Sikap petani dalam pengambilan keputusan penggunaan benih jagung hibrida di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan

Adien Octavianing Ratu Pitaloka, Mokh. Rum

Abstract


Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pamekasan, Madura. Sikap petani untuk memilih menggunakan benih jagung akan berdampak pada tingkat pendapatan usaahtani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) karakteristik petani dalam proses pengambilan keputusan, (2) sikap petani terhadap benih jagung hibrida. Penelitian ini dilakukan di Desa Polangan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, Madura. Metode analis menggunakan analisis deskriptif dan multiatribut fishbein. Hasil penelitian menunjukkan sikap petani terhadap benih jagung hibrida adalah positif. Perilaku petani terhadap atribut jagung hibrida bersumber pada 4P (Product, Price, Place, Promotion) termasuk dalam kategori suka.

Keywords


Jagung; benih hibrida; sikap; perilaku

Full Text:

PDF

References


Amzeri, Achmad. (2017). Uji Daya Hasil 10 Hibrida Harapan Jagung Madura Berdaya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah. Agrovigor 10(1), 73-79.

Amzeri. Achmad. (2018). Tinjauan Perkembangan Jagung di Madura dan Alternatif Pengolahan Menjadi Biomaterial. Jurnal Ilmiah Rekayasa, 11 (1), 74-86.

Anisah dan Hayati, M. (2017). Pengambilan Keputusan Petani untuk Tetap Berusahatani Cabe Jamu di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 3 (2), 110-118. ht t ps:/ / doi .or g/ 10.18196/ agr.3251.

Aprilliana, R.M.A., dan Mustadjab, M.M. (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Dalam Menggunakan Benih Hibrida Pada Usahatani Jagung (Studi Kasus di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang). Jurnal Habitat, 7 (1), 7-13. https: // doi: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.2

Arifin Z., Istiqomah, dan Fatmawati, 2010. Pengembangan Jagung Varietas Lokal Sumenep. Prosiding Pekan Serelia Nasional: 98-108.Cipta.

Badan Pusat Statistik (2022).

Evayanti, N., Rusmadi, & Rita, R. (2004). Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Keputusan Petani Mengusahakan Usahatani Nenas di Desa Sungai Merdeka. EPP, 1(1): 17-21.

Insani, Ghandur dan Rita Nurmalina. (2014). Analisis Sikap, Kepuasan, dan Loyalitas Petani terhadap Benih Kedelai di Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Management, Institut Pertanian Bogor.

Kotler, Philip dan Susanto, A.B. (2000). Manajemen Pemasaran di Indonesia. Jakarta. Penerbit Salemba Empat.

Lesmana, D., dan wulandari, S. (2010). Efektivitas Penggunaan Demonstrasi Plot Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Terhadap Tingkat Produksi Padi Di Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. EPP, 7 (2), 37-42.

Makeham dan Malcolm. (1991). Manajemen Usahatani Daerah Tropis. Penerbit LP3ES. Jakarta.

Permasih, J., Widjaya, S., dan Kalsum, U. (2014). Proses Pengambilan Keputusan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Benih Jagung Hibrida oleh Petani di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 2(4), 372–381.

Prafithriasari, M., dan Fathiyakan, G. (2017). Analisis Sikap Dan Kepuasan Petani Dalam Menggunakan Benih Padi Varietas Lokal Pandanwangi (Studi Kasus Di Desa Bunikasih Dan Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang). Agroscience, 7 (2), 290-299.

Prasetyo, D.D., dan Fauziah, E. (2020). Efisiensi Ekonomi Usahatani Jagung Lokal Di Pulau Madura. Agriscience. 1 (1): 26-38.

Rahmaniyah, F dan Rum, M. (2020). Analisis Daya Saing Jagung Hibrida Unggul Madura Mh-3 Di Kabupaten Bangkalan. Agriscience, 1 (2), 367-382. http://journal.trunojoyo.ac.id/agriscience

Rusyadi. (2014). Analisis Sikap dan Kepuasan Petani Terhadap Atribut Benih Padi Hibrida Maro. Tesis (tidak dipublikasikan). Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.

Shinta, Agustina. (2011). Ilmu Usahatani. Penerbit Universitas Brawijaya Press. Malang.

Simamora, Bilson. (2008). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sugiarti, T., dan Hayati, M. (2009) Persepsi Petani Madura dalam Menolak Komoditas Jagung Varietas Baru. Embryo, 6 (1), 35-46.

Sugiarti, T., dan Hayati, M. (2009). Persepsi Petani Madura dalam Menolak Komoditas Jagung Varietas Baru. Embryo. 6(1) : 35-46.

Sukma, K.P.W., dan Suprapti, I. (2020). Produksi Jagung Hibrida Dan Lokal Madura Pada Lahan Salin Di Kabupaten Pamekasan. Seminar Nasional Optimalisasi Sumberdaya Lokal di Era Revolusi Industri 4.0.

Sukma, Kelik PW. (2020). Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Lokal, Hibrida Dan Komposit Di Pamekasan Madura. Agrosains, 4(2): 34-38.

Sumarwan, Ujang. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya Dalam Pemasaran. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Theresia, F., Fariyanti., A., dan Trinapilla, D.N. (2016). Pengambilan Keputusan Petani Terhadap Penggunaan Benih Bawang Merah Lokal dan Impor di Cirebon, Jawa Barat. Jurnal Agraris, 2 (1), 50-60. DOI:10.18196/agr.2125.

Yulihartika, R.D. (2017). Analisis Sikap Dan Perilaku Petani Terhadap Dua Benih Jagung Hibrida (Jaya Dan Bisi 2) Di Desa Sukasari Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. AGRITEPA, 3 (2), 117-132.




DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v4i3.15750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License