Analisis pendapatan usaha tani bawang merah di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan

Hoirun Nisak, Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho

Abstract


The agricultural sector is divided into 3 subsectors, namely food crops, plantations, and horticulture. One of the agricultural commodities in the horticulture subsector is shallots. Waru Barat village is one of the villages that produce shallot commodities in Pamekasan Regency. However, there are problems faced by farmers including harvesting activities simultaneously causing a decline in selling prices, farmers have not made records related to costs incurred and profits obtained, as well as the lack of availability of inorganic fertilizers. The purpose of this study is to: (1) analyze the income of shallot farmers in Waru Barat Village, (2) analyze the feasibility of shallot farming in Waru Barat Village. The methods used are revenue analysis and feasibility analysis. The Data used are primary data obtained from interviews directly with farmers using questionnaires. The results showed that the average income of shallot farmers amounted to Rp146,971,031/Ha in 2 planting seasons. The results of the feasibility analysis of shallot farming are feasible to be developed because the value of R/C ratio is 3.26 > 1 and the value of B/C ratio is 2.26 > 1. Farmers can use seeds, fertilizers as needed and take care of the means of production for a longer service life.

Keywords


Bawang merah; kelayakan usahatani; pendapatan; usahatani

Full Text:

PDF

References


AB, S., & Hasrida. (2019). Pemberdayaan Petani Bawang Merah Terhadap Kesejahteraan Keluarga Kolai Kabupaten Enrekang. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 2(2), 1–12.

Badan Pusat Statistik. (2020). Provinsi Jawa Timur Dalam Angka Tahun 2020.

Badan Pusat Statistik. (2022). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2022.

Baharuddin, L., & Muhammad, M. (2021). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Bawang Merah Lokal Topo di Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Biosainstek, 3(1), 46–52.

Bouhenni, H., Doukani, K., Hanganu, D., Olah, N.-K., Sekeroglu, N., & Gezici, S. (2021). Analysis Of Bioactive Compounds and Antioxidant Activities Of Cultivated Garlic (Allium Sativum L.) and Red Onion (Allium Cepa L.) in Algeria. International Journal of Agriculture, Environment and Food Sciences, 4(4), 550–560. https://doi.org/10.31015/jaefs.2021.4.15

Dahlianawati, Sofyan, & Jakfar, F. (2020). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonicum L) di Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(4), 31–44. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i4.15867

Edi, S. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah Pada Dua Cara Tanam Di Lahan Kering Dataran Rendah Kota Jambi. Jurnal Agroecotenia, 2(1), 1–10.

Erny, Howara, D., Fahruddin, M., & Safitri, D. (2022). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah Varietas Lembah Palu di Kabupaten Sigi. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 29(3), 323–329.

Fattah, M. A., & Mardiyati, S. (2022). Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah (Studi Kasus di Desa Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang). Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 8(1), 367–375.

Fauzan, M. (2020). Pendapatan Rumah Tangga Petani Bawang Merah Lahan Pasir Pantai di Kabupaten Bantul. Jurnal Agri Sains, 4(1), 60–66.

Ferian, Amruddin, & B, S. (2022). Analisis Pendapatan dan Nafkah Petani Bawang Merah di Desa Nangawera Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Jurnal Tabaro, 6(1), 676–682.

Ia, K. E., Pakasi, C. B. D., & Sondak, L. W. T. (2018). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Desa Tonsewer Selatan Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Jurnal Agri-SosioEkonomi Unsrat, 14(2), 297–308.

Kamble, A. L., & Tiwari, U. (2019). Instability in Onion Production and Marketing in Maharashtra. International Journal of Science and Research, 8(2), 975–979. https://doi.org/10.21275/ART20195273

Maharani, N. (2019). Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Junrejo Kota Batu. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 4(2), 70–73.

Mangkat, R. R., Dumais, J. N. K., & Katiandagho, T. M. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Agri-SosioEkonomi Unsrat, 18(1), 23–28.

Marsaoly, H. A., Suwandi S. Sangadji, & Sumartono, E. (2020). Analisis Profitabilitas Usaha Tani Bawang Merah Pada Unit Transmigrasi (Trans Koli). Jurnal Agritepa, 7(2), 142–151.

Muhyi, M., Hartono, Budiyono, S. C., Satianingsih, R., Sumardi, Rifai, I., Zaman, A. Q., Astutik, E. P., & Fitriatien, S. R. (2018). Metodologi Penelitian. In Adi Buana University Press. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. www.unipasby.ac.id

Nadziroh, M. R. N. (2020). Peran Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Magetan. Jurnal Agristan, 2(1), 52–60.

Nalendra, A. R. A., Rosalinah, Y., Priadi, A., Subroti, I., Rahayuningsih, R., Lestari, R., Kusamandari, S., Yuliasari, R., Astuti, D., Latumahina, J., Purnomo, M. W., & Zede, V. A. (2021). Statistika Seri Dasar Dengan SPSS. In Penerbit Media Sains Indonesia. Penerbit Media Sains Indonesia.

Nugraha, R. Y., Awaliyah, F., & Mulyana, T. (2022). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah di Desa Panembong Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. Jurnal Penelitian Agri Hatantiring, 2(2), 32–40.

Pamekasan, B. K. (2021). Kabupaten Pamekasan Dalam Angka 2021. BPS Kabupaten Pamekasan.

Pamekasan, B. P. S. K. (2021). Kecamatan Waru Dalam Angka 2021.

Pujiati, Rositasari, D., & Primiani, C. N. (2017). Vertikultur Bawang Merah.

Puryati, D., Kuntadi, S., & Basuki, T. I. (2018). Manajemen Usaha Budidaya Tanaman Hortikultura Dalam Polybag (Tanaman Hortikultura Modern). Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 3(1), 277–281.

Putri, I. P., Arifin, B., & Murniati, K. (2021). Analisis Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis, 9(1), 62–69.

Sadaruddin, W., Baruwadi, M., & Murtisari, A. (2017). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Desa Lenyek Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai. Jurnal Agrinesia, 2(1), 17–26.

Saeri, M. (2018). Usahatani dan Analisisnya. Universitas Wisnuwardhana Malang Press.

Samsu. (2017). Metode Penelitian: Teori dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, Serta Research & Development. Pusat Studi Agama dan Kemasyarakatan (Pusaka).

Sitinjak, W., & Sinaga, R. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Bawang Merah di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Jurnal Agriprimatech, 6(1), 1–11.

Sugianto, S., Kurniawan, H. M., & Yuliarto, R. T. (2019). Analisis Kelayakan Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. E-Jurnal Equilibrium Manajemen, 1(1), 8–13.

Suratno, Christoporus, & Tangkesalu, D. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Desa Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Jurnal Pembangunan Agribisnis, 1(2), 11–17.

Widyantara, W. (2018). Ilmu Manajemen Usahatani. In Udayana University Press. Udayana University Press.




DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v4i3.20175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License