Rasch Model: Prediksi Kecurangan Siswa Penilaian Akhir Semester Genap SMPN 1 Lenteng

Lizazatul Jamiliya, Irsad Rosidi, Fatimatul Munawaroh, Nur Qomaria, Aida Fikriyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kecurangan siswa penilaian akhir semester genap di SMPN 1 Lenteng. berdasarkan aspek daya beda dan efektifitas pengecoh serta faktor penyebab terjadinya kecurangan. Jenis penelitian  ini adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory design. Sampel yang digunakan yaitu 25 butir soal IPA dan 75 siswa kelas VII. dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kecurangan siswa  penilaian akhir semester genap IPA dalam aspek daya beda  diprediksi melalui hasil pola respon yang sama pada skalogram pada kategori curang persentase 11%  dan kategori tidak curang persentase 89% (2) Kecurangan siswa  penilaian akhir semester genap IPA dalam aspek efektivitas pengecoh diprediksi melalui hasil yang sama pada nilai person DPF (differential person functioning) pada kategori curang persentase 11%  dan kategori tidak curang persentase 89% (3) Faktor penyebab terjadinya kecurangan siswa terdapat tiga aspek yaitu tekanan, peluang dan rasionalisasi.


References


Alfarisa, F., & Purnama, D. N. (2019). Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Mata Pelajaran Ekonomi SMA Menggunakan Rasch Model. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 11(2), 366–374.

Apriani, N., Sujana, E., & Sulindawati, G. E. (2017). Pengaruh Pressure, Opportunity, dan Rationalization terhadap Perilaku Kecurangan Akademik (Studi Empiris : Mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 7(1), 121–133.

Aqsar, M. A. (2018). Komunikasi dalam Pendidikan. Jurnal Ilmiah Al-Hadi, 3(2), 699–706.

Dendir, S., & Maxwell, R. S. (2020). Cheating In Online Courses: Evidence From Online Proctoring. Computers in Human Behavior Reports, 2(1), 1–10.

Dewi, N. D. L., & Prasetyo, Z. K. (2016). Pengembangan instrumen penilaian IPA untuk memetakan critical thinking dan practical skill peserta didik SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 213–222.

Ekapti, R. F. (2016). Respon Siswa Dan Guru Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Konsep Tekanan Melalui Problem Based Learning. Jurnal Pena Sains, 3(2), 109–115.

Erfan, M., Maulyda, M. A., Hidayati, V. R., Astria, F. P., & Ratu, T. (2020). Tes Klasik Dan Model Rasch. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 3(1), 11–19.

Fadersair, K., & Subagyo. (2019). Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi : Dimensi Fraud Pentagon (Studi Kasus Pada Mahasiswa Prodi Akuntansi Ukrida). Jurnal Akuntansi Bisnis, 12(2), 122–147.

Fitri, M., Dahliana, & Nurdin, S. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku menyontek pada siswa SMA Negeri dalam wilayah Kota Takengon. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 19–30.

Gordon, R. A., Peng, F., Curby, T. W., & Zinsser, K. M. (2021). An Introduction To The Many-facet Rasch Model As A Method To Improve Observational Quality Measures With An Application To Measuring The Teaching Of Emotion Skills. Early Childhood Research Quarterly, 55(2), 149–164.

Hairun, Y. (2020). Evaluasi Dan Penilaian Dalam Pembelajaran.Yogyakarta: Deepublish.

Hamid, F. Al, Manoppo, Y., & Kayadoe, V. (2018). Analisis Butir Soal Tes Akhir Semester ( Tas ) Kimia Sma Negeri Ii Ambon Tahun Pelajaran 2014 / 2015. MJoCE, 8(2), 89–93.

Iskandar, A., & Rizal, M. (2018). Analisis kualitas soal di perguruan tinggi berbasis aplikasi TAP. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 22(1), 12–23.

Munirah, A., & Nurkhin, A. (2018). Pengaruh Faktor-Faktor Fraud Diamond Dan Gone Theory Terhadap Kecurangan Akademik. Economic Education Analysis Journal, 7(1), 120–139.

Muthohhar, M. R., Supardi, & Yulianti, P. D. (2019). Hubungan Antara Self Efficacy dengan Perilaku Menyontek Siswa MTS Masalikil Huda Tahunan Jepara. QUANTA, 3(3), 90–100.

Nahar, N. I. (2016). Penerapan Teori Belajar Behavioristik dalam Proses Pembelajaran. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(1), 64–74.

Nurhajayanti, N. N. (2017). Presepsi Mahasiswa dalam Mengurangi Fraud akademik: Whistleblowing Sistem. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 17(1), 1–12.

Pantiwati, Y. (2016). Hakekat Asesmen Autentik dan Penerapannya dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 1(1), 18–27.

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95.

Solichin, M. (2017). Analisis Daya Beda Soal, Taraf Kesukaran, Validitas Butir Tes, Interpretasi Hasil Tes dan Validitas Ramalan dalam Evaluasi Pendidikan. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 2(2), 192–213.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi Pemodelan Rasch pada Assesment Pendidikan.Cimahi: Trim Komunikata.

Tyas, E. H., Hamdu, G., & Pranata, O. H. (2020). Analisis Soal Pilihan Ganda dengan Menggunakan Pemodelan Rasch untuk Mengukur Kemampuan Siswa dalam Mengurutkan Bilangan Pecahan di Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 1–12.

Untary, H., Risdianto, E., & Kusen. (2020). Analisis Data Penelitian dengan Model Rasch dan Winstep. Bogor: Halaman Moeko Publishing.

Wahyuni, N. E., Arifin, M., & Pamujo. (2019). Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Dan Prestasi Belajar IPA Sekolah Dasar. Jurnal Elemtaria Edukasia, 2(2), 147–153.

Widiana, I. W. (2016). Pengembangan Asesmen Proyek dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 5(2), 147–157.




DOI: https://doi.org/10.21107/nser.v9i1.11603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.