Penguatan Kapasitas Petani Garam Ampekale melalui Sosialisasi Pembuatan Garam dengan Metode Green House Salt Tunnel
Abstract
Desa Ampekale di kabupaten Maros merupakan salah satu desa di Kabupaten Maros yang memiliki banyak tambak air asin serta garis pantai yang panjang tetapi belum bisa dimanfaatkan secara optimal untuk memproduksi garam Saat kemarau. Garam yang dihasilkan di desa Ampekale belum sesuai dengan standart nasional untuk garam konsumsi sehingga harga jualnya belum bisa diandalkan sebagai mata pencaharian. Agar kualitas garam semakin baik dan produktivitas petambak garam semakin meningkat maka diperlukan adanya penguatan kapasitas petani garam di Desa Ampekale yang dilakukan melalui sosialisasi dengan menggunakan metode ceramah, pemutaran film dan diskusi. seputar penggunaan pembuatan garam secara modern yang salah satunya dilakukan dengan menggunakan Greenhouse Salt Tunnel (GST) sebagai sebuah sistem modern dalam memproduksi garam. Pegetahuan petani garam tentang cara memproduksi garam secara modern setelah dilakukan sosialisasi meningkat sekitar 52% dari sekitar kisaran 25% menjadi 77%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akbar, M. A., Adrian, F. and Rahmatillah, L. F. (2023) Potensi Dan Tantangan Produksi Garam Nasional, ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1,12, 1433–1438. doi:10.55681/armada.v1i12.1085.
Ditjen Humas (2025) KKP Siapkan Strategi Capai Swasembada Garam. Edited by Humas, pp. 13–15. Available at: https://www.kkp.go.id/news/news-detail/kkp-siapkan-strategi-capai-swasembada-garam-2027-gpnY.html.
Gemati, A., Gunawan, G. dan Khabibi, K. (2013), Pemurnian Garam NaCl melalui Metode Rekristalisasi Garam Krosok dengan Penambahan Na2CO3, NaOH dan Polialuminium Klorida untuk Penghilangan Pengotor Ca2+ dan Mg2+’, Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 16, 2, 50–54. doi: 10.14710/jksa.16.2.50-54
Juliana, S. (2021) Pemurnian Garam Rakyat Kabupaten Jeneponto Dengan Menggunakan Media Filter Limbah Sumber Daya Alam, Skripsi. Hasanuddin Makassar.
Kementerian PPN/Bappenas (2023) Fortifikasi Garam. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. doi: 10.1136/bmjopen-2013-003733.Keputusan.
Lakapu, M. M., (2023). Kualitas Garam yang Diproduksi Menggunakan Alat Modifikasi Di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 19, 2, 118-131, https://doi.org/10.14710/ijfst.19.2.118-131
Palin, R. S., Sulistiono dan Majariana Krisanti (2022). Kondisi Perariran dan Garam Pada Tambak Garam di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 13, 1, 79–88.
Yulistiono, H. S. and Brotowati, S. (2017). Peningkatan Kualitas Garam Kasar Menjadi Garam Industri, Prosiding Seminar Hasil Penelitian (SNP2M), 75–78.
DOI: https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v12i1.32876
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Andi Muhammad Anshar, Maming Maming, Isnawati Osman, Erna Mayasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Ilmiah Pangabdhi by Universitas Trunodjoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







