi Jaya Timur.” Depik 6(3): 205–2013.

Sunyigono, A., Dan M.Hayati. 2017. “Penerapan Teknologi Permakultur Pada Lahan Kering Marginal Di Pulau Mandangin-Sampang Andrie.” Journal Pengabdian 3, No. 1,: 12–19.

Tumimomor, Mailany, Emanuel Jando, Dan Emiliana Meolbatak. “Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Kupang.” Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (Janapati) Issn 2089-8673 1(2): 142.

“Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10.Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.” 2009. 2(5): 255.

Undang Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang: Pengelolaan Lingkungan Hidup. 1997. “Undang Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang: Pengelolaan Lingkungan Hidup.” (23).

Valley, Bangus. 2013. “Carrying Capacity Assessment For The Promotion Of Ecotourism In Bangus Valley : A Future Tourist Destination Of J&K – India.” International Journal Of Scientific Research 2(3): 187–88.

Wicakcono, Arif, Ed. 2009. “Ekowisata.” In Panduan Dasar Pelaksanaan Ekowisata, Nias: Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Nias Selatan, 1–18. Www.Niasadventure.Com.

Wunani, D., Sitti, N., Faizal, K. 2013. “Kesesuaian Lahan Dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Botutonuo ,.” Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Universitas Negeri Gorontalo 1(September): 89–94.

Yuniarti, Erni, Rinekso Soekmadi, Hadi Susilo Arifin, Dan Bambang Pramudya Noorachmat. 2018. “Analisis Potensi Ekowisata Heart Of Borneo Di Taman Nasional Betung Kerihun Dan Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu.” Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal Of Natural Resources And Environmental Management) 8(1): 44–54.

Yuliana, F. 2019. Ekowisata Perairan. Ipb Press. Bogor




DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i1.8019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License