Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Fokus dan Kajian Jurnal Komunikasi

Universitas Trunojoyo Madura

Fokus Jurnal Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terletak pada perkembangan ilmu komunikasi, budaya dan media. Perubahan masyarakat yang secara dinamis berbanding lurus dengan pertumbuhan bidang-bidang kajian ilmu komunikasi yang semakin beragam. Kajian jurnal komunikasi UTM terletak pada dua elemen penting kajian keilmuan yaitu teori dan praktek. Teori-teori yang sudah ditemukan oleh para founding father ilmu komunikasi terus bertambah dan berkembang. Hal inilah yang akan menjadi kajian pertama di jurnal ilmu komunikasi. Kajian yang kedua pada elemen praktek keilmuan atau praktisi di bidang ilmu komunikasi, yaitu perkembangan keilmuan akan bidang public relations, advertising, broadcasting, dan wartawan.

Fokus dan kajian di jurnal komunikasi akan terus digunakan untuk memperkaya keilmuan di bidang ilmu komunikasi. Jurnal komunikasi UTM mempunyai tema-tema khusus di setiap edisi yang akan ditentukan oleh tim redaksi. Penerbitan jurnalkomunikasi yang dilakukan setiap dua kali dalam satu tahun di bulan Maret dan September akan terus di update temanya sesuai dengan perkembangan dinamika budaya di dunia, khususnya di Indonesia.

Media massa selalu mempunyai agenda setting yang berubah menjadi discourse dan selalu diperdebatkan dikalangan akademisi serta politikus baik di dalam maupun di luar negeri. Fenomena ini juga yang melatarbelakangi pengambilan tema dari jurnal komunikasi. Fokus dan kajian jurnal komunikasi UTM merupakan bagian dari generalisir tema-tema yang sudah menjadi hasil konvensi tim jurnal komunikasi UTM. 

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...