Pemberdayaan masyarakat peternak bebek di Desa Modopuro Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto
Abstract
Desa Modopuro sebagai sentra penghasil bebek terbesar di Kabupaten Mojokerto pada kenyataannya belum mampu lepas dari jeratan kemiskinan. Melalui penelitian ini peneliti bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat peternak bebek melalui pendekatan subsistem budaya-kelembagaan dan subsistem ekonomi. Penedekatan analisis kualitatif dengan konstruksi model Hayami-Godo dilakukan untuk menganalisis aspek budaya, kelembagaan, sumber daya, dan teknologi yang berkaitan dengan pemberdayaan peternak bebek di Desa Modopuro. Hasil analisis budaya menunjukkan usaha peternakan bebek yang dilakukan oleh masyarakat sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu dengan jenis bebek yang dibudidayakan adalah bebek mojosari. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan peternak bebek dan penyedia bibit selaku pemeran utama usaha peternakan memiliki kesepakatan tidak tertulis yang wajib ditaati untuk keberlangsungan usaha peternakan. Pada analisis sumber daya menunjukkan bahwa jenis bebek yang dibudidayakan akan mempengaruhi jumlah pendapatan peternak. Adapun hasil analisis teknologi menunjukkan bahwa peternak bebek telah beralih ke sistem pemeliharaan semi intensif dan intensif. Hal yang dapat dilakukan oleh peternak yang memiliki keterbatasan modal adalah mengurus legalitas usaha peternakan berupa surat izin usaha peternakan maupun surat izin perdagangan agar mendapatkan akses permodalan dari lembaga keuangan, sedangkan peternak yang memiliki lahan terbatas dapat membuat suatu kawasan pastura untuk menggembala hewan ternaknya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alawiyah, T., & Setiawan, F. (2021). Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Desa. Jurnal Sosiologi USK, 15(2), 131–154.
Alfarizi, A. Z. (2021). Strategi Nafkah Peternak Sapi Potong di Desa Bluto Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Trunojoyo Madura. Bangkalan.
Aminah, S., Sumardjo, Lubis, D. P., & Susanto, D. (2015). Factors Affecting Peasants ’ Empowerment in West Halmahera District – A Case Study from Indonesia. Journal of Agriculture and Rural Development in the Tropics and Subtropics, 116(1), 11–25.
Arfianto, A. E. W., & Balahamar, A. R. U. (2014). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Ekonomi Desa. JKMP, 2(1), 53–66.
Asriany, A. (2016). Kearifan Lokal Dalam Pemeliharaan Kerbau Lokal di Desa Randan Batu Kabupaten Tana Toraja. Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 12(2), 64–72.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2018). Roadmap SDGs Indonesia Menuju 2030. Bappenas. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2020). Profil Kemiskinan di Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2021). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2021. CV. Azka Putra Pratama. Mojokerto.
Biyatmoko, D., Rostini, T., & Santoso, U. (2022). PKM Prospek Pengembangan Konsentrat Hewani Asal Biota Rawa Sumber Protein Tinggi Itik Alabio Petelur. Pro Sejahtera, 4, 178–184.
Biyatmoko, D., Santoso, U., & Rostini, T. (2021). PKM Introduksi Sediaan Konsentrat Hijauan Rawa Sebagai Sumber Protein Itik Alabio. ILUNG: Jurnal Pengabdian Inovasi Lahan Basah Unggul, 1(2), 163–170.
Budi, E. S., Yektiningsih, E., & Priyanto, E. (2015). Profitabilitas Usaha Ternak Itik Petelur di Desa Kebonsari Kecamatan Candi, Sidoarjo. Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 1(1), 32–37.
Fan, S., & Chan-Khang, C. (2005). Road Development, Economic Growth, and Poverty Reduction in China. International Food Policy Research Institute. Washington DC.
Fyka, S. A., & Arif, L. O. K. (2017). Kajian Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kawasan Daerah Perlindungan Laut Masyarakat di Kabupaten Wakatobi. Buletin Sosek, 36(19), 128–138.
Green, G. P. (2001). Amenities and Community Economic Development : Strategies for Sustainability. JRAP, 31(2), 61–75.
Hayami, Y., & Godo, Y. (2005). Development Economis From The Poverty To The Wealth Of Nations (Third Edit). Oxford University Press Inc.
Ihsannudin, Pinujib, S., Subejo, & Bangko, B. S. (2016). Strategi Pemberdayaan Ekonomi Petani Garam Melalui Pendayagunaan Aset Tanah Pegaraman. Economics Development Analysis Journal, 5(4). https://doi.org/10.15294/edaj.v5i4.22177
Indrasti, R., & Tan, S. S. (2014). Peran Kelembagaan Dalam Pengembangan Varietas Unggul Ubijalar Mendukung Pembangunan Pertanian Daerah. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi 2014, 823–829.
Itang. (2015). Faktor Faktor Penyebab Kemiskinan. Jurnal Keislaman, Kemasyarakaan Dan Kebudayaan, 16(1), 1–30.
Jamaluddin, Y., Fitriani, Safrida, & Warjio. (2019). Strategi dan Model Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Sumatera Utara. Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal, 9(1), 21–30.
Kementerian Pertanian. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2837/Kpts/LB.430/8/2012 Tentang Penetapan Rumpun Itik Mojosari. Kementerian Pertanian. Jakarta.
Kementerian Pertanian. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Pendaftaran dan Perizinan Usaha Peternakan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020.Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Jakarta.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo. Semarang.
Marita, L., Arief, M., Andriani, N., & Wildan, M. A. (2021). Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani Indonesia, Review Manajemen Strategis. Agriekonomika, 10(1), 1–18.
Mufidah, Y. I., & Septiani, Y. (2020). Pemerintah Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM), 1(2), 160–168.
Mulyawan, R. (2016). Masyarakat, Wilayah, dan Pembangunan. UNPAD Press. Sumedang.
Mutia, R. (2020). Analisis Penyebab Kemiskinan Petani Sektor Perkebunan Rakyat di Provinsi Aceh, Berdasarkan Faktor Individu dan Rumah Tangga. Kinerja, 17(1), 129–139.
Mutmainnah, A., Zulkifli, & Sadat, M. A. (2020). Pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Padi Melalui Penguatan Modal Usaha di Desa Tunikamaseang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Jurnal Agribis, 11(1), 1–10.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa (1st ed.). Cakra Books. Surakarta.
Pratama, Y. C. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 4(2), 210–223.
Putri, K. S. (2019). Teknologi Pemeliharaan Itik Petelur dan Pedaging. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Bandung.
Raintung, A., Sambiran, S., & Sumampow, I. (2021). Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Governance, 1(2), 1–9.
Rosyadi, I. (2017). Identifikasi Faktor Penyebab Kemiskinan di Pedesaan dalam Perspektif Struktural. The 6th University Research Colloqium 2017, 499–512.
Sindzingre, A. (2007). Poverty Traps: A Perspective From Development Economis (Issue 26).
Sugiri, L. (2012). Peranan Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Publica, 2(1), 56–65.
Sukmaya, & Rismayanti, Y. (2010). Petunjuk Teknis Budidaya Ternak Itik. BPTP Jawa Barat. Lembang.
Sumadi, I. K. (2016). Lingkungan Sosial Budaya dan Kesejahteraan Ternak/Hewan. Universitas Udayana. Bali.
Widayanti, S. (2012). Pemberdayaan Masyarakat: Pendekatan Teoritis. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 1(1), 87–102.
Yuwono, D. M. (2012). Budidaya Ternak Itik Petelur. BPTP Jawa Tengah. Ungaran.
DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v5i1.15624
Refbacks
- There are currently no refbacks.



