Analisis risiko peternakan sapi studi kasus Peternakan Alami Sejati Desa Palenggian Barat, Bangkalan
Abstract
Peternakan merupakan salah satu potensi untuk dikembangkan, karena memiliki kondisi alam yang sangat mendungkung dalam budidaya sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang ada dan tingkat risiko yang dialami apakah termasuk pada risiko besar ataupun risiko usaha kecil. Lokasi Peternakan Alami Sejati dipilih secara sengaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan mengidentifikasi risiko menggunakan fishbone, analisis Z-score, dan analisis VaR. Hasil analisis risiko kemudian dipetakan berdasarkan probabilitas dan dampak risiko. Identifikasi Risiko yaitu pada risiko produksi, pemasaran, dan keuangan. Nilai batas probabilitas diperoleh 52% dengan batas dampak risiko sebesar Rp. 45,195,164.50. Risiko produksi dan pemasaran termasuk pada kuadran III, sedangkan risiko keuangan ada pada kuadran II.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustin, M., & Hayati, M. (2020). PEMASARAN SAPI POTONG DI DESA LOBUK KABUPATEN SUMENEP. Agrisocionomics, 4(1), 14–21. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/agrisocionomics
Bardan, Feradis, & Adelina Triani. (2009). Penggunaan Air Tebu yang Dikombinasikan dengan Kuning Telur sebagai Pengecer Semen Sapi Bali. Jurnal Peternakan, 6(2), 36–43.
Bramantyo, D. (2008). Manajemen Risiko Korporat. Jakarta: PPM.
Fauzan, A. N. (2021). Analisis Risiko Produksi Ayam Broiler pada Peternakan Sistem Closed House dengan Pola Kemitraan di Kota Semarang. Agrisocionomics, 5(2), 1–12. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/agrisocionomics
Hanafi, M. M. (2009). Manajemen Risiko edisi kedua. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Heatubun, A. B., Veerman, M., & Matatula, M. J. (2022). Pengambilan Keputusan Manajemen Produksi dan Analisis Risiko Peternakan Sapi Potong Di Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru. 10(April), 9–16.
Kariyasa, K. (2005). Sistem integrasi tanaman-ternak dalam perspektif reorientasi kebijakan subsidi pupuk dan peningkatan pendapatan petani.
Lasaharu, N., Laya, N. K., & Boekoesoe, Y. (2020). ANALISIS PEMASARAN SAPI POTONG (Analysis of Marketing in Beef Cattle). Jambura Journal of Animal Science, 2(2), 62–75.
Makatita, J. (2021). Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Perilaku Dalam Usaha Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Buru (Effect of Characteristics Farmer on The Behavior In Farming Beef Cattle In Buru Regency). JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 1(2), 51–54.
Muslich, M. (2007). Manajemen risiko operasional. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Pangaribuan, G. R., Wirdanto, A. P., Mustika, W. P., & Wanto, A. (2019). Pemilihan Jenis Sapi bagi Peternak Sapi Potong dengan Metode SMART. ALGORITMA: Jurnal Ilmu Komputer Dan Informatika, 3(1), 30–37.
Parhusip, A. A., & Sari, P. (2021). STUDI KELAYAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN BISNIS PETERNAKAN LEMBU DANMANAJEMEN KEUANGAN. PUBLIDIMAS, 1(2), 182–190.
Syaiful, F. L., & Agustin, F. (2019). DISEMINASI TEKNOLOGI PAKAN KOMPLIT BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL PADA SAPI POTONG DI DAERAH KINALI, PASAMAN BARAT. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 2(1), 79–87.
Syaiful, F. L., Dinata, U. G. S., & Ferido. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sontang Kabupaten Pasaman Melalui Inovasi Budidaya Sapi Potong dan Inovasi Pakan Alternatif yang Ramah Lingkungan. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 1(3), 21–31.
Yulianti, F., Sukiyono, K., & Utama, S. P. (2020). MANAJEMEN RISIKO USAHA PENANGKAPAN IKAN LAUT DENGAN ALAT TANGKAP GILLNET DI PULAU BAAI, KOTA BENGKULU. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 6(2), 133–144. https://doi.org/10.15578/marina.v6i2.8268
DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v6i2.17951
Refbacks
- There are currently no refbacks.



