Pemberdayaan Tenaga Kerja Indonesia Melalui Koperasi Purna TKW di Kabupaten Malang

Mohammad Djasuli, Iskandar Zulkarnain, Arie Wahyu Prananta, Merlia Indah

Abstract


Wilayah pesisir merupakan wilayah publik yang terbagi menjadi dua, yaitu laut dan darat. Dalam masyarakat pesisir Malang Selatan, kegiatan penangkapan ikan di laut tetap menjadi tanggung jawab laki-laki, sedangkan kaum perempuan terlibat aktif dalam kegiatan perdagangan ikan di darat. Sistem pembagian kerja secara sosial semacam ini merupakan sistem gender yang berlaku pada masyarakat  pesisir di Malang Selatan. Karena rendahnya penghasilan nelayan, maka banyak para perempuan di Malang Selatan memilih bekerja ke luar negeri menjadi TKW, namun ternyata menjadi buruh migrant tidak bisa mengangkat status social ekonomi masyarakat di Malang Selatan. Secara akademis, pengabdian ini akan merumuskan karakteristik dinamika pola dan relasi suami-istri keluarga pesisir yang menjadi TKW dalam memerankan wilayah domestik dan publik. Secara sosiologis, kerjasama yang harmonis dan setara akan meningkatkan status sosial keluarga di masyarakat. Karena itu, dalam penelitian ini akan memberikan kontribusi  dalam mengurai upaya pemberdayaan perempuan yang menjadi buruh migran melalui penguatan ekonomi tersebut, yaitu merumuskan gender assigment dan gender equality melalui pengelolaan keuangan pola Grameen Bank melalui dana remitan. Peneliti menemukan bahwa di Desa Gedungsalam kecamatan Donomulyo Desa Gedungsalam Malang Selatan beberapa pengelolaan yang dilakukannya awalnya berpola Grameen Bank, namun lambat laun sudah melahirkan UKM-UKM baru, seperti, Warnet, pengetikan computer, pembuatan kripik tempe, dan lain sebagainya

Keywords


tenaga kerja wanita; pemberdayaan perempuan; grameen bank

References


Blakely, E. J. 1994. Planning Local Economic Development: Theory and Practice. Sage Publications, USA.

Hilmy. U. 2008. Akses Dan Kontrol Pada Penghasilan Dalam Proses Bermigrasi (Studi di Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang)”. Laporan Penelitian Solidaritas Perempuan: Dian Mutiara Crisis Centre.

Kuncoro. M. Grameen Bank & Lembaga Keuangan Mikro dalam Kedaulatan Rakyat. Tersedia on-line http://www.kr.co.id. Diakses tanggal 2 Agustus 2018.

IFAD. 2000. Mengembangkan Sistem Keuangan Pedesaan untuk Masyarakat Miskin: Kerangka Perencanaan Untuk Tantangan, Kesempatan dan Pilihan.

www.Humanitarianinfo.Org/...Livelihood/Docs/doc/ifadmicrofinancedevelopmentpolicydocument-bahasa-220306.pdf

Manurung, V.T. 1998. Keragaan Kelembagaan Perkreditan Usaha Penangkapan Ikan Tuna Skala Kecil di Kawasan Indonesia Timur. FAE Vol. 16 No. 2.

Rahayu. D. 2007. Trafficking Buruh Migran, Qithos Digital Press: Sidoarjo.

Syafa’at. 2002. Menggagas Kebijakan Pro TKI: Model kebijakan perlindungan TKI ke Luar Negeri di Kabupaten Blitar. Lappera Pustaka Utama. Jogjakarta.

Sunyigono, A.K. 2006. Model Penguatan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Bendungan Nipah Kabupaten Sampang. Penelitian Hibah Bersaing. Fakultas Pertanian. Universitas Trunojoyo Madura.




DOI: https://doi.org/10.21107/pamator.v12i1.5178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Mohammad Djasuli, Iskandar Zulkarnain, Arie Wahyu Prananta, Merlia Indah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo by Universitas Trunojoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Terindeks oleh: