Sociological Perspective on Auditing: Postmodernisme Perspective Internal Auditor dan Dilema Etika: Menuju Jalan yang Lebih Etis

Robiatul Auliyah

Abstract


Inti dari teori postmodernisme adalah menyatukan teori dan praktek (akuntansi) yang dianggap dualistik atau dikotomis dalam dunia modern dalam jaringan yang sinergis. Auditing adalah proses pengumpulan pengolahan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria yang telah ditetapkan. Internal auditor dalam melaksanakan tugas seringkali dihadapkan pada suatu masalah dilema etika dalam membuat suatu keputusan etis atau tidak etis. Tulisan ini mencoba untuk menjawab masalah dilema etika internal auditor. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh seorang internal auditor adalah faktor individual (pengalaman, komitmen profesional, orientasi etika, moral dan keimanan) dan faktor situasional (nilai etika organisasi). Apabila kedua faktor tersebut diatas dipadukan dan diimplementasikan dengan baik dan benar dalam pekerjaan internal auditor maka akan menghasikan keputusan yang etis menuju jalan yang benar.

Keywords


postmodernisme; internal Auditor; internal auditor; keputusan etis

Full Text:

PDF

References


Begley, P and Jacquile P. (2007) Integrating value and Ethics Into Post Secondary Teaching For Leadership Development: Principles, Concepts, and Strategy. Journal of Education Administration, Vol. 45, No. 4: 398-412.

Fachruddin, Rudy. (2004) Pengaruh Orientasi Profesional Penggunaan Anggaran Sebagai Alat Evaluasi Kinerja dan Partisipasi Penganggaran terhadap Timbulnya Konflik Peran. Simposium Nasional Akuntansi VII Denpasar Bali.

Gutirezz and Green, C. (2004) Re-examining Race- based Admissions Proceses of American Institutions of Higher Education Using Multi- Dimensional Ethical Perspectives. Journal of Educational Administration. Vol. 42. No. 2:

-248, 2004.

Muhajir, Neong. (2000) Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Empat. Yogyakarta, Rake Sarasin.

Maliki, Zainuddin. (2003) Narasi Agung: Tiga Teori Sosial Hegemonik. Surabaya: Lembaga Pengkajian Agama dan Masyarakat (LPAM).

Ludigdo, U. (2007) Paradoks Etika Akuntan. Cetatakan Pertama. Penerbit Pustaka Pelajar.

Satria, Riri. (2008) Personal Blog: Etika Dalam Berbisnis, (Online), File://localhost/G:/teori- etika-bisnis.htm, Diakses 20 Mei 2010

Sudrajat, Akhmad. (2008) Taksonomi Perilaku Individu, (Online), File://localhost/G:/perilaku- individu. DDiiaakksseess 30 Januari 2008

Sugiyono. (2005) Memahami Pendekatan Kualitatif.

Bandung: Alfabeta.

Tang et al. (2002) Endorsement of The Money Ethic, Income, and Life Satisfaction: A Comparison of Full-Time Employees, Part-Time Employees, and non-employeed University Students. Journal of Managerial Psychology Vol. 17. no. 6: 442-467.

Triyuwono, I. (2002) Strategi Pendidikan Etika Bisnis dan Prefesi Pada Pendidikan Akuntansi. TEMA. Vol. 2.

Ward, S.P., D.R. Ward & A.B. Deck. (1993) Certified Public Accountants: Ethical Perception Skills and Attitudes on Ethics Education. Journal of Businwess Ethics 12: 601-610.




DOI: https://doi.org/10.21107/pamator.v4i1.2446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Robiatul Auliyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo by Universitas Trunojoyo Madura is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Terindeks oleh: