Faktor Penentu Keputusan Migrasi Ke Papua Pada Masyarakat Desa Jaddih

Farham Anwar, Elys Fauziyah, Slamet Widodo

Abstract


Desa Jaddih terkenal sebagai daerah tambang batu kapur, akan tetapi hal ini tidak membuat sebagian besar penduduknya hidup sejahtera, karena pertambangan sebagian besar dimiliki para pemilik modal, sehingga banyak masyarakat  Desa Jaddih memilih bermigrasi ke daerah lain seperti Jawa, Kalimantan, dan Papua  untuk menafkahi keluarga atau mendapatkan modal untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menganaisis faktor-faktor yang menjadi penyebab masyarakat Desa Jaddih bermigrasi ke Papua serta mengetahui pengaruh kegiatan migrasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Jaddih  terhadap kepemilikan aset keluarga. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang yang ditentukan dengan cara Accidental Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi  logistik, dan diskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi masyarakat Desa Jaddih bermigrasi ke Papua adalah jumlah keluarga, status kepemilkan rumah, status pekerjaan dan pendidikan. Sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah kepemilikan lahan dan status perkawinan. Kegiatan migrasi dapat meningkatkan aset rumah tangga yang dimiliki para migran,  yang berupa peningkatan dan kepemilikan terhadap sepeda motor, alat komunikasi, perabot rumah tangga dan perbaikan tempat tinggal.

Keywords


Faktor Penentu; Migrasi; Pulau Papua

Full Text:

PDF

References


Algifari, 2003. Statistik Induktif, Yogyakarta: Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.

Cramer, D, 2003. Lanjutan kuantitatif analisis data. Open university press, Buckmingham.

Ghazali, Imam, 2005. Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Universitas Diponegoro. Semarang.

Khotijah, siti, 2008. “Analisis faktor pendorong migrasi warga Klaten ke Jakarta”.Semarang,Tesis. Http://eprints.undip.ac.id/18179/1/SITI_KHOTIJAH.pdf Di akses pada tanggal 17 mei 2012.

Mantra, I.B., 2000. Demografi Umum. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Maulida, 2013. Pengaruh Tingkat Upah Terhadap Migrasi Masuk Di Kota Pekanbaru. Jurnal Ekonomi. Volume 21, Nomor 2 Juni 2013

Purnomo, D, 2009. Fenomena Migrasi Tenaga Kerja Dan Perannya Bagi Pembangunan Daerah Asal: Studi Empiris Di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 10, No.1, Juni 2009, hal. 84 - 102

Puspitasari, Ayu Wulan and Mudakir, Bagio 2010. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat Migrasi sirkuler ke Kabupaten Semarang. Skripsi. Semarang. http://eprints.undip.ac.id/23066/ Di akses tanggal 1 Juni 2012.

R. Munir. 2000. “Migrasi”, Dasar-dasar Demografi edisi 2000. Lembaga Penerbit UI : Jakarta

Rizal, M, 2006. “Keputusan Migrasi Sirkuler Pekerja Formal di Kota Medan. Jurnal Siasat bisnis”. Www.journal.uii.ac.id/index.php/JSB/article. Di akses tanggal 1 Juni 2012.

Saraswati, Putu Ayu Sanis and Arianti, Fitrie, 2010. “Analisis Pengaruh Upah, Lama Migrasi, Umur, dan Tingkat Pendidikan Terhadap Minat Migrasi Sirkuler Penduduk Salatiga ke Kota Semarang”. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

http://eprints.undip.ac.id/22797/1/Putusaras_(1).pdf Di akses tanggal 1 Juni 2012.

Samuelson, dan Nordhaus, 2002, Ekonomi, Edisi 12 Jilid 2, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Todaro, M.P.,& Smith, 2003. Pembangunan Ekonomi di Dunia ketiga jilid 1, Erlangga, Jakarta.

Waridin , 2002. Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Migrasi TKI ke Luar Negeri. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Volume 03. Nomer 02.

Wulung, S, 2007. Pengembangan Model Logit Peningkatan Nilai Tambah Industri Pengolahan Kulit. Tesis, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.21107/pamator.v9i1.3363

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Farham Anwar, Elys Fauziyah, Slamet Widodo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo by Universitas Trunojoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Terindeks oleh: