Sosialisasi Manajemen Keuangan pada Kelompok Masyarakat Pembuat Pakan Mandiri di Desa Ampekale, Kabupaten Maros

Ummul Chair, Sarnawiah Sarnawiah, Nurwahidah Nurwahidah, Kherayani Nur, Anie Asriany, Andi Muhammad Anshar

Abstract


Tingginya biaya pakan komersial (60%–70% dari operasional) mendegradasi margin keuntungan peternak mikro di Desa Ampekale, Kabupaten Maros. Meskipun masyarakat telah berinisiatif memproduksi pakan mandiri dari limbah lokal, kelangsungan usaha terhambat oleh minimnya literasi keuangan, ketiadaan pembukuan kas, dan keterbatasan legalitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman manajemen keuangan kelompok pakan mandiri melalui pelatihan pencatatan kas, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pendampingan legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB), dan pengemasan produk. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi interaktif berbentuk ceramah, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan demonstrasi produk melibatkan UPTD PLUT Maros dengan sasaran 16 pelaku usaha. Evaluasi diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test skala Likert 1–5 melalui metode Persentase Indeks (Conditioned Rating Index/CRI). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata peserta secara signifikan sebesar 9,82%. Secara rinci, aspek literasi keuangan meningkat menjadi 98,13%, pembukuan kas 97,5%, manajemen biaya produksi 97,8%, dan keberlanjutan usaha 97,5%. Simpulan kegiatan menunjukkan sosialisasi terbukti sangat efektif meningkatkan kapasitas tata kelola finansial mitra. Direkomendasikan adanya pendampingan berkala intensif agar praktik pembukuan sederhana tetap konsisten guna menjaga stabilitas perputaran modal usaha

Keywords


Desa Ampekale; Legalitas Usaha; Literasi Keuangan; Pakan Mandiri; Pembukuan Kas

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Maros. (2023). Kabupaten Maros dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Maros.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Maros. (2024). Kecamatan Bontoa dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Maros.

Kusuma, M., & Rahman, M. A. (2022). Kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 15–22.

Rinduwati, R., Mayasari, E., Anshar, A. M., & Hardianti. (2024). Pemanfaatan limbah kepiting menjadi produk yang bernilai jual guna peningkatan pendapatan masyarakat pesisir di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa.

Shabrina, H. I., Febriani, S. E., Maharani, T., Salsabila, R. A. P., Akhmad, M. M., Al-Kahfi, M. A., & Qurratu'aini, N. I. (2026). Penguatan legalitas usaha melalui pendampingan pembuatan NIB pada sistem OSS-RBA bagi UMKM di Sidoarjo. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 3(1), 55–59. https://doi.org/10.62759/jpim.v3i1.363




DOI: https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v12i2.34555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Andi Muhammad Anshar, Ummul chair, Sarnawiah Sarnawiah, Nurwahidah Nurwahidah, Kherayani Nur, Anie Asriany, Andi Muhammad Anshar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Ilmiah Pangabdhi by Universitas Trunodjoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2477-6289 (Online) ISSN 2477-6270 (Print)

Indexed by: